Anda di halaman 1dari 25

TINJAUAN

TEKNOLOGI DAN
METODE
EVALUASI
SANITASI
EKOLOGI
(ECO-SAN)
 KOMPONEN UTAMA
PENELITIAN SISTEM ECO-SAN
MEMBAHAS
 METODE EVALUASI

 INDEKS EVALUASI
LATAR BELAKANG
 Degradasi MINIM AKAN:
Lingkungan •KETERJANGKAUAN AKSES
 Keterbatasan •KENYAMANAN
Sumber Daya •DAYA TAHAN SARANA
 Pertumbuhan •KEEFEKTIFAN SARANA
Penduduk

LINGKARAN SANITASI
YANG BURUK
Dicirikan:
Toilet Water-Flush
Conventional Pengumpulan Air Limbah Campuran
Sanitation
Besarnya Penggunaan Air
(Con-San)

Kelemahan:
1. Peralatan dan keahlian khusus dalam O-M
2. Konsumsi energi dan sumber daya yang besar
3. Membuang banyak emisi ke lingkungan
ECO-SAN
Sistem sanitasi yang membentuk siklus aliran
material untuk menggunakan kembali sumber
daya (bahan organik dan nutrisi) dengan
meminimalkan kebutuhan pada sumber daya
lainnya.
Mencegah
Pencemaran
Drop and
TUJUAN Reuse Mode
Air
(Permukaan &
ECO-SAN Tanah)

Memenuhi Pemulihan
Penghematan
Air, Energi, Syarat Nutrisi
dan Sumber Sosio- untuk
Daya Ekonomi Produksi
Makanan
REKONSTRUKSI SISTEM SANITASI

Pemulihan sistem sanitasi dengan meniru proses


ekologi alami.
PRINSIP ECO-
SAN
Ekskreta Lingkungan
Manusia

Sumber Kontaminasi

REUSE
Antarmuka
Pengguna
SISTEM
ECO-SAN

Pengumpulan
&
Pewadahan
IMPLIKASI
ANTARMUKA Memisahkan
ekskreta/kotoran
PENGGUNA
dari kontak
manusia sehingga Gaya antarmuka
pengguna akan
paparan menentukan arah
kontaminasi dapat strategi teknologi
dihindari. konsep Eco-San
TOILET BIOGAS
Biogas Digester dirancang
dengan perpindahan
hidraulik dan dipasang di
TOILET TANPA bawah tanah dengan inlet
yang menerima limbah toilet
AIR
dan kotoran ternak

TOILET SALURAN GANDA


Terdapat corong akspetor, bak I (dalam
ruangan ) & bak II (luar ruangan).
Sebuah tabung menghubungkan kedua
bak dengan waktu retensi bak II  30
hari kemudian digunakan sebagai
pupuk pertanian lokal.
Pemisahan urin-feses
URINE –FESES
biasanya diatur di rangka
TERPISAH toilet. Saluran depan (urin)
dan belakang (feses)
Teknologi
PENGUMPULAN Berbasis
Saluran
DAN Memindahkan
PEWADAHAN dan/atau
mengangkut ke
tempat
pengolahan Sistem
Pengangkutan
berikutnya Bermotor
SISTEM GRAVITASI SISTEM VACUUM

Memastikan Diperlukan saluran untuk


pengumpulan mengalir Teknologi mengangkut buangan
bebas dan tidak secara gravitasi, setelah
memerlukan energi. Berbasis mencapai volume tertentu
Lebih sering ditemukan Saluran di ruang pengumpul
dan direkomendasikan sekunder, lalu dialirkan
di daerah dengan lereng menuju ruang pengumpul
tinggi tanah. Terdiri dari utama dengan
lubang utama dan menggunakan pompa
jaringan pipa vakum.
Mencakup kendaraan yang
dilengkapi dengan pompa bermotor
dan tangki penyimpan untuk
mengangkut lumpur tinja, urin, dan
air buangan rumah tangga.
SISTEM
PENGANGKUTAN Contoh: Truk tinja
BERMOTOR
Kelemahan:
Tidak dapat dijangkau untuk daerah
terpencil
IMPLIKASI ECOSAN
Studi
Sanitasi Urin Feses Implikasi
Kasus
Tangki
Bolivia Gravitasi Kompos Pupuk dan Kompos
Penampungan

Tangki
India Gravitasi Kompos Pupuk dan kompos
Penampungan

Cina Vakum Fermentasi Kompos Pupuk

Jerman Vakum Anaerobik Digester Biogas


METODE
EVALUASI LCA MCDM EEM

Membantu dalam proses


pengambilan keputusan
dan penentuan alternatif
DEA FEM
yang akan digunakan
Membahas dampak lingkungan
potensial/kumulatif suatu proses (produksi,
penggunaan, pengolahan akhir)
Life Cycle
Assessment Tahap I
(LCA) Membahas batas
sistem dan Tahap II
tingkat rincian,
tergantung Analisa Tahap III
subjek dan inventaris data
input/output Penilaian
tujuan
dampak
lingkungan
Pendekatan bersifat logis dan terstruktur untuk
memilih strategi baik secara kontinyu atau diskrit

Multiple Criteria
Decision Making Multiple Atribute
(MCDM) Multiple Objective
Decision Making
Decision Making
(MADM)
(MODM)
 Menangani masalah
 Menangani masalah
bersifat diskrit
bersifat kontinyu
 Menyeleksi alternatif
 Merancang alternatif-
terbaik dari sejumlah
alternatif terbaik
alternatif
MADM
AHP TOPSIS

Analytical Hierarchy Process Technique for Order Preference by


Similarity to Ideal Solution
 Permasalahan yang kompleks
dipecah menjadi suatu kelompok  Berdasarkan pada alternatif yang
dan diatur menjadi bentuk hierarki. terpilih memiliki jarak terjauh dari
 Mengubah penialaian subjektif nilai ideal positif dan terpendek dari
melalui penilaian numerik atau nilai ideal negatif.
pembobotan.  Sudut pandang geometri:
 Menetapkan variabel prioritas yang EUCLIDEAN dalam penentuan
akan mempengaruhi hasil. kedekatan relatif dari alternatif
dengan solusi optimal.
Cost-Benefit Analysis Cost-Effectiveness
(CBA) Analysis (CEA)
 Proyek dapat berjalan
Economic apabila nilai keunungan >
Evaluation  Digunakan untuk
nilai biaya
Method (EEM) komponen biaya-manfaat
 Berdasar perhitungan yang tidak langsung atau
laba bersih (Untung-Rugi) sulit dinilai secara
akan masing-masing moneter atau harga
alternatif yang tersedia pasar.
 Cost-Benefit
didiskontokan ke dalam
nilai sekarang (NPV)
Mengukur atau membandingkan
efisiensi (input-output) dari setiap
variabel agar mengetahui tingkat
Data keberhasilan suatu aktivitas
Envelopment
Analysis (DEA) DEA Non-Radial DEA Radial
Asumsi:
Memberikan indeks Penambahan input sebesar
efisiensi input-output (x) TIDAK mempengaruhi
dari masing-masing output sebesar (x).
variabel
Hasil bisa LEBIH BESAR
atau LEBIH KECIL
Proses pengambilan
keputusan dipengaruhi:

Fuzzy  Faktor Ekonomi


Evaluation  Teknologi
Method (FEM)  Lingkungan
 Informasi Linguistik Bilangan Fuzzy akan
mengkarakteristikkan
variabel linguistik
atau bahasa agar
dapat dinilai.
INDEKS EKONOMI
1. Biaya Investasi Konstruksi
2. Biaya O-M (SDM, listrik, INDEKS SOSIAL
transport) 1. Kesehatan Manusia
3. Manfaat Ekonomi (Daur 2. Ketersediaan Lapangan
Ulang Limbah: Biogas dan Kerja
Pupuk) 3. Keberadaan Pelanggan
4. Kelayakan Ekonomi (NPV
dan PP)
INDEKS
EVALUASI
INDEKS KOMPREHENSIF
INDEKS LINGKUNGAN 1. Keahlian
1. Beban Lingkungan (Resiko 2. Persyaratan Kelembagaan
Polutan, BOD/COD, TSS) 3. Kebijakan-Strategi
2. Kualitas Ekosistem Pemerintah
(Penggunaan Lahan) 4. Stimulasi (Tolak Ukur
3. Pemanfaatan Sumber Daya Perilaku terhadap
Teknologi Alternatif)
HASIL
o Metode evaluasi dapat membantu perencana pra,
sementara dan pasca proyek, identifikasi faktor-
faktor pembatas dan faktor pendukung, dan
mengambil langkah-langkah dalam pengembangan
Eco-San.

o Pemilihan indeks evaluasi berguna untuk


menentukan faktor-faktor kunci agar dapat
meminimalisir kesulitan dan kompleksitas masalah.
Thanks!