Anda di halaman 1dari 23

SENYAWA FENOLIK

DAN TANIN
Ghani Nurfiana F.S, M.Farm.,Apt

Powerpoint Templates
Page 1
SENYAWA FENOL
Adalah senyawa yang :
• mempunyai 1 atau > gugus hidroksi yang terikat
langsung pada inti aromatik (benzena).
hidrogen pada gugus hidroksil labil, OH
 fenol asam lemah.
OH

Polifenol Phenol alkohol

• mempunyai lebih dr 1 ggs OH yang berikatan


dengan satu atau lebih cincin benzena
Senyawa fenol : umumnya sbg ester atau glikosida
 penting untuk ekstraksi fenolik
Powerpoint Templates
Page 2
Struktur Golongan Senyawa
C6 fenol sederhana
Klasifikasi
C6-C1 asam fenolat dan senyawa yang berkaitan
C6-C2 acetofenon dan asam fenilasetat
C6-C3 asam sinamat, sinamil aldehide, sinamil alkohol (fenilpropan)
C6-C3 Kumarin, isokumarin, dan kromon
C15 Kalkon, auron, dihidrokalkon
C15 Flavan, Flavon, Flavanon, Flavanonol
C15 Anthocyanidin, Anthocyanin
C30 Biflavonil
C6-C1-C6 Benzophenon, xanton
C6-C2-C6 Stilbene
C6,C10,C14 Quinon
Lignan, neolignan Dimer dan oligomer
Lignin Polimer
Tannin Oligomer atau polimer
Powerpoint Templates
Page 3
Phlobaphen Polimer
FENOL SEDERHANA
Senyawa fenol :
• Mengandung minimal 1 ggs –OH, dapat membentuk
senyawa eter, ester atau glikosida
• Pola substitusi :
– orto, meta, para (1,2-, 1,3-, 1,4-)
– dengan 3 gugus fungsi : 1,3,5 atau 1,2,6 OH

OH OH
OH
R

O
HO OH HO

Resorcinol phloroglucinol
orto meta R para

Powerpoint Templates
Page 4
ASAM FENOLAT DAN ALDEHIDE
Asam hidroksi benzoat : terdapat gugus karboksil pd fenol.
Aldehid hidroksi benzoat : terdapat gugus aldehid pd fenol
OH CHO
HO H
O OH O

OH

O
OCH3 OCH3 O
Asam salisilat OH Asam vanilat OH
vanillin CH2
Piperonal
asam salisilat
pemacu pembentukan batang pd Sauromatum guttatum
pd tmbuhan lain dibentuk sbg tanggapan tehadap infeksi
Powerpoint Templates
Page 5
Acetofenon & asam fenilasetat
• senyawa fenon (C6C2)  jarang dijumpai
HO

OH OH
2-hidroksiasetofenon 2-hydroksifenil asam asetat

Powerpoint Templates
Page 6
Asam sinamat
• 6 kelompok asam sinamat O OH O OH O OH

dengan kerangka C6-C3


(asam sinamat, asam p-
kumarat, asam kafeat,
asam ferulat, asam 5-
hidroksi ferulat dan asam
sinapat).
• sering dijumpai dlm bentuk : Asam sinamat
OH

– ester dengan asam OH


Asam p-kumarat
OH
Asam kafeat
quinat, asam sikimat, O
asam tartart dan asam
organik lain O

contoh : asam klorogenat HO


 ester asam kafeat OH
OH
dengan asam quinat. O
OH

– ester dengan gula OH


Asam klorogenat
OH
Powerpoint Templates
Page 7
Kumarin
• mempunyai kerangka C6-C3, HO O
O
dengan heterosiklik oksigen pada
unit C3

Benzophenon, xanthon dan stilbene


umbelliferon
Benzophenon dan xanthon : C6-C1-C6 O
Stilbene : C6-C2-C6

O
benzofenon xanthon
O
HO

OH

stilbene : resveratrol
Powerpoint Templates
Page 8
HO
Quinon
• Benzoquinon : C6
• naphthoquinon : C10 OH O OH O OH

• anthraquinon : C14
atau C6C2C6

HO
Junglon Emodin
O O
O
O
H3CO OCH3
H3CO OCH3

H3CO

O 3
O ubiquinon
Coenzym
Powerpoint Q
Templates
2,6- dimetoksi benzokuinon Page 9
Lignan & neolignan
OH

Lignan :
suatu dimer atau oligomer
hasil dari coupling (ß-ß’) : 1
– p-coumaryl alkohol, 6 2 O
5 3
– coniferil alkohol 4 O
OCH3
(yg sering dijumpai)
– sinapyl alkohol OH O

coniferil alkohol
H
Neolignan H
 selain ß-ß’
O

O (+) sesamin
Powerpoint Templates
Page 10
O
• polimer fenolik melimpah
OH
Lignin setelah selulosa (tumbuhan
berkayu)
• peran :
R4 - pembentuk struktur tumbuhan
HO - mempermudah transport air
R3
melalui berkas pembuluh
- barrier terhadap serangga dan
HO
fungi
• unit penyusun :
R1 – p-coumaryl alkohol,
– coniferil alkohol,
R2 O
– sinapyl alkohol
• pengikatan interunit dalam lignin
umumnya ß-O-4’. Lainnya :5-O-
4’, 5-5’, ß-ß’.
Powerpoint Templates
Page 11
TANIN
substansi komplek, berupa senyawa polifenol, dan
terdistribusi dalam tumbuhan tinggi.

Karakteristik kimia fisika ;


- sulit dikristalkan, dg air membentuk larutan koloidal,
bereaksi asam dan pada lidah memberi rasa berkerut.
- mengendapkan larutan gelatin dan alkaloid
- mengendapkan protein
gabungan protein dan tannin  tahan enzim proteolitk
pada jaringan hidup  efek adstringent  dasar dalam
aplikasi tannin pada luka bakar, saluran pencernaan
(tannalbin) dan penyamakan kulit

Powerpoint Templates
Page 12
TANIN  SENYAWA POLIFENOL :

• Dg BM 500 – 3000, tiap 100 satuan BM


mempunyai gugus OH (1-2).
• dapat membentuk ikatan yang stabil dengan
protein dan biopolymer lain (seperti selulosa dan
pectin).
Polifenol dg BM :
kurang 500  mengikat protein  labil
 tidak bersifat sbg penyamak
lebih 3000  mengikat protein  stabil
 bersifat sbg penyamak.

Powerpoint Templates
Page 13
SIFAT TERHADAP GARAM FERRI ( Fe3+
)

• dg garam Ferri memberikan warna biru atau hijau


kehitaman. Dg Potassium ferrisianida dan
ammoniak memberikan warna merah.
Warna biru  tanin turunan katekol
Warna hijau tanin turunan pirogalol
COOH

OH
OH
HO
OH OH
Asam gallat Katekol
Powerpoint Templates
Page 14
Penggolongan tannin
1. Tanin yang dapat dihidrolisis
Dibentuk dr molekul asam aromatik (as. gallat & turunannya) dg
monosakarida yang dihubungkan melalui ikatan ester.
Asam/basa/enzim
Tanin As. Aromatik + Karbohidrat
Gallotanin  jika dihidrolisis menghslkan as. Galat
Ellagitanin  jika dihidrolisis menghasilkan as. Ellagat
HO

HO COOCH2

Gallotanin HO OH
HO O
O

O C O OH
HO C O
O
OH
HO OH
Powerpoint Templates
OH Page 15
2. Tanin yang tak dapat dihidrolisis
Merup. polimer katekin. Jika dihidrolisis menghslkan
zat amorf tak larut warna merah  phlobafen.
OH

HO O
OH

Tanin katekin
OH

OH OH
HO

HO HO O
OH OH

OH

O OH
OH

Powerpoint Templates
Page 16
OH
Pemanfaatan :

• Industri Tinta
• Industri kulit
• Identifikasi alkaloid, protein dan gelatin
• Antidotum keracunan alkaloid

Powerpoint Templates
Page 17
Simplisia :
1. Gambir (pale catechu)
merup. ekstrak air yang dikeringkan dari daun & pucuk
daun tanaman Uncaria gambir (Rubiaceae)
pembuatan :
Daun & pucuk daun dididihkan dalam air, ekstrak air
diuapkan hingga kental  konsistensi kental warna
merah/coklat gelap.
• Kandungan : asam ketekutanat, katekin, quercetin
• Kegunaan : adstringent, tanning.

2. Catechu (Black catechu)


merup. ekstrak lignum dr Acacia catechu (Leguminosae)
pembuatan: kayu diekstraksi dg air mendidih
kemudiandiuapkan hingga kental & konsistensi mengeras.
Kandungan : asam katekutananat
Kegunaan : adstringent

Powerpoint Templates
Page 18
3. Nutgall (gallae, jenitri)
Merupakan tonjolan pd batang Quercus
infectoria (Fagaceae) yang disebabkan
tusukan serangga Cynips tinctoria yg
meletakkan telurnya.

Kandungan : asam tanat 50-70%, asam galat


dan elagat, resin, amilum

Kegunaan : sumber as. tanat utk industri kulit


dan tinta. Untk mendapatkan sifat
adstringent.

Powerpoint Templates
Page 19
Asam tanat = asam gallotanat = tannin
• Merupakan tannin yg diperoleh dari gallae.
• Serbuk gallae diekstraksi menggunakan
campuran eter, etanol dan air. Lapisan air
mengandung gallotanin dan lapisan eter
mengandung asam gallat bebas.
• Lapisan air diuapkan dan dimurnikan

• Asam tannat bukan senyawa tunggal tetapi


suatu campuran dari ester asam gallat
dengan glukosa yang komposisinya sangat
tergantung sumbernya.
Powerpoint Templates
Page 20
1. TANNIN DARI GALLAE CINA
DIHIDROLISIS  metil gallat + 1,2,3,4,5-
PENTAGALLOYLGLUCOSE
2. TANNIN DARI GALLAE TURKI
Dihidrolisis  metil gallat + campuran 1,2,3,6 &
1,3,4,6-tetragalloylglucose

Powerpoint Templates
Page 21
Riset :
Laporan penggunaan & keamanan konsumsi
bahan kaya tannin dalam waktu lama 
kontradiksi :

A. Studi epidemologi dan eksperimental 


potensi karsinogenik.
• Kebiasaan mengunyah ‘betel nut’ (Areca
catechu)  cancer oral dan esophagus
• Peminum teh Inggris beresiko kanker
esophagus lebih rendah drpd belanda.
• Injeksi s.c. ekstrak kaya tannin A. catechu pd
tikus  tumor malignant
Powerpoint Templates
Page 22
B. Riset terbaru
Tanin terkondensasi  antioksidant &
penangkap radikal bebas.

dietary supplements, dihubungkan dg


aktivitas :
meningkatkan sirkulasi arteri-vena perifer,
arteriosclerosis, jantung koroner,
antiinflamsi, penuaan dini, mencegah
peny. cancer dan hati dsb.
ex.
Green tea (Camellia sinensis).--> 30%
polifenol  antioksidan.

Powerpoint Templates
Page 23