Anda di halaman 1dari 38

Perioperative Care pada Anak

Ns. Neli Husniawati, S.Kep., M.Kep


Pengertian

• Pembedahan adalah seni dan pengetahuan untuk


mengatasi suatu penyakit, injuri dan deformitas
melalui tindakan operasi. Tujuan tindakan
pembedahan meliputi: diagnosis, terapi, palliative,
kosmetik, preventif dan eksploratif
• Askep perioperatif adalah area praktek spesifik untuk
menyediakan asuhan keperawatan pada pasien yang
akan, sedang dan telah menjalani operasi. Tujuannya
adalah membantu pasien dan keluarga untuk mencapai
tingkat sehat samaatau lebih tinggi dari sebelum
sakit/tindakan operasi.
Perioperative care
Nursing Roles:

Client/family teaching
Support and reassurance
Advocacy
Control of the environment
Provision of resources
Maintenance of asepsis
Monitoring of physiologic and psychological status
Perioperative Nursing Phases
• Preoperative phase – begins when the decision
to have surgery is made and ends when the
client is transferred to the OR (Operating Room)
table.
• Intraoperative phase – begins when the client is
transferred to the OR table and ends when the
client is admitted to the PACU (Post Anesthesia
Care Unit).
• Postoperative phase - begins with the admission
of the client to the PACU and ends when the
healing is complete.
Preoperative Nursing
Assessment
Anamnesis
• Keluhan utama merupakan alasan yang menyebabkan
seorang anak dibawa oleh orangtuanya ke RS. Informasi
durasi, onset, progresivitas dan berat ringannya keluhan
utama serta keluhan dan gejala yang menyertainya .
• Riwayat penyakit sekarang dan masa lalu termasuk
riwayat operasi sebelumnya.
• Kondisi lain seperti terdapat dyspnea, riwayat sianosis,
edema, perdarahan yang sulit berhenti, dan riwayat
alergi harus ditanyakan
• Riwayat persalinan dan family tree
Cont....
• Status asupan nutrisi, imunisasi, dan status
perkembangan
• Medications- list all current medications
• Previous surgeries
• Understanding of the surgical procedure and
anesthesia
• Smoking
• Alcohol and other-altering substances
• Coping
• Social resources
• Cultural considerations
Preoperative Nursing Care
Physical assessment
Tujuanya adalah untuk identifikasi bagian mana yang akan
menjalani operasi dan menyakinkan bahwa sistim
organ yang lain dalam keadaan sehat
• Head to toe
• Cardiovascular system
• Respiratory system
• Renal system
• Neurological system
• Musculoskeletal system
• Nutritional status
Pemeriksaan dilakukan dengan orang tua pasien berada
di samping anak untuk menenangkannya.
Cont...
• General survey- gestures and body
movements may reflect decreased energy or
weakness caused by illness.
• Cardiovascular system- alterations in cardiac
status are responsible for as many as 30% of
perioperative death.
• Respiratory system- a decline in ventilatory
function, assessed through breathing pattern
and chest excursion, may indicate a client’s
risk for respiratory complications.
Cont...
• Renal system-abnormal renal function can
altered fluid and electrolyte balance and
decrease the excretion of preoperative
medications and anesthetic agents.
• Neurologic system- a client’s Loss Of Control
(LOC) will change as a result of general
anesthesia but should return to the
preoperative LOC after surgery.
• Musculoskeletal system- Deformities may
interfere with intraoperative and postoperative
positioning. Avoid positioning over an area
where the the skin shows signs of pressure over
bony prominences.
• Gastrointestinal system- alteration in function
after surgery may result in decreased or absent
bowel sound and distention.
• Head and Neck- the condition of oral mucous
membranes reveals the level of hydration.
Pemeriksaan penunjang pre op
• Tujuan: untuk mendeteksi kelainan fisiologis atau
metabolisme yang dapat meningkatkan resiko
dalam periode perioperatif
• Meliputi: foto torak, golongan darah, darah
lengkap, elektrolit darah (natrium, kalium, dan
kadar digoksin) terutama pada anak yang sedang
menjalani terapi penyakit jantung atau
mengalami gagal ginjal atau pada penggunaan
diuretik, hemoglobin terutama pada anak dengan
sickle cell, penyakit jantung, penyakit kronik atau
akan menjalani operasi yang beresiko kehilangan
banyak darah, dll.
Routine Hb is indicated
• Neonates and ex premature infants under 1 yr
• Children at risk for sickle cell ds
• Children for whom intraoperative blood
transfusion may be necessary
• Children with systemic ds
• Preoperative Hb of less than 10 g/dl is
abnormal and needs to be investigated
Pemeriksaan penunjang lainnya
Pemeriksan penunjang lain hanya dilakukan atau
indikasi seperti:
• Tes fungsi ginjal
• Tes fungsi hati
• Tes urin rutin
• Rontgen
• EKG, ekokardiografi, USG, CT scan maupun
• Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Cont...
Tes Koagulasi
Tes koagulasi dilakukan pada anak dibawah usia
1 tahun walaupun tidak ada riwayat trauma
atau perdarahan yang sulit berhenti, riwayat
prematur untuk mengetahui faktor risiko
terjadinya gangguan perdarahan seperti
rendahnya faktor IX karena hati yang imatur
dan defisiensi vitamin K.
Premedikasi

• Anak dengan kecemasan yang berlebihan dapat


diberikansedatif seperti midazolam (0.3–0.5 mg/kg,
maksimal 15 mg).
• Pasien yang tidak kooperatif membutuhkan midazolam
IM (0.1-0.15 mg/kg, maksimal 10 mg) dan/atau
ketamine (2–3 mg/kg) dengan atropine (0.02 mg/kg).
• Obat antikolinergik (atropine 0.02 mg/kg IM) untuk
menurunkan bradikardia selama induksi., menurunkan
insidensi hipotensi selama induksi pada bayi dan
neonatus kurang dari 3 bulan selama induksi serta
mencegah akumulasi sekret yang dapat menyumbat
jalan napas dan endotracheal tube (Sekret yang
berlebihan dapat menjadi masalah pada pasien saluran
nafas atas atau akibat pemberian ketamine)
Persiapan perioperatif yang lain
Puasa Sebelum Operasi (Preoperative Fasting)
• Pasien dengan volume asam lambung yang banyak
beresiko untuk mengalami aspirasi paru dan akan
meningkatkan morbiditas dan mortalitas.
• Pasien dianjurkan puasa 6 jam sebelum operasi elektif.
• Anak didorong untuk minum air (clear liquids) dengan
tujuan meminimalkan kecemasan, dehidrasi,
hipovolemia dan kemungkinan hipoglikemia yang dapat
disebabkan oleh puasa yang berkepanjangan sebelum
operasi (diperbolehkan untuk minum air sampai 2 jam
sebelum operasi, bayi dapat disusui sampai 4 jam
sebelum operasi, susu formula dapat diberikan sampai 6
jam sebelum operasi)
Cont...

Psychological preparation
• important aspect of preoperative care,
especially for younger children
• Children aged 2-6 years are over five times
more likely to have significant preoperative
anxiety than older children and infants
• Parental anxieties concerning surgery may be
profound and can be transmitted to child .
Efforts should be made to reduce parental
anxiety as well
Cont...
• Pemberian obat profilaksis
Tujuanya adalah untuk mencegah infeksi baik
selama maupun setelah operasi.
Beberapa antibiotik yang sering digunakan pada
operasi saluran urologi dan cerna:
Ampisilin+gentamisin, vankomisin+gentamisin,
amiksisilin/ampisilin.
Beberapa antibiotik yang sering digunakan pada
operasi gigi-mulut dan saluran pernafasan:
Amoksisilin, klindamisin, Sefaleksin/Sefadroksil,
Azitromisin/Klaritromisin.
Preoperative Nursing Care

Common nursing problems


• Knowledge deficit
• Anxiety
• Risk for ineffective airway clearance
• Fear related to
• Disturbed sleep pattern
• Anticipatory grieving related to
Pendekatan pada pasien anak sesuai
usia perkembangan
Neonatal-infant
• Bayi dan todler tidak mmerlukan penjelasan
tentang penyakit dan prosedur.
• Penuhi kebutuhan dasarnya: kasih-sayang, ASI,
kehangatan, suara yang tenang.
• Minimalkan/menurunkan stres/kecemasan pada
Ibu atau pengasuh: memvalidasi kecemasan,
memberikan dukungan emosional, expres feeling,
suportive listening, kolaborasi dengan
psikolog/psikiater.
• Jika kondisi memungkinkan gunakan humor.
Cont...

• Berikan usapan lembut, gentle rocking, dot,


selimut hangat pada neonatus dan bayi.
• Berikan mainan yang bergerak, berwarna dan
mengeluarkan suara untuk mendistraksi.
• Dukung orang tua untuk selalu bersama anak
(meminimalkan stres akibat perpisahan)
• Meminta pengasuh untuk membawakan benda-
benda kesukaan: selimut, bantal, dot/empeng,
gelas anak, boneka dll (meminimalkan stres anak
akibat perubahan lingkungan)
Cont...
Toddler
• Mendukung ibu untuk melakukan kegiatan
dengan anak seperti rutinitas di rumah
(meminimalkan stres anak akibat perubahan )
• Dukung orang tua untuk selalu bersama anak
(meminimalkan stres akibat perpisahan)
• Orang tua harus menemani anak saat induksi
anestesi sampai anak tertidur dan harus
disamping anak saat terbangun dari anestesi di
ruang PACU
Cont...
• Gunakan kata-kata yang sederhana dan izinkan anak
untuk memegang/menggunakan alat-alat selama
pengkajian untuk membangun trust dan cooperation.
• Saya akan mendengarkan bunyi jantung adek,
bagaimana kalau saya mendengarkan bunyi jantung
mama dulu, baru setelah itu mendengarkan bunyi
jantung adek (anak akan menggunakan ibu mereka
sebagai barometer, jika ibunya mau diperiksa dan
nggak papa, tidak takut, maka dia pun tidak takut).
• berikan pilihan pada anak: tangan kiri atau kanan,
gelas warna apa?
Cont..

Prasekolah
• Sudah memiliki kemampuan bicara yang baik, penting
untuk menggunakan kata-kata yang difahami anak
jangan yang abstrak.
• Misal penggunaan kata bius, anestesi, atau dibuat
pingsan. Gunakanlah kata kita akan membuat adek
tertidur.
• Jelaskanpada anak kenapa sakit dan harus masuk
rumah sakit (bukan karena nakal, atau membuat
kesalahan atau sebagai hukuman bagi dia)
• Berbicaralah dengan pandangan sejajar dengan anak
dan libatkan orang tua saat berbicara dengan anak.
Cont...

• Penting menggunakan boneka anatomi dan


mainan peralatan-peralatan medis (child’s
friendly descriptors to help extra explanation)
• Ini stetoskop digunakan untuk mendengarkan
suara jantung (sambil mempraktekan ke boneka).
• Sampaikan ke anak bahwa saat dokter melakukan
operasi maka adek sedang tidur dan adek tidak
perlu takut karena mama akan selalu menemani.
• Orang tua harus menemani anak saat induksi
anestesi sampai anak tertidur dan harus
disamping anak saat terbangun dari anestesi di
ruang PACU
Cont...

Usia sekolah (6-11 tahun)


• Sudah memahami konsep sakit dan memiliki
toleransi lebih untuk berpisah dari pengasuh.
• Mereka mulai menunjukkan kemampuan dan
pengetahuan makadukunglah untuk
menunjukanya dengan lebih banyak bertanya ke
anak ketimbang orangtua: coba adek sampaikan
apa yang membuat adek di bawa ke rumah sakit!
• Mulai terpapar dengan informasi dari sinetron
dan teman bermain: muncul rasa takut tidak akan
bangun lagi setelah dibius atau bagaimana jika
bangun pas sedang operasi.
Cont...
• Jelaskan pada anak bahwa tidur di rumah berbeda
dengan di bius saat operasi.
• Gunakan gambar atau video yang bisa membantu
menjelaskan
• Gunakan buku anatomi yang sederhana untuk
menjelaskan organ yang dimaksud dan bagian yang
akan dioperasi.
• Minta izin anak dan berikan pilihan: saya akan
mengukur nadi, suhu dan tekanan darah adek..adek
mau yang mana dulu?
• Tanyakan pada anakterkait strategi koping yang
digunakan: bermain game, melihat kartun,
mendengarkan musik, menggambar, memegang
tangan orang tua mereka?
Cont..

Remaja
• fokus lebih pada anak bukan pada orang tua (dukung
kehendak dan kemandirian anak: mandi, memakai
gown)
• Ajak anak untuk mendiskusikan kasusnya dan
mengambil keputusan.
• Jagalah privasi anak
• Dukung hubungan dengan teman-temanya:
menginzinkan untuk berkomunikasi misal by
handphone menjenguk, dan menemani.
• Dukung mekanisme koping anak: mendengarkan
musik, menonton film, bermain game dll.
Intraoperative Nursing Care

Roles of team members


• Surgeon-responsible for determining the
preoperative diagnosis, the choice and
execution of the surgical procedure, the
explanation of the risks and benefits,
obtaining inform consent and the
postoperative management of the patient’s
care.
Cont...
• Scrub nurse- (RN or Scrub tech)- preparation of supplies and
equipment on the sterile field; maintenance of pt.s safety and
integrity: observation of the scrubbed team for breaks in the
sterile fields; provision of appropriate sterile instrumentation,
sutures, and supplies; sharps count
• Circulating Nurse - responsible for creating a safe
environment, managing the activities outside the sterile field,
providing nursing care to the patient. Documenting
intraoperative nursing care and ensuring surgical specimens
are identified and place in the right media. In charge of the
instrument and sharps count and communicating relevant
information to individual outside of the OR, such as family
members
Cont..
• Anesthesiologist and anesthetist- anesthetizing
the pt. providing appropriate levels of pain relief,
monitoring the pt’s physiologic status and providing
the best operative conditions for the surgeons.
• Other personnel- pathologist, radiologist,
perfusionist dll.
Masalah keperawatan Intraop
• Ketakutan
• Kecemasan
• Kurang volume cairan
• Ketidakefektifan bersihan jalan nafas, pola nafas,
pertukaran gas
• Nyeri akut
• Resiko cedera jatuh
• Resiko combustio
• Resiko infeksi
Postoperative Nursing Care

Nursing assessment in the PACU

• Vital signs- presence of artificial airway, 02


sat,BP,pulse, temperature.
• LOC- ability to follow command, pupillary
response
• Urinary output
• Skin integrity
• Pain
• Condition of surgical wound
• Presence of IV lines
• Position of patient
Postoperative Phase

Complications
• Respiratory- atelectasis, pumonry Embolus
• Cardiovascular- venous thrombosis
• Gastrointestinal-Hiccoughs, N/V, abd. Distention,
paralytic ileus, stress ulcer.
• GU- urinary retention
• Hemorrhage-slipping of a ligature(suture)
• Wound infection
• Wound dehiscence and evisceration
Postoperative Nursing Care

Nursing Diagnosis
• Ineffective airway clearance- increased
secretions 2 to anesthesia, ineffective cough,
pain
• Ineffective breathing pattern- anesthetic and
drug effects, incisional pain
• Acute pain
• Urinary retention
• Risk for infection
Perioperative Nursing Care

Postoperative Management
• Maintain a patent airway
• Stabilize vital signs
• Ensure patient safety
• Provide pain
• Recognize & manage complications
• Psychological support
Refferensi
• Shields, Linda. 2009. Perioperative care of the child: A
nursing manual. Philadelphia: Whiley-Blackwell.
• Panella, Judy J. 2016.Preoperative care of children:
stategies from a child life perspective. AORN journal.
Diunduh dari
http://dx.doi.org/10.1016/j.aorn.2016.05.004
• Hockenberry, M.J. & Wilson, D. (2014). Wong’s Nursing
Care of Infant and Children. 10th edition. Mosby:
Elsevier Inc.
• HIPKABI. 2010. Buku pelatihan dasar-dasar ketrampilan
bagi perawat kamar bedah. Jakarta: Hipkabi Press.
TERIMA KASIH