Anda di halaman 1dari 11

1.

Perusahaan Efek wajib memberikan salinan kontrak


pembukaan rekening Efek dan pembukaan rekening dana
pada bank kepada nasabah.
Bank Administrator RDN
Bank Administrator RDN yang bekerjasama dengan KSEI (hingga
bulan Juni 2017):
• BCA
• BCA Syariah
• BNI
• BRI
• CIMB Niaga
• Bank Mandiri
• Bank Mandiri Syariah
• Bank Sinarmas
• Permata Bank
SINGLE INVESTOR IDENTIFICATION (SID)
Konsep SID
 Nomor identitas tunggal untuk investor pasar modal atas Sub
Rekening Efek yang dikelola Pemegang Rekening KSEI (Perusahaan
Efek/Bank Kustodian).
 Dapat menghubungkan aset investor di beberapa Sub Rekening
Efek pada Pemegang Rekening KSEI yang berbeda (Cross Link).
 Bersifat tunggal sesuai data pembukaan Sub Rekening Efek di
KSEI.
 SID diterbitkan oleh KSEI sebagai Lembaga Penyimpanan dan
Penyelesaian (LPP)
Format SID
Ketentuan Pendukung
Peraturan Bapepam-LK Nomor V.D.3
 Pembukaan Rekening Efek di LPP untuk nasabah
 Pembuatan atau pencantuman nomor tunggal identitas nasabah (SID)
bagi nasabah yang telah ada;
 Pembuatan atau pencantuman nomor tunggal identitas nasabah (SID)
di LPP bagi nasabah yang belum memiliki
 nasabah yang melakukan pemberian pesanan dan/atau instruksi telah
memiliki nomor tunggal identitas nasabah (SID);

Peraturan BEI Nomor II-A


 Penerapan SID sebagai client trading ID pada saat melakukan transaksi
di Bursa Efek Indonesia
Penerapan SID

 Standardisasi Data Sub Rekening Efek


 Penerapan Pemisahan Rekening Dana Nasabah
 Penerapan Client Trading ID di Transaksi Bursa
 Penerapan STP (Straight Through Processing) di
Transaksi Bursa.
Data yang Dibutuhkan Agar SID ter-crosslink
dengan SRE

 Nomor Identitas: Nomor KTP atau NPWP.


 Status Investor, seperti: Individu, Dana Pensiun, dll.
 Tanggal Lahir / Pendirian
 Nasabah Asing/ Lokal: Domestik/ Foreign.

* Jika ke-4 (empat) data ini valid, maka akan ter-crosslink


dengan SID yang sudah ada
FASILITAS AKSes (ACUAN KEPEMILIKAN
SEKURITAS)
 Fasilitas yang diberikan kepada investor untuk dapat langsung
melihat portofolio yang dimilikinya ke dalam sistem KSEI.
 Fasilitas AKSes adalah sarana informasi yang disediakan untuk para
investor di website KSEI, yang memberikan akses langsung bagi
investor untuk melihat dan memantau posisi dan mutasi portofolio
Efeknya yang tersimpan di Sub Rekening Efek di KSEI.
 Website http://akses.ksei.co.id dengan jaminan standar
keamanan yang ketat.
 Diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2009.
 Tujuan untuk memberikan perlindungan dan transparansi informasi
atas kepemilikan portofolio Efek nasabah (investor).
Ketentuan Pendukung

Peraturan Bapepam-LK Nomor V.D.3


 Pembukaan Rekening Efek di LPP untuk nasabah
 Pelaporan data rekening dana ke LPP

Peraturan Bapepam-LK Nomor V.D.4


 Kewajiban Perusahaan Efek untuk memberikan akses
informasi data di LPP kepada nasabah
Penerapan Fasilitas AKSes
1. Nomor yang terdapat pada kartu AKSes, menjadi identitas investor
(SID) pada saat melakukan transaksi Efek di Pasar Modal Indonesia.
2. Merupakan fasilitas yang disediakan KSEI secara GRATIS untuk
memberikan informasi dan laporan yang terkait posisi Efek dalam Sub
Rekening Efek atau dana pada RDN milik investor.
3. Informasi yang ditampilkan antara lain:
 Informasi mutasi dan instruksi yang tersedia secara realtime dari
C-BEST.
 Informasi status transaksi dari BEI dan perhitungan hak dan
kewajiban penyelesesaian transaksi dari KPEI
4. Persyaratan menggunakan Fasilitas AKSes: Investor harus memiliki Sub
Rekening Efek di KSEI yang dibukakan melalui Perusahaan Efek atau
Bank Kustodian.
5. Akses ke Fasilitas AKSes melalui jaringan internet atau mobile devices.
Manfaat Fasilitas AKSes
Bagi Industri Pasar Modal Bagi Perusahaan Efek/Bank Kustodian
 Meningkatkan kepercayaan investor untuk  Meningkatkan relasi PE/BK dengan
berinvestasi di Pasar Modal Indonesia. nasabah:
 Memberikan transparansi kepada investor  Membantu PE/BK memonitor
untuk membangun lingkungan kesesuaian catatan Efek di KSEI.
berinvestasi yang nyaman dan aman.  Menjaga dan meningkatkan
 Mendukung dan memperkuat fungsi dan kepercayaan nasabah kepada
mekanisme pengawasan oleh otoritas PE/BK.
pasar modal terhadap pelaku pasar dengan  Efisiensi pelaporan PE/BK:
memungkinkan investor secara langsung
 PE dan BK dapat menyampaikan
memonitor kepemilikan Efeknya. informasi dan laporan rutin secara
 Menjadi sistem pencegahan dan sistem cepat dan akurat.
peringatan dini terjadinya pelanggaran di  Mengurangi biaya komunikasi,
Pasar Modal Indonesia. biaya cetak dan biaya pengiriman
 Sebagai fondasi pengembangan Straight laporan
Through Processing Pasar Modal Indonesia