Anda di halaman 1dari 29

HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE SUPP

Asuhan
Keperawatan
PADA PASIEN HIV / AIDS DENGAN IO

Tim Fasilitator Perawatan, Dukungan dan


Pengobatan HIV/ART
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan
Penyehatan Lingkungan
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

TUJUAN PEMBELAJARAN

A. TUJUAN UMUM

Setelah menyelesaikan sesi ini peserta


mampu melakukan asuhan keperawatan
pada ODHA dengan berbagai infeksi
oportunistik.

Asuhan Keperawatan 2
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
B. TUJUAN KHUSUS

Setelah menyelesaikan sesi ini peserta mampu :


Menjelaskan kembali sekilas tentang HIV/AIDS.
Menjelaskan pengertian infeksi oportunistik, tanda &
gejalanya.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadi IO
pada ODHA.
Mendiskusikan asuhan keperawatan pada ODHA dengan
infeksi oportunistik pada kulit, pernafasan, persyarapan
dan system pencernaan..
Memberikan asuhan keperawatan pada ODHA dengan
infeksi oportunistik yang meliputi : pengkajian, analisa dan
3
diagnosa keperawatan, implementasi dan evaluasi.
Asuhan Keperawatan
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
PERJALANAN PENYAKIT
Hampir semua pasien HIV akan berkembang dengan
penyakit penyerta lainnya → AIDS
Kecepatan perkembangan penyakit tersebut
tergantung dari jenis virus dan karakteristik masing-
masing pasien
Seiring dengan perkembangan infeksi HIV dan
penurunan derajat imunitas seseorang maka pasien
cenderung untuk mendapatkan infeksi oportunistik
dan kondisi patologik lainnya
Infeksi oportunistik dan kanker yang berhubungan
dengan AIDS menyerang tubuh yang memiliki sistem 4
Asuhan Keperawatan
imunitas yang rendah
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Infeksi Oportunistik
• Adalah penyakit infeksi yang
disebabkan oleh organisme yang
tidak menimbulkan penyakit pada
orang yang memiliki sistem
kekebalan tubuh normal
• Penyakit infeksi yang mengambil
kesempatan pada saat daya tahan
tubuh rendah.
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Mengapa ODHA dapat terkena IO?

• ODHA rentan terhadap IO karena sistem


kekebalan tubuhnya menurun sehingga
tidak cukup kuat untuk melawan penyakit
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Kapan IO ditemukan

• ODHA biasanya datang pertama kali


oleh karena adanya IO
• Pasien dicurigai mengidap HIV
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV IO yang sering terjadi pada pasien AIDS
adalah :
• Tuberkulosis
• Pneumonia (Pneumocystis carinii)
• Infeksi jamur berulang di kulit, mulut dan tenggorokan
• Infeksi gastrointestinal (Cryptosporidiosis)
• Diare kronis dengan penurunan berat badan
• Infeksi neurologik (Cryptococcal,meningitis sub-akut
• Keganasan : Sarkoma Kaposi, NHL,
• Demam tanpa sebab yang jelas
• Kelainan neurologis
• IMS : Herpes Simplex, Condiloma Acuminata
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV Pengendalian laju HIV-AIDS hanya bisa
dengan usaha pencegahan, yaitu

• Sex yang aman


• Memakai jarum suntik steril
• Penerapan Kewaspadaan Standar
• Penjagaan mutu produk darah

Asuhan Keperawatan 9
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Transmisi atau penularan terjadi melalui

• Sexual
• Jarum suntik yang tercemar
• Ibu dengan HIV (+) ke anak yang dikandung

Asuhan Keperawatan 10
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Progresifitas HIV
• Umur < 5 tahun atau > 40 tahun
• Infeksi lain
• Kemungkinan faktor genetik
• Dipengaruhi oleh ‘Viral Load’ plasma &
jumlah CD4
Makin tinggi ‘Viral Load’ (jumlah virus
dalam badan) makin rendah jumlah CD4
makin cepat progresivitas HIV menjadi AIDS
& kematian. 11
Asuhan Keperawatan
Asuhan Keperawatan
Pada ODHA

Asuhan Keperawatan 12
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
PENERAPAN ASKEP

Sama dengan askep kepada pasien lainnya


Ketrampilan yang memadai
Mudah mengenali semua gejala dan tanda penyakit
yang berhubungan dengan infeksi HIV
Berpengetahuan dan berpengalaman memberikan
asuhan keperawatan kepada pasien dengan
penyakit kronik dan progresif lainnya
Semua prinsip asuhan keperawatan harus diterapkan
secara bertanggung jawab
Selalu menerapkan kewaspadaan standar
Asuhan Keperawatan 13
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Tujuan Keperawatan

Manajemen masalah infeksi dan pengobatan


Memaksimalkan kualitas hidup
Menatalaksana penyakit kronis dan
terulangnya penyakit
Mencegah dan atau mengobati infeksi
oportunistik
Mencegah penularan selanjutnya.

Asuhan Keperawatan 14
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Pengkajian

Data Identitas Pribadi


Riwayat kesehatan
Pemeriksaan fisik
Aspek sosial ekonomi
Aspek psikologi
Pemeriksaan laboratorium
Pengobatan
Patofisiologi
Asuhan Keperawatan 15
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Diagnosa Keperawatan

Intoleransi aktivitas : sakit kepala b/d


meningkatnya tekanan intra kranial dan efek
pengobatan
Gangguan nutrisi, kurang dari kebutuhan
tubuh b/d kehilangan nafsu makan, sakit
menelan
Manajemen pengobatan tidak efektif b/d
kompleksitas pengobatan, efek samping obat,
interaksi obat, tdk percaya dg pengobatan.
Asuhan Keperawatan 16
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Diagnosa Keperawatan

Ansietas b/d AIDS dan infeksi oportunistik


Volume cairan kurang b/d malabsorbsi, nausea,
muntah, diare, nyeri dimulut, sulit menelan.
Gangguan membram mukosa mulut b/d
penyakit oportunistik kandidiasis oral, reaksi
obat.
Gangguan psikologi ; kehilangan harapan b/d
progresifitas penyakit, tidak mampu untuk
mencapai tujuan hidup.
Asuhan Keperawatan 17
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Asuhan Keperawatan
ASKEP Pasien Tuberkulosis

19
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Pengertian

• Suatu penyakit infeksius yang disebabkan kuman


Mycobacterium tuberculosis yang menyerang
parenkim paru, bersifat sistemis sehingga dapat
mengenai organ tubuh lain, terutama meningen,
tulang dan nodus limpe.
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV Gambaran klinik TB paru dapat dibagi
menjadi 2 golongan
• 1. Gejala respiratorik, meliputi:
a. Batuk
b. Batuk darah
c. Sesak napas
d. Nyeri dada
• 2. Gejala sistemik, meliputi:
a. Demam
b. Gejala sistemik lain → keringat malam,
anoreksia, penurunan berat badan serta malaise.
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV 5 Komponen DOTS
(Directly Observed Treatment Short Course)
1. Adanya komitmen politis berupa dukungan pengambil
keputusan dalam penanggulangan TB.
2. Diagnosis TB melalui pemeriksaan dahak, radiologis
dan kultur
3. Pengobatan TB dengan paduan OAT dan
pengawasan langsung oleh Pengawas Menelan
Obat (PMO).
4. Kesinambungan ketersediaan paduan OAT jangka
pendek yang cukup.
5. Pencatatan dan pelaporan yang baku.
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Prioritas Keperawatan TB
• Meningkatkan / mempertahankan ventilasi /
oksigenisasi yg adekuat
• Mencegah penyebaran infeksi
• Meningkatkan strategi koping yang efektif
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Target Pemulangan (pasien


dipulangkan bila)

Kepatuhan higiene perorangan


dan lingkungan
Pemahaman proses penyakit
Pemahaman kelanjutan
intervensi keperawatan di rumah24
Asuhan Keperawatan
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Diagnosa Keperawatan

Tidak efektifnya bersihan jalan nafas b/d sekret


kental atau sekret darah, kelemahan, upaya batuk
buruk , edema trakeal/ faringeal.
Gangguan pertukaran gas b/d berkurangnya
keefektifan permukaan paru, edema bronchial,
sekret yang kental
Tidak efektifnya pemenuhan kebutuhan nutrisi ,
kurang dari kebutuhan b/d kelelahan, batuk yang
sering, dyspnea, anoreksia.
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Tidak efektifnya bersihan jalan nafas

INTERVENSI :
• Kaji fungsi pernafasan → bunyi, kecepatan, irama
• Berikan posisi semi fowler
• Bantu untuk batuk efektif dan latihan nafas dalam
• Pertahankan masukan cairan 2500 ml /hari
• Kolaborasi untuk pemberian obat sesuai indikasi,
seperti obat mukolitik
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV
Tidak efektifnya pemenuhan kebutuhan nutrisi

INTERVENSI :
• Hitung kebutuhan kalori pasien
• Dorong makan sedikit dan sering dengan makanan
tinggi protein dan karbohidrat
• Minuman bergizi antar waktu makan
• Cuci mulut sebelum makan
• Jaga kebersihan ruangan
• Hindari bau yang tidak sedap
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Kendala pengobatan HIV & TB


Kepatuhan
> jumlah pil yang banyak
> Kesulitan mengatur & menghafal

Efek samping obat bila diberikan bersama ART


> Mual ,muntah,
> Interaksi obat
HIV ART CARE SUPPORT AND TREATMENT HIV ART CARE SUPPORT HIV ART CARE HIV

Terima Kasih