Anda di halaman 1dari 16

TUMOR HIDUNG

& SINONASAL
Dr.Miralza Diza Sp.THT-KL
Etiologi
■ Jarang ditemukan (3% dari keganasan kepala
leher)
■ Diduga zat kimia atau bahan industri, seperti
nikel, debu kayu, kulit, formaldehid, kromium dll
■ Industri penggergajian kayu & pembuatan
mebel
■ Alkohol dan asap rokok
Gejala & Tanda
■ Tergantung perluasan tumor, dapat dikategori :
1. Gejala Nasal
- Obstruksi unilateral
- Rinorea berbau, campur darah, epistaksis
- Deformitas

2. Gejala Orbital
- Diplopia, proptosis, oftalmoplegia
- Gangguan visus, epifora
Gejala & Tanda
3. Gejala Oral
- Penonjolan / ulkus palatum atau pros.alveolaris
- Gigi goyah, nyeri

4. Gejala Fasial
- Penonjolan pipi, nyeri
- Anestesia / parestesia ( N.V )
Gejala & Tanda
5. Gejala Intrakranial
- Sakit kepala hebat
- Terkena syaraf kranial lainnya
- Keadaan lanjut
Pemeriksaan
■ Perhatikan wajah : asimetris, deformitas
■ Jika ada proptosis : perhatikan arah pendorongan
bola mata
■ Rinoskopi anterior & posterior : deskripsi massa.
( licin, berbenjol, rapuh, mudah berdarah )
■ Palpasi rongga mulut
■ Nasoendoskopi atau sinuskopi : diagnosis dini
■ Pembesaran KGB : jarang ( <5% )
Pemeriksaan Penunjang

■ Foto polos sinus ( erosi tulang, perselubungan


padat )
■ CT Scan : perluasan tumor, destruksi tulang
■ MRI : membedakan jaringan tumor dari jaringan N
■ Foto polos paru : melihat metastase paru
MRI dg kontras ( tumor sinus
maksilaris sinistra )
Diagnosis

■ Pasti : biopsi dan PA


■ Jika curiga tumor vaskuler ( hemangioma,
angifibroma ), tidak boleh dilakukan biopsi.
Pemeriksaan dgn angiografi
Tumor Jinak
■ Tersering papiloma skuamosa ( mirip polip,
lebih vaskuler, padat dan tidak mengkilat )
■ Ada 2 jenis papiloma :
1. Eksofitik / Fungiform
2. Endofitik : papiloma inverted ( sangat invasif,
merusak jaringan sekitar, residif, dapat
menjadi ganas )

 Ada juga tumor jinak jenis angiofibroma


Tumor Ganas

■ Tersering : jenis karsinoma sel skuamosa


■ Sinus maksila (65-80%), sinus etmoid (15-
25%), hidung (24%)
■ Sinus frontal dan sfenoid jarang terkena
■ Metastase KGB leher jarang
■ Metastase jauh ( <10% ), tersering hati dan
paru
Stadium

■ Klasifikasi UICC & AJCC, hanya berlaku untuk


sinus maksila, etmoid dan rongga hidung
■ Lebih dari 90% datang dalam stadium lanjut (
stadium III & IV
Terapi

■ Kombinasi : pembedahan ( utama ), radiasi


dan kemoterapi
■ Tekhnik pembedahan :
 Rhinotomi lateral atau degloving ( jinak )
 Maksilektomi ( medial, total, radikal ), kadang
disertai eksentrasi orbita
 Reseksi kraniofasial ( itrakranial ), bersama
bedah syaraf
Rhinotomi Lateral insisi

A Weber Ferguson insisi


( maksilektomi total )
Rekonstruksi & Rehabilitasi

■ Prostesis maksila, membantu fungsi menelan


dan berbicara
■ Perbaikan kosmetik, operasi bedah plastik
■ Sehingga pasien dpt bersosialisasi kembali
Terima Kasih