Anda di halaman 1dari 44

1

PEDOMAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI
Oleh :
Ns. Achirman,SKep.,MKep
(Anggota Departemen DPP PPNI)
PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


2

BIDANG & DEPARTEMEN PELAYANAN


• Ketua Bidang Pelayanan : Dr. Ati Surya Mediawati,SKp.,MKep.,Sp.Mat
• Ketua Departemen Pelayanan : Dr. Etty Rekawati,SKp.,MKM
• Anggota Departemen Pelayanan :
1. Ns. Desrinah Harahap,Mkep.,Sp.Kep.Mat
2. Ns. Yuni Astuti,SKep.,MKep
3. Ns. Achirman,SKep.,MKep
4. Dr. Atik Atikoh,Mkep,Sp.Mat
5. Ns.Abdul Jalal,SKep

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


3

Ns. Achirman, S.Kep.,SKM.,M.Kep


Phone : 08161135255
Email : achirman72@yahoo.com
•NIRA : 3171-0039-639
•Anggota Bidang Pelayanan DPP-PPNI (2015-sekarang)
•Bidang Layanan HIPERCCI PUSAT, 2012- sekarang
•Bidang Diklat PPNI DPD 2 JAKARTA SELATAN,
2013-sekarang
•Ka. Unit Rawat Inap Khusus RSPP 2016- sekarang
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
4

LINGKUP BAHASAN

Latar Belakang dan Landasan Hukum PKM

Ketentuan Praktik Keperawatan Mandiri

Penyelenggaraan Praktik Keperawatan Mandiri

Monitoring dan Evaluasi PKM

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


LATAR BELAKANG 5

• Tujuan Pembangunan Kesehatan Indonesia : Meningkatkan


kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi
setiap orang agar dapat terwujud derajat kesehatan masyarakat
yang optimal
• Penyelenggaraan pelayanan kesehatan melalui Praktik
Keperawatan di tempat lainnya, berdasarkan kebutuhan,
menggunakan Proses Keperawatan secara komprehensif pada
aspek bio-psiko-sosial-budaya secara mandiri dan kolaboratif.
• Bertujuan memandirikan klien untuk memenuhi self care sesuai
lingkup wewenang dan tanggung jawab professional.

Membutuhkan panduan atau petunjuk penyelenggaraan


Praktik Keperawatan Mandiri
6

TUJUAN PEDOMAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Tersedianya pedoman untuk penyelenggaraan Praktik Keperawatan


Mandiri, dengan memberikan arah dan acuan dalam :

Ketentuan Monitoring dan


Penyelenggaraan
Evaluasi Praktik
Praktik Keperawatan Praktik Keperawatan Keperawatan
Mandiri Mandiri
Mandiri

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


7
LANDASAN HUKUM
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Undang-Undang RI No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan


Sosial Nasional

Undang Undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan


Undang Undang RI No. 24 Tahun 2011 tentang Badan
Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan

Undang Undang RI No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah

Undang Undang RI No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan


Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
8
LANDASAN HUKUM
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI,….

Permenkes RI No. 741/Menkes/Per/VII/2008 tentang Standar


Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota
Permenkes RI No. HK. 02.02/Menkes/148/2010 tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktik Perawat, Permenkes RI No. 17 Tahun 2013
Permenkes RI No. 1 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan
Kesehatan Perseorangan
Permenkes RI No. 46 Tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga
Kesehatan
Kepmenkes RI No. 908/Menkes/SK/VII/2010 tentang Penyelenggaraan
Pelayanan Keperawatan Keluarga
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
9

KETENTUAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Praktik
Perawat Keperawatan
Keperawatan
• Lulus Pendidikan • Kegiatan • Pelayanan yang
tinggi keperawatan pemberian asuhan diselenggarakan
baik di dalam dan keperawatan oleh Perawat
luar negeri individu, keluarga dalam bentuk
• Diakui oleh atau masyarakat, Asuhan
pemerintah sesuai baik dalam Keperawatan
ketentuan UU. keadaan sakit
maupun sehat.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


10

KETENTUAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI,….

Registrasi dan Re-


Asuhan Keperawatan Izin Praktik Perawat
Registrasi
• Rangkaian interaksi • Registrasi: Pencatatan • Bukti tertulis dari
Perawat-Klien dan resmi terhadap Pemerintah Daerah
lingkungannya untuk Perawat yg telah Kabupaten/Kota
mencapai tujuan memiliki Sertifikat kepada Perawat utk
pemenuhan Kompetensi/Profesi, berwenang
kebutuhan dan mempunyai kualifikasi menjalankan praktik
kemandirian klien diakui secara hukum. keperawatan, dalam
dalam merawat • Pencatatan ulang saat bentuk SIPP.
dirinya. masa berlaku STR
habis.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


11

PENYELENGGARAAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


12

PENYELENGGARAAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI,….

Pengertian
Praktik Keperawatan Mandiri :
Praktik perawat perorangan atau berkelompok di tempat praktik mandiri di
luar fasilitas pelayanan kesehatan.
Praktik keperawatan diberikan dalam bentuk asuhan keperawatan yang
bertujuan memandirikan klien yang membutuhkan bantuan karena
ketidaktahuan, ketidakmampuan dan ketidakmauan memenuhi kebutuhan
dasar dan merawat dirinya.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


13

ASAS
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

1. Perikemanusiaan (perlindungan & penghormatan hak asasi manusia)


2. Nilai ilmiah (Berasarkan Iptek dari pendidikan tinggi/ PKB)
3. Etika dan Profesionalitas (memiliki etika & profesional)
4. Manfaat (memberikan manfaat utk pertahankan & meningkatkan
derajat Kes masy)
5. Keadilan (merata, terjangkau & tidak diskriminatif)
6. Perlindungan Kesehatan (memberikan perlindungan dan kepastian
hukum kepada pemberi & penerima pelayanan kes)
7. Keselamatan Klien (mengutamakan keselamtan dan kesehatan klien)
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
14

PERSYARATAN REGISTRASI
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

1. Memiliki ijazah pendidikan tinggi keperawatan


2. Memiliki sertifikat kompetensi atau sertifikat profesi
3. Memiliki surat keterangan sehat fisik dan mental
4. Memiliki surat pernyataan telah mengucapkan sumpah/janji
perawat
5. Membuat pernyataan mematuhi dan melaksanakan ketentuan
etika profesi.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


15

PERSYARATAN RE-REGISTRASI
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

1. Memiliki STR
2. Memiliki Sertifikat Kompetensi atau Sertifikat Profesi
3. Memiliki surat keterangan sehat fisik dan mental
4. Membuat pernyataan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika
profesi
5. Telah mengabdikan diri sebagai tenaga profesi atau vokasi di
bidangnya
6. Memenuhi kecukupan dalam kegiatan Pelayanan, Pendidikan,
Pelatihan dan/atau Kegiatan Ilmiah lainnya
7. Rekomendasi Organisasi Profesi (Pedoman MTKI).
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
16

PERSYARATAN IZIN PRAKTIK PERAWAT

Berupa Persyaratan mendapatkan SIPP Praktik Keperawatan Mandiri :


1. Salinan STR yang masih berlaku
2. Rekomendasi dari Organisasi Profesi (PPNI).
3. Surat pernyataan memiliki tempat praktik.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


ALUR PROSEDUR PERIZINAN BARU
PRAKTIK MANDIRI PERAWAT

Mengajukan Mengajukan
Mendaftar sebagai permohonan
permohonan Surat
anggota PPNI mendapatkan SIPP
Rekomendasi dari
dan/atau memilki DPD PPNI ke Dinas Kesehatan
NIRA Aktif Kab/Kota Kab/Kota

SIPP Peninjauan/Supervisi
Dinas Kesehatan
berlaku Kab/Kota dan PPNI
18

REKOMENDASI PPNI UNTUK PENERBITAN


SIPP PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI
1. Telah menjadi anggota PPNI
2. Telah melunasi iuran anggota sesuai dengan Peraturan
Organisasi
3. Tidak mendapatkan sanksi pelanggaran Kode Etik
Keperawatan kategori berat.
4. Telah mempunyai sertifikat Kegawatdaruratan (BTCLS,
Emergency Nursing) yang diakui PPNI
5. Telah mempunyai fasilitas praktik mandiri sesuai dengan
pedoman standar yang berlaku.
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
19

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


MENGAJUKAN REKOMENDASI
DARI PPNI KAB/KOTA

• Surat permohonan utk mendapatkan rekomendasi PPNI Kab/Kota


• KTA dengan NIRA yang aktif.
• Proposal Pendirian Praktik Keperawatan Mandiri
• Salinan STR yang masih berlaku dan dilegalisir;
• Fotokopi legalisir ijazah pendidikan tinggi perawat terakhir; dan
• Sertifikat pelatihan perawat terkait dengan praktik keperawatan
(kekhususan)
MENGAJUKAN PERMOHONAN MENDAPATKAN SIPP
KE DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

• Surat Permohonan Pengajuan SIPP kepada Dinas Kes Kab/Kota;


• Fotokopi Ijazah pendidikan kep terakhir, terlegalisir (1 lembar);
• Fotokopi STR yang masih berlaku, terlegalisir (1 lembar);
• Surat Ket Sehat dari Dokter yang memiliki Surat Izin Praktek (SIP);
• Surat pernyataan/keterangan memiliki/ ada tempat praktik;
• Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 warna (3 lembar);
• Surat Rekomendasi Praktik Mandiri Perawat dari PPNI
Kabupaten/Kota;
• Biaya administrasi (ketentuan kab/kota)
22

WEWENANG
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

1. Melakukan pengkajian keperawatan secara holistik


2. Menetapkan diagnosa keperawatan sesuai dengan SDKI
3. Merencanakan tindakan keperawatan
4. Melaksanakan tindakan keperawatan
5. Mengevaluasi tindakan keperawatan
6. Melakukan rujukan;…
7. Memberikan tindakan pada keadaan kegawatdaruratan;…
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
WEWENANG 23

PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI,…

8. Melakukan penatalaksanaan kepe komplementer & alternatif


9. Melakukan penatalaksanaan pemberian obat;…
10. Pelaksanaan tindakan medis atas pelimpahan wewenang
secara tertulis.
11. Melakukan tindakan medis sesuai dengan kompetensinya
atas pelimpahan wewenang delegatif tenaga medis
12. Melakukan tindakan medis di bawah pengawasan atas
pelimpahan wewenang mandat tenaga medis.
13. Melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan program
pemerintah.
HAK
24
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI
1. Memperoleh perlindungan hukum, sepanjang sesuai standar
pelayanan, profesi, SOP dan ketentuan UU.
2. Memperoleh informasi yang benar, jelas dan jujur dari klien
dan/atau keluarganya.
3. Menerima imbalan jasa atas pelayanan keperawatan yang
telah diberikan.
4. Menolak keinginan klien atau pihak lain yang bertentangan
dengan kode etik, standar pelayanan dan profesi, SOP atau
ketentuan UU.
5. Mengelola penyelenggaraan dan fasilitas Praktik
Keperawatan Mandiri sesuai dengan level kompetensi
masing-masing.
KEWAJIBAN 25

PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI


1. Melengkapi sarana dan prasarana pelayanan keperawatan sesuai
dengan standar pelayanan keperawatan dan ketentuan UU
2. Memberikan pelayanan keperawatan sesuai dengan kode etik, standar
pelayanan keperawatan, standar profesi, standar prosedur operasional
dan ketentuan UU.
3. Merujuk klien yang tidak dapat ditangani kepada perawat atau tenaga
kesehatan lain sesuai dengan lingkup dan tingkat kompetensinya.
4. Mendokumentasikan asuhan keperawatan sesuai dengan standar.
5. Memberikan informasi yang lengkap, jujur, benar, jelas dan mudah
dimengerti mengenai tindakan keperawatan kepada klien dan /atau
keluarga sesuai dengan batas kewenangannya.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


26

KEWAJIBAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI,…

6. Melaksanakan tindakan pelimpahan wewenang dari tenaga


kesehatan lain yang sesuai dengan kompetensi perawat.
7. Melaksanakan penugasan khusus yang ditetapkan oleh
pemerintah.
8. Harus memasang papan nama Praktik Keperawatan Mandiri.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


27

PRINSIP
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Didasarkan pada kode etik,


Sesuai dengan standar pelayanan, standar
kompetensi yang dimiliki profesi dan standar prosedur
operasional

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


28

TINGKATAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Praktik
• Praktik dilaksanakan oleh Perawat
Keperawatan
dengan kemampuan atau kompetensi
Mandiri
Perawat Generalis
Generalis
Praktik • Praktik dilaksanakan oleh Perawat
Keperawatan dengan kemampuan atau kompetensi
Mandiri Perawat Spesialis pada bidang Ilmu
Spesialis Keperawatan

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


29

PERAWAT YANG DAPAT


BER-PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

• Mulai dari Lulusan program D III


Perawat
Keperawatan, pengalaman
Vokasi
praktik min, 2 (dua) tahun
• Lulusan Pendidikan Ners,
Perawat pengalaman min. 2 (dua) tahun;
Profesi dan Lulusan Pendidikan Profesi
Ners Spesialis.
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
30

TEMPAT
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

1. Di tempat Praktik Mandiri


2. Di tempat lain sesuai dengan klien sasaran: rumah klien
(home care), rumah jompo, panti asuhan, panti sosial, sekolah
dan perusahaan.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


JENIS 31

PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

• Oleh seorang perawat, baik vokasi dan profesi


Praktik • Dapat melakukan pelayanan praktik
Perorangan keperawatan mandiri generalis atau spesialis
• Pengelolaan dilakukan secara individu
• Oleh 2 (dua) orang perawat atau lebih dalam
satu tempat dan lingkup pelayanan
• Dapat terdiri dari beberapa perawat dengan
Praktik kualifikasi dan lingkup yang berbeda, atau
Berkelompok beberapa perawat generalis yang dipimpin oleh
ners atau ners spesialis.
• Membutuhkan manajemen terorganisir sesuai
dengan lingkup pelayanan

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


LINGKUP 32
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI
• Asuhan keperawatan untuk klien individu, keluarga dan masyarakat
• Menyelesaikan masalah kesehatan sederhana sampai kompleks, baik
sehat maupun sakit sepanjang rentang kehidupan manusia
• Pelayanan keperawatan dilandasi aspek etik legal dan peka budaya
untuk memenuhi kebutuhan klien.
• Kegiatan berupa: tindakan keperawatan, pengambilan keputusan klinik
melalui analisis kritis serta menunjukkan perilaku caring.
• Tindakan keperawatan dilakukan secara mandiri atau kolaborasi oleh
tim keperawatan (Perawat ahli madya, Ners dan Ners Spesialis), atau
tim kesehatan lainnya.
• Dilakukan sesuai dengan batasan kewenangan dan kompetensi
masing-masing jenis perawat. (Lampiran 9).
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
MEKANISME 33
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI
Memulai praktik dengan melakukan
kontrak terapaeutik dengan klien.

Melakukan asuhan keperawatan sesuai


dengan keahlian dan kewenangan.

Apabila membutuhkan tindakan medis/


kesehatan lainnya, lakukan kolaborasi.

Merujuk klien kepada perawat dengan


kompetensi lebih tinggi atau kepada tenaga
kes lain/fasilitas kesehatan yang sesuai.
Dapat melakukan tindakan gawat darurat
sesuai dengan kompetensi, dan
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
ketentuan yang berlaku.
MEKANISME RUJUKAN 34

PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI


• Ke pelayanan kesehatan yang berbeda
tingkatan
Rujukan • Berjenjang sesuai dengan kebutuhan,
Vertikal spesialistik, fasilitas, peralatan, dan
ketenagaan

• Dilakukan oleh perawat antar perawat atau


faskes dalam satu tingkatan.
Rujukan • Dilakukan apabila tidak dapat memberikan
Horisontal pelayanan kesehatan sesuai dnegan
kewenangan dan kompetensi, yaitu dari
generalis ke spesialis.
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
35

MEKANISME RUJUKAN
PRAKTIK
KEPERAWATAN
MANDIRI

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


36

TARIF PELAYANAN
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Besaran tarif berdasarkan kebijakan dan komponen yang diperhitungkan


secara layak dan wajar, mempertimbangkan daya beli masyarakat,
asas keadilan dan kepatutan serta kompetisi yang sehat.

Tarif Jasa Sarana Tarif Jasa Pelayanan


• Imbalan yang diterima atas • Imbalan yang diterima atas jasa yang
pemakaian akomodasi, media diberikan kepada klien dalam asuhan
komunikasi, bahan/alat kesehatan keperawatan, berupa jasa
dan non kesehatan, bahan/alat habis pemeriksaan, konsultasi/konseling,
pakai, obat-obatan yang digunakan visit, tindakan keperawatan mandiri
dalam pelayanan kesehatan dengan tindakan pendelegasian/mandat.
mempertimbangkan biaya investasi.

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


MONITORING DAN EVALUASI 37
PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI
• Bagi praktik perorangan dan berkelompok
• Dilakukan oleh OP dan Pemerintah sesuai dengan fungsi dan
tugas masing-masing dan peraturan/UU yg berlaku
Ketentuan • Secara berkala sesuai dengan kebutuhan, situasi dan kondisi
tertentu.
• Berfokus pada klien sasaran, kompetensi dan standar pelayanan
sesuai dengan peraturan/UU yang berlaku.

• Penanggung jawab: Dinkes Kab/Kota dan PPNI setempat


• Melalui pertemuan atau supervisi berkala, inspeksi dan self
assessment
• Melaporkan hasil MONEV ke DPW PPNI dengan tembusan Dinkes
Kab/Kota.
• Menggunakan instrument/indikator sesuai dengan standar
Mekanisme pelayanan yang berlaku
• Sekurang-kurangnya 1(satu) tahun sekali
• Dapat memberikan tindakan administratif jika ada pelanggaran
• Berupa: teguran lisan, teguran tertulis dan rekomendasi
pencabutan SIPP.
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
38

PERSYARATAN PAPAN NAMA


PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

1. Papan atau neon box berukuran minimal


60 cm x 90 cm
2. Warna dasar putih dengan tulisan berwarna
hitam
3. Mencantumkan nama tenaga kesehatan
yang berpraktik disertai gelar yang sah*,
Nomor SIPP serta waktu praktik.
4. Mencantumkan logo PPNI pada kiri atas
papan nama.
39

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


40

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


42

LAMPIRAN-LAMPIRAN PADA
BUKU PEDOMAN PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI

Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017


43

PENUTUP
 Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri ini diharapkan dapat
membantu perawat dalam mengembangkan dan meningkatkan
asuhan keperawatan yang profesional dalam lingkup praktik
mandiri.
 Praktik Keperawatan Mandiri dapat menjadi salah satu pilihan
bagi klien individu, keluarga dan kelompok/masyarakat dalam
memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya.
 Selanjutnya diharapkan tanggung jawab dan akuntabilitas
Praktik Keperawatan Mandiri dapat terwujud dalam memberikan
asuhan keperawatan yang komprehensif demi meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat Indonesia.
Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri_DPP PPNI_2017
dppppni@gmail.com