Anda di halaman 1dari 8

Standar Etika 3.

Kejuj
Keben &
uran
aran
Muhammad Alfian Ismail D51115030 | Ulil Amri D51115303
Arsitek wajib berlaku jujur dan menyampaikan kegiatan profesionalnya serta
senantiasa memperbaharui setiap informasi tentang penugasan yang sedang
dikerjakan kepada pengguna jasa.

dimaksudkan untuk memastikan bahwa anggota tidak melaksanakan


proyek-proyek yang berada di luar kemampuan profesional mereka.
Anggota merambah ke daerah-daerah yang keahlian mereka tidak
memiliki dapat memperoleh bahwa keahlian dengan pendidikan
tambahan, pelatihan, atau melalui retensi konsultan dengan keahlian
yang diperlukan.

https://id.scribd.com/document/365439652/PEMBAHASAN-KAIDAH-3-STANDAR-ETIKA-3-3-KEJUJURAN-DAN-KEBENARAN-docx
KAIDAH TATA LAKU 3.301
Arsitek tidak dibenarkan menawarkan atau mengarahkan suatu pemberian kepada calon
pengguna jasa atau pengguna jasa untuk memperoleh penunjukan pekerjaan.

Uraian: Kredibilitas profesi arsitek ditentukan oleh integritas dan keprofesiannya pada waktu
memperoleh penugasan.

Contoh Kasus :

Tender Bermasalah, DPRD Minta Pemkab Buleleng Stop Proyek Lapangan Seririt

https://id.scribd.com/document/365439652/PEMBAHASAN-KAIDAH-3-STANDAR-ETIKA-3-3-KEJUJURAN-DAN-KEBENARAN-docx
KAIDAH TATA LAKU 3.302
Arsitek tidak diperkenankan menyarankan pelanggaran hukum atau kode etik dan kaidah
tata laku profesi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Uraian: Sikap dan perilakunya selama melaksanakan penugasan, seharusnya tidak


merusak kepatutan dan melanggar tatanan yang ada, misalnya dengan bertindak tidak jujur,
ceroboh, dan melawan hukum.

Contoh Kasus :

Level 21 Mall Diduga Labrak Aturan Ketinggian Bangunan


Proyek renovasi Denpasar Junction (sekarang dikelola Level 21 Mall) di Jalan
Teuku Umar Denpasar nampaknya kembali bermasalah. Sebelumnya proses
renovasi gedung tersebut sempat dihentikan Satpol PP Kota Denpasar karena
telah membangun tanpa izin, Kini proyek renovasi tersebut diduga melanggar
aturan tinggi bangunan.

Pengelola Level 21 Mall diduga mendirikan bangunan lebih dari lima belas
meter, padahal sesuai aturan tinggi bangunan maksimal hanya dibolehkan
setinggi 15 meter. Selain diduga melabrak aturan ketinggian bangunan, proyek
renovasi tersebut juga diduga tidak memenuhi aturan Koefisien Dasar
Bangunan (KDB) 70 persen.

Sumber : http://balitribune.co.id/content/level-21-mall-diduga-labrak-aturan-ketinggian-bangunan
https://id.scribd.com/document/365439652/PEMBAHASAN-KAIDAH-3-STANDAR-ETIKA-3-3-KEJUJURAN-DAN-KEBENARAN-docx
KAIDAH TATA LAKU 3.303
Arsitek akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan penugasan.

Jenis Tugas dan Lingkup Pekerjaan Arsitek

Layanan Utama Jasa Arsitek dalam pekerjaan perencanaan dan perancangan Arsitektur
akan dilaksanakan dalam tahapan pekerjaan sebagai berikut:

Pekerjaan Tahap ke 1 : Tahap Konsep Rancangan


Pekerjaan Tahap ke 2 : Tahap Pra Rancangan / Skematik Desain
Pekerjaan Tahap ke 3 : Tahap Pengembangan Rancangan
Pekerjaan Tahap ke 4 : Tahap Pembuatan Gambar Kerja
Pekerjaan Tahap ke 5 : Tahap Proses Pengadaan Pelaksanaan Konstruksi
Pekerjaan Tahap ke 6 : Tahap Pengawasan Berkala.
Sumber : https://www.iai-jakarta.org/informasi/lingkup-pekerjaan-arsitek

https://id.scribd.com/document/365439652/PEMBAHASAN-KAIDAH-3-STANDAR-ETIKA-3-3-KEJUJURAN-DAN-KEBENARAN-docx
KAIDAH TATA LAKU 3.304
Arsitek berkewajiban memberitahu pengguna jasa tentang kemajuan pelaksanaan tugasnya
dan masalah-masalah yang berpotensi mempengaruhi kualitas, biaya, dan waktu.
Dalam setiap kemajuan proyek, perlu adanya suatu laporan mengenaievaluasi kemajuan
proyek dari awal hingga akhir pelaksanaan pekerjaan. Laporan ini berguna untuk mengetahui
kemajuan pekerjaan proyek tersebut. Laporan kemajuan proyek dapat berupa laporan
harian, laporan mingguan dan laporan bulanan.
Layanan utama dari jasa arsitek dalam pekerjaan perencanaan dan perancangan arsitektur
biasanya dilaksanakan dalam 6 tahapan pekerjaan. Tahapan ini berkaitan dengan
pembagian persentase pembayaran dari keseluruhan tagihan biaya desain arsitek. Setiap
tahapan pekerjaan perancangan dapat dilaksanakan jika tahap pekerjaan sebelumnya telah
mendapat persetujuan dari pengguna jasa dan persentase pembayaran tahap sebelumnya
telah dilunasi. Berikut adalah tahapan-tahapan pekerjaan perancangan beserta persentase
dari keseluruhan total biaya desain:
1. Tahap Konsep Rancangan (20%)
2. Tahap Rancangan / Schematic Design (20%)
3. Tahap Pengembangan Rancangan / Design Development (20%)
4. Tahap Pembuatan Gambar Kerja / Detailed Engineering Drawing (25%)
5. Tahap Proses Pengadaan Pelaksana Konstruksi (10%)
6. Tahap Pengawasan Berkala (5%)
https://id.scribd.com/document/365439652/PEMBAHASAN-KAIDAH-3-STANDAR-ETIKA-3-3-KEJUJURAN-DAN-KEBENARAN-docx
KAIDAH TATA LAKU 3.305
Dalam menerapkan standar keprofesian dan keahlian yang terkait, arsitek akan
mengedepankan pengetahuan dan kualitas tenaga ahli, daripada kepentingan lain, demi
terbentuknya karya arsitektur, ilmu/rekayasa dan kegiatan konsultansi arsitektur.

Seorang arsitek haruslah profesional karena itu dia perlu memiliki beberapa ciri-ciri berikut
yaitu:
• Memiliki pengetahuan khusus
• Kompetensi
• Kejujuran dan Integritas
• Keterbukaan.
• Regulasi Diri
• Citra diri

https://id.scribd.com/document/365439652/PEMBAHASAN-KAIDAH-3-STANDAR-ETIKA-3-3-KEJUJURAN-DAN-KEBENARAN-docx
Ter
Kas
ima
ih