Anda di halaman 1dari 1

Mekanisme kerja

Skopolamin
Scopolamine bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menciptakan
efek menenangkan didalam lambung dan usus.
Scopolamine berkompetisi dengan neurotransmitter asetilkolin untuk
berikatan dengan reseptornya. Pada kondisi normal, pembentukan memori
awal diperantai oleh ikatan antara asetilkolin. Sayangnya scopolamine
memenangkan kompetisi ini, sehingga memori tidak dapat terbentuk.
Scopolamine bekerja memblok reseptor M2 sehingga mencegah asetilkolin
berikatan dengan M2, memblok efek parasimpatik, akibatnya kontraksi dan
frekuensi denyut jantung meningkat. Scopolamine lebih mudah menembus
membran sawar darah otak dan memblok reseptor muskarinik M2 di SSP