Anda di halaman 1dari 11

Manajemen Radiologi

SITI HUDRIAH
16-028
JURNAL SAINTIKOM
Vol.5, no.2 agustus 2008

DEFINISI MANAJEMEN

Manajemen berasal dari kata “to manage” yang berarti


mengatur, mengurus atau mengelola.
Menurut para ahli:
Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu
horold koontz dan tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain
cyril O’donnel Manajemen merupakan suatu proses khas yang
terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan dan
pengendalian yang dilakukan untuk menentukan
R. Terry serta mencapai sasaran yang telah ditentukan
melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan
sumberdaya lainnya.
Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan,
Drs. Oey Liang pengorganisasian, penyusun, pengarahan dan
Lee pengawasan daripada sumberdaya manusia
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
JURNAL SAINTIKOM
Vol.5, no.2 agustus 2008

DEFINISI MANAJEMEN

Suatu proses yang terdiri dari rangkaian


kegiatan, seperti perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan dan
pengendalian/pengawasan yang dilakukan
untuk menentukan dan mencapai tujuan
yang telah ditetapkan melalui
pemanfaatan sumberdaya manusia dan
sumberdaya lainnya.
JURNAL STIE SEMARANG
Vol 4, no 3, oktober 2012

Tujuan Manajemen
 mengatur kinerja organisasi dengan lebih terstruktur dan
terorganisir
Mengetahui seberapa efektif dan efesien suatu kinerja
organisasi
Membantu penentu keputusan organisasi yang berkaitan
dengan kinerja organisasi, kinerja tiap bagian dalam
organisasi, dan kinerja individual
Meningkatkan kemampuan organisasi secara keseluruhan
dengan perbaikan berkesinambungan
Mendorong karyawan agar bekerja sesuai prosedur dengan
semangat dan produktif sehingga hasil kerja optimal
JURNAL SAINTIKOM
Vol.5, no.2 agustus 2008

Fungsi
DiungkapkanManajemen
oleh para ahli
George R Terry Koontz, O’donnel Luther M. Gullick
Dan Nielander
perencanaan (planning),
perencanaan mengorgaisasi
POAC (planning, (planning), (organizing), pengadaan
mengorgaisasi tenaga kerja (staffing),
organizing,
(organizing), mengarahkan
actuating dan
pengadaan (directing),
controlling) menyelaraskan/mengko
(di dalam bukunya (staffing),
ordinasikan
principles of mengarahkan
(coordinating),
management ) (directing), dan melaporkan (reporting),
mengawasi menyusun anggaran
(controlling). (budgeting)
JURNAL SAINTIKOM

Fungsi
Vol.5, no.2 agustus 2008

Manajemen
Kegiatan apa saja yang akan dilakukan oleh seorang
manejer dalam kegiatan manajerialnya. Sehingga
kegiatan manajerial yang dilakukan oleh manajer
tersebut dapat dikatakan sebagai proses manajemen.
Proses tersebut bermula dari pembuatan perencanaan
sampai pada pengadaan pengawasan terhadap
pelaksanaan rencana tersebut. Pengawasan yang
dilakukan bertujuan untuk mengetahui efektif atau
tidaknya pelaksanaan rencana sehingga tujuan yang
telah ditetapkam dapat tercapai.
BUKU AJAR DASAR DASAR MANAJEMENT KESEHATAN
Syamsul ,fauzie,anggun,vina

Ruang Lingkup Manajemen


Lingkungan Luar (Eksternal)

 Lingkungan Umum,  Lingkungan Khusus


meliputi ekonomi, (Tugas), meliputi pemilik
politik, hukum, sosio (stockholder), customer,
kultural (budaya), klien, pemasok (suplier),
teknologi, dimensi pesaing, suplai tenaga
internasional (seperti kerja, badan pemerintah,
globalisasi dan paham lembaga keuangan,
ekonomi), dan kondisi media, dan serikat
lingkungan alam. pekerja.
Lingkungan Dalam (Internal)

 Manusia (specialized dan manajerial personal).


 Finansial (sumber, alokasi, dan control dana).
 Fisik (gedung, kantor, dll).
 Sistem dan Teknologi.
 Sistem Nilai dan Budaya Organisasi.
Untuk mengukur dan menganalisis lingkungan ini
digunakan analisis SWOT (Purhadi, 2003).
JURNAL INTERASKI
vol 4 no 2, juli 2015:148-157

Permasalah Yang Ada Dalam Manajemen


Menurut gibson (1977:347) hubungan selain dapat
menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantung dapat pula
melahirkan konflik.
Sebenarnya konflik terjadi karena tidak dapat melakukan
komunikasi yang efektif. jika komunikasi tidak efektif maka
akan terjadi kesalahpahaman dan ketidakpahaman individu
dalam memahami informasi yang diterima.
ex:

Komunikasi yang efektif dianggap penting karena


menentukan tepat tidaknya komunikasi yang efektif
menurut rismi somad (2014:131) yang disebut
REACH (respect, empaty, audible, clarity, humble)
JURNAL INTERASKI
vol 4 no 2, juli 2015:148-157

Menurut stevenin terdapat 5 langkah meredakan konflik :

1. Pengenalan kesenjangan antara keadaan yang ada


diidentifkasi dan bagaimana keadaan seharusnya.
2. Diagnosis, menguji mengenai siapa, apa, mengapa, dimana
dan bagaimana berhasi dengan sempurna
3. Menyepakati suatu solusi, mengumpulkan masukan untuk
mencari solusi atau jalan keluar dan menyaring
penyelesaian yang tidak dapat diterapkan atau tidak praktis
4. Pelaksanaan, dengan konsekuensi adanya keuntungan dan
kerugian
5. Evaluasi, jika penyelesaiannya tampak tidak berhasil,
kembali ke langkah-langkah sebelumnya dan coba lagi