Anda di halaman 1dari 11

UJI CHI SQUARE

LABKOM 2016
TUJUAN PENELITIAN
• Mengetahui hubungan antara status merokok dengan tingkat
kesuburan pria ATAU
• Mengetahui adanya perbedaan proporsi antara status merokok
dengan tingkat kesuburan (fertilitas) pria
ASUMSI CHI SQUARE (INDEPENDENCY)
Skala data
• Variabel independen status merokok skala data kategorik
nominal (1. tidak merokok, 2. merokok)
• Variabel dependen tingkat kesuburan skala data kategorik
nominal (1. subur, 2. tidak subur)
• TDD 2 kelompok 2x2
• Pasangan data Tidak berpasangan
• Sehingga dapat menggunakan analisa data kategorik 2 sampel tidak
berpasangan/saling bebas dapat menggunakan uji statistic Chi
square 2x2
HIPOTESIS
• H0 Tidak terdapat hubungan antara status merokok dengan tingkat
kesuburan pria/ Tidak terdapat perbedaan proporsi antara status
merokok dengan tingkat kesuburan pria
• H1 Terdapat hubungan antara status merokok dengan tingkat
kesuburan pria/Terdapat perpedaan proporsi antara status merokok
dengan tingkat kesuburan pria
LANGKAH UJI CHI SQUARE
LANGKAH UJI CHI SQUARE
• ANALYZE DESCRIPTIVES STATISTICS CROSSTAB Masukkan status
merokok ke row dan fertilitas ke column
• Klik statistic Klik chi square Continue
• Cellsklik Expected dan Row Continue OK
Hasil Deskriptif
• Proporsi perokok yang mengalami gangguan fertilitas pada pria
adalah 30 (60%) sedangkan proporsi bukan perokok yang mengalami
gangguan fertilitas pada pria adalah 15 (30%)
ASUMSI CHI SQUARE
• Nilai expected count tidak ada yang kurang dari 1
• Nilai expected count <5 tidak lebih dari 20%
• Syarat pembacaan Chi square terpenuhi Baca pada pearson Chi
square
• P value Pearson Chi Square 0,003 P value < 0,005
• Keputusan H0 ditolak
• Kesimpulan H1 Terdapat hubungan antara status merokok dengan
tingkat kesuburan pria / Terdapat perbedaan proporsi antara status
merokok dengan tingkat kesuburan pria
ODDS RATIO/UKURAN ASOSIASI
• OR menunjukkan seberapa besar odds subyek yang terpajan faktor
risiko mengalami outcome  odds subyek yang tidak merokok
memiliki tingkat kesuburan 3,5 kali lebih tinggi dibandingkan odds
subyek yang merokok
• Rumus OR:
• a/a+b / b/a+b=a/b
• c/c+d/d/c+d=c/d

• ad/bc =35x30/15x20
3,5
CARA INTERPRETASI ODDS RATIO
• Subyek yang merokok tingkat kesuburannya 3,5 kali lebih rendah
dibandingkan yang tidak merokok
TABEL 2x2 STANDARD

Tidak Subur (1) Subur (2)


Merokok (1) a b
Tidak merokok (2) c d