Anda di halaman 1dari 8

Asal usul diversitas Tumbuhan

Para ahli paleobotani yang mencari asal usul evolusi tumbuhan telah lama berdebat
tentang apa yang menyusun bukti fosil tertua dari tumbuhan darat. Pada tahun 1970-
an, para peneliti menemukan spora fosil yang berasal dari periode Ordovisium,
berumur lebih dari 475 juta tahun. Walaupun spora fosil mirip dengan spora tumbuhan
yang masih ada, mereka juga memiliki beberapa perbedaan yang mencolok.
Misalnya, spora tumbuhan masa kini biasanya disebarkan sebagai butiran tunggal,
namun spora berfusi bersama ke dalam kelompok yang terdiri dari dua atau empat
butir. Perbedaan ini memunculkan kemungkinan bahwa spora fosil bukan dihasilkan
oleh tumbuhan, namun oleh beberapa alga kerabatnya yang sudah punah. Lebih
lanjut, fragmen jaringan tubuh tumbuhan tertua yang diketahui ternyata lebih muda
50 juta tahun daripada spora-spora yang membingungkan itu Pada 2003, para saintis
dari Inggris dan Oman negara di Timur Tengah, menyingkapkan sedikit misteri ini ketika
mereka mengekstraksi spora dari bebatuan berumur 475 juta tahun dari Oman.
Kebanyakan tumbuhan memiliki sistem jaringan vascular yang kompleks sehingga
disebut tumbuhan vascular.
Tumbuhan vaskular, yang membentuk sebuah klad yang mencakup sekitar 93% dari
semua spesies tumbuhan dikategorikan lebih lanjut menjadi klad-klad yang lebih klad-
klad adalah likofit (lycophyte lumut gada dan kerabatnya) dan pterofit pakis dan
kerabatnya). Tumbuhan pada masing-masing klad ini tidak memiliki biji, alasan
mengapa kedua klad tersebut secara kolektif sering disebut sebagai tumbuhan
vaskular tak berbiji (seedless vascular plant).
tumbuhan vaskular tak berbiji adalah kelompok parafiletik, bukan monofiletik.
Kelompok-kelompok seperti tumbuhan vaskular tak terkadang disebut grad (grade).
Adaptasi perpindahan ke darat

Banyak spesies alga charophyta menghuni perairan dangkal di sekeliling tepian kolam
dan danau, tempat mereka terkadang mengalami kekeringan. Di dalam lingkungan
terkadang mengalami kekeringan. Di dalam lingkungan semacam itu, seleksi alam
memilih alga individu yang dapat sintas melewati periode ketika mereka tidak
terendam didalam air. Pada charophyta, lapisan polimer kokoh yang disebut
sporopolenin mencegah zigot yang terpapar mengalami kekeringan. Adapun kimiawi
yang serupa ditemukan pada dinding sporoolenin yang kuat yang membungkus spora
tumbuhan
Akumulasi ciri-ciri semacam itu setidaknya oleh satu populasi nenek moyang
charophyta mungkin menyebabkan keturunannya-tumbuhan darat pertama-mampu
secara permanen di atas batas air. Ciri-ciri evolusioner yang baru ini membuka batas
baru: habitat terrestrial menawarkan banyak keuntungan.
Asal usul dan ciri tumbuhan vaskuler

Perkembangan evolusi tumbuhan vaskuler dimulai sejak kira-kira 475 jutatahun yang
lalu, yang terbagi menjadi beberapa periode evolusi . Periode pertama evolusi, yaitu
selama masa Ordovisian, zaman Palaeozoikum, sekitar 475 juta tahun yang silam, asal
mula tumbuhan diduga berasal dari nenek moyang akuatik. Adaptasi terhadap
kehidupan darat(terrestrial) dibuktikan oleh adanya sporopolenin dan gametangia
berlapis yangmelindungi gamet dan embrio. Adaptasi ini terjadi pada bryofita yang
merupakantumbuhan darat pertama.
1. Periode pertama
Evolusi, yaitu selama masa Ordovisian, zaman Palaeozoikum, sekitar 475 juta tahun
yang silam, asal mula tumbuhan diduga berasal dari nenek moyang akuatik. Adaptasi
terhadap kehidupan darat(terrestrial) dibuktikan oleh adanya sporopolenin dan
gametangia berlapis yangmelindungi gamet dan embrio.

2. Periode kedua
Evolusi tumbuhan ditandai oleh diversifikasi tumbuhan vaskuler (tumbuhan
berpembuluh) selama masa Devon sekitar 400 juta tahun silam. Tumbuhan vaskuler awal
ini merupakan tumbuhan tak berbiji, misalnya pada jenis paku-pakuan serta kelompok
tumbuhan tak berbiji lainnya
3. Periode ketiga
Evolusi tumbuhan dimulai dengan kemunculan biji, yaitu struktur yang melindungi embrio
dari kekeringan dan ancaman perubahan lingkungan.
Kemunculan tumbuhan biji ini mempercepat perluasan kolonisasi tumbuhan di daratan.
Biji tumbuhan terdiri atas embrio dan cadangan makanan yang terlingdung oleh suatu
penutup. Tumbuhan vaskuler berbiji muncul kira-kira 360 juta tahun yang lalu dengan
kemunculan Gymnospermae

4. Periode keempat
Dalam evolusi tumbuhan terjadi pada masa Kreta, zaman Mesozoikum sekitar 130 juta
tahun yang lalu. Periode ini ditandai dengan kemunculan tumbuhan berbunga yang
memiliki struktur reproduksi yang agak rumit di mana biji dilindungi oleh ruangan yang
disebut ovarium. Karena biji terlindung sedemikian rupa maka kelompok ini disebut
Tumbuhan berbiji tertutup atau Angiospermae
Bryofita merupakan tumbuhan “darat” awal yang berevolusi dari jenis yang hidup di air.
Adaptasi ini belum sempurna, sehingga bryofita memerlukan tempat hidup yang
lembab. Bryofita (Bhs Yunani+ “lumut”) menunjukkan adaptasi penting dengan
kehidupan darat yaitu adanya, arkegonium (gametangium betina) dan anteridium
(gametangium jantan). Bryofita terdiri atas 3 divisi, yaitu:
a. Divisi Lumut Daun (Divisi Bryofita)
b. Divisi Lumut hati (Divisi Hepatofita)
c. Divisi Lumut tanduk (Anthoserofita)