Anda di halaman 1dari 14

Hukum Newton Dan Penerapannya

Jenis – Jenis Gaya


1. GAYA GRAVITASI
2. GAYA NORMAL
3. GAYA GESEKAN

2
GAYA GRAVITASI (BERAT)
+ Gaya gravitasi adalah gaya tarik –
menarik diantara dua buah benda
bermassa

+ Berat adalah gaya gravitasi bumi


yang bekerja pada suatu benda

w = berat benda (newton)


𝒘 = mg m = massa benda (kg)
g = gravitasi (m/𝑠 2 )

3
GAYA NORMAL
+ Gaya normal adalah gaya yang bekerja
pada bidang sentuh antara dua benda
yang bersentuhan secara fisik dengan
arah tegak lurus bidang sentuh.

4
GAYA GESEKAN
+ Gaya gesekan adalah gaya yang terjadi pada
bidang sentuh dari dua benda yang bersentukan
secara fisik dengan arah sejajar bidang sentuh
dan berlawanan dengan arah gerak salah satu
benda relatif terhadap benda yang lain

𝒇𝒔 = 𝝁 𝒔 𝑵 𝒇𝒌 = 𝝁 𝒌 𝑵 𝒇𝒔 = besar gaya gesekan statis (N)


𝝁𝒔 = koefisien gesekan statis
𝒇𝒌 = besar gaya gesekan kinetis (N)
𝝁𝒌 = koefisien gesekan kinetis

5
Pengertian teori kinetik gas

Teori Kinetik Gas : Teori yang menggunakan tinjauan tentang


gerak dan energi partikel-partikel gas untuk menyelidiki sifat-
sifat gas secara keseluruhan sebagai hasil rata-rata kelakuan
partikel-partikel gas

6
Hukum – Hukum yang Mendasari
persamaan keadaan gas ideal

Jacques Joseph Gay


Robert Boyle
Charles Lussac
(1627-1691)
(1746-1823) (1778 –1850)
Inggris
Perancis Perancis

7
HUKUM BOYLE 1 Hukum Boyle menyatakan bahwa jika


suhu gas yang berada dalam bejana
tertutup dipertahankan konstan,
maka tekanan gas berbanding terbalik
dengan volumenya

𝑷𝑽= 𝒌𝒐𝒏𝒔𝒕𝒂𝒏 atau 𝑷𝟏 𝑽𝟏 = 𝑷𝟐 𝑽𝟐

8
HUKUM GAY- 2 Hukum Gay-Lussac menyatakan


bahwa jika volume gas yang berada
LUSSAC dalam bejana tertutup dipertahankan
konstan, maka tekanan gas sebanding
dengan suhu mutlaknya.
𝑷
= 𝒌𝒐𝒏𝒔𝒕𝒂𝒏 atau Volume
𝑻
𝑷𝟏 𝑷𝟏 Konstan
= (ISOKHORIK)
𝑻𝟏 𝑻𝟏

9
HUKUM CHARLES 3 Hukum Charles menyatakan bahwa


jika tekanan gas yang berada dalam
bejana tertutup dipertahankan
konstan, maka volume gas sebanding
𝑽 dengan suhu mutlaknya
= 𝒌𝒐𝒏𝒔𝒕𝒂𝒏 atau
𝑻
𝑽𝟏 𝑽𝟏 Tekanan
= Konstan
𝑻𝟏 𝑻𝟏 (ISOBARIK)

10
Persamaan Keadaan Gas Ideal
 Konsep Dasar Mol  Hubungan persamaan Hukum
Boyle, Hukum Charles, dan
𝒎 𝑵 Hukum Gay Lussac
𝒏= 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒏 =
𝑴 𝑵𝑨
𝑷𝑽 𝑷 𝟏 𝑽𝟏 𝑷 𝟐 𝑽𝟐
= 𝒌𝒐𝒏𝒔𝒕𝒂𝒏 =
𝑻 𝑻𝟏 𝑻𝟐
Dimana :
n = jumlah mol zat (gas)
m = massa total zat (gas) kg  Persamaan gas ideal juga
M = massa molekul zat (gas) kg/mol dapat dinyatakan dalam
N = jumlah molekul zat (gas) persamaan
𝑁𝐴 = bilangan Avogargo = 6,02 x 1023

R = tetapan gas (8,314 J/mol K = 0,082 L atm /mol K) 𝑷𝑽 = 𝑵𝒌𝑻 𝑑𝑎𝑛 𝑷𝑽 = 𝒏𝑹𝑻
k = tetapan Boltzmann (1,38 x 10−23 𝐽/𝐾)
P = tekanan gas (N/𝑚2 atau Pa

11
Vektor satuan
Vektor satuan adalah suatu vektor yang memiliki panjang atau besar sama dengan
satu. Misalkan vektor a suatu vektor satuan maka a sama dengan satu, sedangkan 2a
sama dengan dua.

Y Vektor satuan ke arah


sumbu X dituliskan
𝑗Ƹ

X
𝑖Ƹ

12
Contoh Soal
Sebuah ban mobil baru diisi menunjukkan tekanan 301 kPa dan suhu 20°𝐶. Setelah
menempuh perjalanan 100 km, suhu meningkat menjadi 40 °𝐶. Berapakah tekanan
udara dalam ban setelah perjalanan tersebut? (anggap volume udara dalam ban tetap

100

13
Contoh Soal
Sebanyak 0,2 mol gas ideal berada dalam wadah yang volumenya 10 L dan tekanannya 1 atm.
a. Berapakah suhu gas tersebut?
b. Berapakah volumnya gas jika suhu menjadi setengahnya dan tekanannya dilipatduakan ?

100

14