Anda di halaman 1dari 14

ARSITEKTUR PAPUA

Anggit Wian Widiargo


150116258
Sejarah
Kampung Enggros, adalah kampung unik yang terletak di tengah lautan. Konon, penduduk asli
Suku Tobati- Jayapura tidak berasal dari kota Jayapura yang kita ketahui sekarang. Ini berarti ada wilayah
Enggros lain di luar Jayapura yang menjadi tempat asal leluhur penduduk Jayapura masa kini. Cerita ini
bukanlah isapan jempol semata, tempat itu ada dan berada tidak jauh dari pusat kota
Jayapura. Dengan waktu tempuh sekitar 20 menit menggunakan kendaraan bermotor menuju
arah kota Abepura, terdapat sebuah teluk dengan pulau di tengahnya menjadi saksi asal usul
nenek moyang penduduk asli Jayapura. Teluk ini adalah Teluk Youtefa dan pulau itu bernama
Pulau Debi. Sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/menelusuri-
asal-usul-penduduk-jayapura-di-kampung-enggros-dan-pulau-debi
Menurut mitologi suku Dani berasal dari keuturunan sepasang suami istri
Suku Dani yang menghuni suatu danau di sekitar kampung Maina di Lembah Baliem
Selatan. Mereka mempunyai anak bernama Woita dan Waro. Orang Dani
dilarang menikah dengan kerabat suku Moety sehingga perkawinannya
berprinsip eksogami Moety (perkawinan Moety / dengan orang di luar
Moety).
Sumber : http://dunia-kesenian.blogspot.co.id/2015/08/mengenal-suku-
dani-dari-sejarah-dan.html

Suku Lani menempati Kabupaten Tolikara yang merupakan kabupaten baru hasil
Suku Lani pemekaran dari Kabupaten Jayawijaya. Kabupaten Tolikara menempati bagian
barat Lembah Baliem. Wilayah Kabupaten Tolikara terdiri atas daerah berbukit-
bukit, jurang terjal, gunung tinggi hingga 2.500 meter di atas permukaan laut.
Sumber : http://suku-dunia.blogspot.co.id/2014/08/sejarah-suku-lani-di-
papua.html
Suku Tobati- Suku Asmat sebagian menganut agama Kristen, sebelum masuknya
agama Kristen sistem kepercayaan masih sangat kental, pemujaan
Religi
Enggros terhadap roh-roh dan setan dipercaya menjadi kekuatan.

Sumber : Angga Setyo Apriyono, dkk (2015) KEBUDAYAAN SUKU ASMAT

Suku Dani di Kurulu telah menganut agama Katholik, kepercayaan


Suku Dani tradisional terhadap keberadaan mahkluk halus dan kekuatan gaib masih
tetap kuat demikian pemujaan bagi mereka

Sumber : Meutia F. Swasono, dkk (----) Masyarakat Dani di Irian Jaya : Adat-
istiadat dan Kesehatan

Sebagian besar masyarakat suku Lani beragama Kristen Protestan, ada


Suku Lani
kaitan antara manusia dan alam.
Sumber : Lili Sumantri, S.Pd. M.Si (2008) MENGENAL SUKU BANGSA DI
PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Suku Tobati-
Suku bangsa Asmat, dalam sistem kekerabatan
mengenal 3 (tiga) bentuk keluarga, yaitu : Keluarga KEBUDA
Enggros Inti Monogamy dan Kandung Poligami, Keluarga Luas
Uxorilokal (keluarga yang telah menikah berdiam
di rumah keluarga dari pihak istri), Keluarga
YAAN
Ovunkulokal (keluarga yang sudah menikah
berdiam di rumah keluarga istri pihak ibu).
(Depdukbud, 1990: 13)

Upacara kelahiran bayi menurut Puji Setriya, upacara ini adalah acara
pemotongan tali pusar dengan menggunakan sembilu, alat yang
terbuat dari bambu yang dilanjarkan. Selanjutnya sang bayi akan di beri
asi sampai sang bayi berusia 2-3 tahun (Puji Setriya, 2012)

Dalam upacara kematian, kepercayaan mereka mengharuskan


pembalasan dendam untuk korban yang sudah meninggal kepada roh
leluhur, kepada siapa mereka membaktikan diri, direpresentasikan dalam
ukiran kayu spektakuler di kano, tameng atau tiang kayu yang berukir
figur manusia. (Bambang Suwondo, (1982: 78).

Sumber : Angga Setyo Apriyono, dkk (2015) KEBUDAYAAN SUKU ASMAT


Suku Dani Suku Dani terdiri dari sejumlah Klan,
KEBUDA
pertentangan antar klan sering terjadi dengan
berbagai alasan, diantaranya konflik tanah dan YAAN
perebutan wanita. Dimasa lalu penyelesaian
masalah melalui perang

Tugas laki-laki saat diladang adalah membuat parit dan pagar disekitar
ladang, dikarenakan untuk masalah keamanan dari babi hutan dan hama
tani lainnya, selesai bekerja kaum pria dapat beristirahat sepanjang waktu
tanpa bekerja hingga saatnya memerlukan perbaikan. Sebaliknya untuk
kaum perempuan harus bekerja diladang untuk memenuhi kebutuhan
hidup.

Dalam upacara kematian, adalah peristiwa menyedihkan, pemberian


makan kepada kerabat adalah rangkaian dalam upacara adat tersebut.
Jenazah tidak dikubur melainkan di bakar, dalam upacara pembakaran
jenazah (warekma)

Sumber : Meutia F. Swasono, dkk (----) Masyarakat Dani di Irian Jaya : Adat-
istiadat dan Kesehatan
Suku Lani
Kepercayaan mereka mengharuskan pembalasan
dendam untuk korban yang sudah meninggal
KEBUDA
kepada roh leluhur, kepada siapa mereka
membaktikan diri, direpresentasikan dalam ukiran YAAN
kayu spektakuler di kano, tameng atau tiang kayu
yang berukir figur manusia. (Bambang Suwondo,
1982: 78).

Sistem pernikahan harus menggunakan maskawin dengan wan (babi)


minimal 5, satu untuk gereja dan 4 untuk perempuan . Pada masyarakat
Lani ada yang beristri 10-15 orang. Sesama marga tidak boleh menikah.

Mata pencaharian suku Lani adalah bertani, tanaman yang ditanam adalah
ubi. Perempuan yang kerja diladang, laki-laki membuat pagar. Berkebun
betatas, buah merah, jeruk, nanas, alpukat, pisang dan berburu

Sumber : Lili Sumantri, S.Pd. M.Si (2008) MENGENAL SUKU BANGSA DI


PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA
Atap suku Dani dan Lani

Gambar Deskripsi

Rumah Honai
Manfaat dan bentuk rumah honai
menjadi bulat adalah untuk
meredam tiupan angin kencang
mengingat lokasi pemukiman
penduduk papua berada di wilayah
pegunungan, selain itu bentuk bulat
juga melambangkan nilai persatuan
dan loyalitas pada suku

Sumber : Sumber :
https://arsitektour.wordpress.com http://www.bimbingan.org/filosofi-
rumah-honai.htm
Atap suku Tobati-Enggros

Gambar Filosofis

Rumah adat Kariwari


Bangunan ini berbentuk limas segi
delapan dengan atap kerucut, kuat
menahan angin kencang dari 8
penjuru arah yang berhembus ke
bangunan. Sedangkan bentuk
atapnya yang kerucut ke atas lebih
mengarah kepada kepercayaan
masyarakat dalam mendekatkan diri
dengan roh para leluhur.
Sumber :
http://specialpengetahuan.blogspot.co.i
Sumber : d/2015/03/rumah-adat-papua.html
https://arsitektour.wordpress.com
Material suku Dani dan Lani

Gambar Filosofis

Rumah Honai
Atap rumah honai dibuat dari
ilalang maupun jerami, yang
tujuannya supaya permukaan
dinding tidak terkena air hujan.
Dinding rumah honai dari kayu
dengan tiang penyangga berupa
besi

Sumber : http://2.bp.blogspot.com/-
Sumber :
20IQX4I0_w4/UKeWkLSKdGI/AAAAAAAAA90/nDRYcGtu2A
http://www.bimbingan.org/filosofi-
U/s1600/nguoi+Yali+truoc+can+nha+Honai+truyen+thong.
JPG rumah-honai.htm
Material suku Tobati-Enggros

Gambar Filosofis

Rumah adat Kariwari


Material yang digunakan adalah kulit
kayu untuk lantai, bambu air yang
dibelah dan dicacah-cacah untuk
dinding, dan daun sagu untuk atap.
Yang unik, struktur bangunan di dalam
rumah menggunakan 8 buah kayu utuh
di mana kedelapannya dihubungkan
sebuah tali ke pusat bangunan dan
diikatkan ke sebuah batang kayu utuh
pula. Kayu yang digunakan adalah kayu
besi.
Sumber :
http://specialpengetahuan.blogspot.co.i
Sumber : d/2015/03/rumah-adat-papua.html
https://arsitektour.wordpress.com
Tata Ruang suku Dani dan Lani

Gambar Deskripsi

Rumah Honai
Lantai atas
Tempat bersantai dan
mengobrol di sisi perapian
Lantai bawah
Tempat menyimpan barang
berharga dan istirahat atau
tidur

Sumber :
Sumber : https://kayanblog.files.wordpress.com/
https://kayanblog.files.wordpress.com/2015/05/111.jpg 2015/05/111.jpg
Tata ruang suku Tobati-Enggros

Gambar Filosofis

Rumah adat Kariwari


Lantai 1 digunakan sebagai tempat
belajar para lelaki.
Lantai 2 dipergunakan sebagai kamar
tidur dan pertemuan para pemimpin
serta ketua suku.
Lantai 3 adalah ruang meditasi yang
fungsinya mengembalikan semangat,
daya tahan, menstabilkan emosi, dan
berdoa.

Sumber :
https://arsitektour.wordpress.com/2014/12/03/m
Sumber : engenal-arsitektur-papua-melalui-3-wajah-nya/

https://arsitektour.wordpress.com
Struktur suku Dani dan Lani

Gambar Deskripsi

Rumah Honai
Rangka atap rumah honai dibuat
dari batang-batang kayu
berukuran kecil sebagai usuk
atap.
Dinding rumah honai dari kayu
dengan tiang penyangga berupa
kulit kayu atau kayu itu sendiri

Sumber : https://2.bp.blogspot.com/-
Sumber :
tiBUV6KoYlo/WACHHOt2zHI/AAAAAAAABs8/9hYM8Dyrwg
http://www.bimbingan.org/filosofi-
EUyh5QctguQu6rF4ftBcNMgCLcB/s640/rumah%2Badat
%2BPapua%2BHonai.JPG rumah-honai.htm
Struktur suku Tobati-Enggros

Gambar Filosofis

Rumah adat Kariwari


Struktur yang digunakan adalah kulit
kayu untuk lantai, bambu air yang
dibelah dan dicacah-cacah untuk
dinding, dan daun sagu untuk atap.
Yang unik, struktur bangunan di dalam
rumah menggunakan 8 buah kayu utuh
di mana kedelapannya dihubungkan
sebuah tali ke pusat bangunan dan
diikatkan ke sebuah batang kayu utuh
pula. Kayu yang digunakan adalah kayu
besi.
Sumber :
http://specialpengetahuan.blogspot.co.i
Sumber :
d/2015/03/rumah-adat-papua.html
https://www.wkc.co.id/images/Gambar
Project/MA1_549%20x%20296px.jpg