Anda di halaman 1dari 30

KAJIAN SITUASI MANKEP DI P II

 KAJIAN SITUASI DI RS
 Visi Rumah Sakit
“Menjadi Perusahaan Terbaik Dalam Industri Kesehatan
Nasional Dengan Layanan Profesional Kelas Dunia”

 Misi Rumah Sakit


“Menjalankan Usaha Layanan Kesehatan Berkualitas,
Berorientasi Pada Sinerji Sumber Daya Dan Teknologi Terkini
Serta Pertumbuhan Perusahaan Yang Berkelanjutan”

 Moto Rumah Sakit


“Ramah, Peduli, Dan Bersahabat”
 KAJIAN SITUASI DI RUANG PII
 Karakteristik Unit
 Visi Ruang
“Tidak Ada”

 Misi Ruang
“Tidak Ada”
Metode Pemberian Asuhan Keperawatan yang
diterapkan diruangan

“Metode TIM”
Kapasitas Unit Ruang

 Ruang Bangau I : 6 Bed


 Ruang Bangau II : 6 Bed
 Ruang Pipit II : 5 Bed
 Ruang Rajawali 3 : 2 Bed
 Ruang Rajawali 4 : 3 Bed
 Ruang Merpati 1 : 1 Bed
 Ruang Merpati 2 : 3 Bed
 Ruang Merpati 3 : 3 Bed
 Ruang Perinatal : 4 Bed
 Ruang VK : 1 Bed
 Ruang GYN : 1 Bed

 Jumlah Bed : 36 Bed


KARAKTERISTIK PERAWAT P II
ANALISIS KETERGANTUNGAN
KLIEN
PERHITUNGAN KEBUTUHAN
TENAGA PERAWAT
 PERHITUNGAN METODE GILLIES DI RUANG
PERAWATAN II :

Jumlah Jam Keperawatan Langsung


 Ketergantungan Minimal : 1 orang x 1 jam = 1 jam
 Ketergantungan Parsial : 15 orang x 3 jam = 45 jam
 Ketergantungan Total : 7 orang x 6 jam = 42 jam
Jumlah jam = 1 jam + 45 jam + 42 jam = 88 jam

Jumlah Keperawatan Tidak Langsung


23 orang klien x 1 jam = 23 jam

Pendidikan Kesehatan = 23 orang klien x 0,25 = 5,75 jam


 Sehingga jumlah total jam keperawatan per klien per hari :
88 jam + 23 jam + 5,75 jam = 5,07 (5 jam)
23 orang
 Jumlah tenaga yang dibutuhkan :
5,07 x 23 x 365 = 42.562,65 = 18,22 (18 orang)
(365 – 73) x 8 2.336

 Untuk cadangan = 20% menjadi 18 x 20% = 3,6 (4 orang)

 Jadi jumlah tenaga yang dibutuhkan secara keseluruhan : 18


+ 4 = 22 orang/hari

 Perbandingan professional berbanding dengan vocasional :


55% : 45% = 12 : 10
KAJIAN INDIKATOR MUTU RUANG
 PERHITUNGAN INDIKATOR MUTU LAYANAN
PERAWATAN II

Keterangan :
 Jumlah hari perawatan dalam 1 bulan Oktober 2018 =
769 hari
 Jumlah bed perawatan II = 36 Bed
 Jumlah dalam satu periode = 30
 Jumlah pasien keluar dalam 1 bulan Oktober 2018 = 195
orang
 BOR = 769 / (36 x 30) X 100% = 769 / 1.080 X 100% = 7.900 /
1.080 = 71,2%
 (Nilai BOR ideal menurut Depkes RI, 2005)

 AVLOS = 769 / 195 = 3,9 (4 hari)


 (Nilai AVLOS masih dibawah ideal menurut Depkes
RI,2005)

 TOI
 TOI = (36 x 30) – 769 / 195 = 1.080 – 769 / 195 = 311 / 195 =
1,59 = 2 hari
 (Nilai TOI Ideal menurut Depkes RI, 2005)
 BTO
 BTO = 195 / 36 = 5,4 = 5 kali dalam 1 bulan
 Jika dijadikan dalam 1 tahun, maka : 5 x 12 bulan = 60x
/ tahun
 (Nilai BTO dalam 1 tahun melebihi nilai
pemakaian ideal menurut Depkes RI, 2005)

 GDR
 Tidak ada pasien mati dalam 1 bulan oktober 2018
HASIL KUISIONER
Interpretasi:
“ Berdasarkan hasil data kuisioner di perawatan II bahwa nilai gaya
kepemimpinan kepala ruangan partisipatif tinggi sebanyak 15 orang
atau 94%, sedangkan gaya kepemimpinan kepala ruangan
partisipatif rendah sebanyak 1 orang atau 6%”
Interprestasi:
“ Berdasarkan hasil data kuisioner di perawatan II
bahwa nilai kinerja perawat baik sebanyak 20 orang
atau 87%, sedangkan kinerja perawat kurang baik
sebanyak 3 orang atau 13%”
 KETERANGAN :
 MAGNITUDE (MG) : Sering terjadinya masalah tersebut
 SAVERITY (SV) : Besarnya kerugian yang ditimbulkan dari
masalah tersebut jika tidak diatasi
 MANAGE ABILITY (MA) : Seberapa besar masalah tersebut
berfokus pada keperawatan
 NURSING CONSENT (NS) : Seberapa besar masalah tersebut
melibatkan pertimbangan dan perhatian keperawatan
 AFFORD ABILITY : Ketersediaan SDM untukmengatasi masalah
terebut

 SKOR PENILAIAN :
 : Sangat lemah
 : Lemah
 : Sedang
 : Kuat
 : Sangat kuat
Perencanaan Berupa rencana strategis dan
operasional (Planning of Action)