Anda di halaman 1dari 25

Cara mempelajari sel

Teknik mempelajari sel


1. Teknik Mikroskopis
2. Teknik Biokimia
3. Teknik Biakan Sel
I. Teknik Mikroskopis
Resolving Power :
Kemampuan mata untuk membedakan 2 titik
yang terpisah pada jarak yang paling dekat.
(mata manusia sejauh 100 uM)

Sel hewan/manusia Ø 10-20 uM  alat bantu


Sediaan mikroskopis

Sel dalam jaringan dibuat statis = bentuk dan


susunan yang tidak berubah

Sel difiksasi  dimatikan, diimobilisasi dan


diawetkan

Fiksatif : 1. Alkohol
2. Formaldehid
3. Glutaraldehide
Modifikasi mikroskop cahaya
1. Mikroskop flouresensi
• Untuk melihat molekul/struktur spesifik
dalam sel.

• Molekul/bagian sel yang akan diamati


dikonjugasi dengan flourescent
2. Mikroskop fase kontras
• Untuk melihat sel dalam keadaan utuh/hidup.
• Bila sinar melewati sel/bagian sel, cahaya tsb
akan berubah fase sesuai indek refraksi sel.
3. Mikroskop lapangan gelap
• Cahaya yang melewati obyek (sel) akan
berpendar (scattered)
• Mikroskop ini dilengkapi alat yang dapat
mengarahkan sinar yang berpendar ke lensa
obyektif
• Sel kelihatan teriluminasi dengan latar
belakang yang gelap
II. Teknik Biokima
Tujuan : Mempelajari sel pada tingkat molekul untuk
memahami fungsi dan peran molekul tsb
dalam mengkonstruksi sel atau komponen sel.

Prinsip : Mengisolasi atau memisahkan molekul dari sel,


dan mengujinya berdasarkan sifat-sifat fisik,
biologi dan kimianya.
Metoda dasar (prinsip kerja) :
1. Memecah/menghancurkan sel/jaringan menjadi
bagian-bagian kecil atau fragmen sel.
2. Purifikasi/pemisahan komponen sel.
3. Menganalisis struktur dan fungsi fragmen-fragmen tsb
pada tingkat molekul
Memecah/fragmentasi sel :
Bervariasi, tergantung struktur dan karakter sel.

1. RBC  mudah sekali dihancurkan dengan larutan


hipotonus  0,075 M KCl,
aquadest.

2. Sonikasi  memberi kejutan dengan getaran 


menggunakan sonikator
Satuan getaran = Hz (hertz)

3. Enzim  lisozim menghancurkan dinding sel bakteri.


4. Deterjen :

a. nonionic detergent  mild detergent, menghancur-


kan membran, nukleus & organel tidak rusak

b. cationic detergent  melarutkan membran sel

c. Anionic detergent  merusak semua organel sel

5. Homogenizer: untuk menghancurkan jaringan yg kuat


- teflon homogenizer
- electric homogenizer
Purifikasi/Pemisahan komponen sel :
1. Sentrifugasi 
 Pemisahan komponen sel
berdasarkan perbedaan
kecepatan sedimentasi.
Beberapa teknik sentrifugasi
a. Sentrifugasi diferensial
b. Sentrifugasi densitas bertingkat
 Tabung sentrifugasi diisi sukrose dg
konsentrasi bertingkat. Konsentrasi sukrose
pekat didasar, makin berkurang (encer) di
bagian atas.
Purifikasi/Pemisahan komponen sel :
2. Kromatografi
Prinsip :
Suspensi molekul dipisahkan oleh 2 fase/faktor yang
tidak dapat bercampur/bergabung (nonimiscible phase)
 fase stasioner/diam (stationary phase)
 fase mobil (mobile phase)

Pemisahan terjadi karena perbedaan afinitas molekul


yg dipisahkan terhadap fase stasioner dan fase mobil.
Beberapa teknik kromatografi
a. Khromatografi kertas (paper chrom)
Utk memisahkan molekul-molekul kecil spt
nukleotida, peptida & as. amino. Menggunakan
kertas selulose sbg media penunjang (supporting
medium).

Fase stasioner — air yg membasahi kertas


Fase mobil — pelarut nonpolar, bergerak lebih
cepat pada kertas selulose, mis.: n-butanol
Beberapa teknik kromatografi
b. Khromatografi lapisan tipis (thin layer chrom.)

Supporting medium — lempeng kaca


fase stasioner — selulose / silica gel dilapiskan
pada permukaan kaca, berfungsi sbg
“adsorption material”.
fase mobil — campuran nonpolar CHCl2 &
CH3OH.
Beberapa teknik kromatografi
c. Column chromatography — khromatografi
menggunakan kolum (tabung).
- Filtrasi gel : memisahkan komponen sel
berdasarkan perbedaan ukuran
(BM) molekul
- Ion exchange chromatography (khromatografi
pertukaran ion)
Pemisahan komponen sel berdasarkan
perbedaan muatan listrik (ion) molekul yang
dipisahkan
Purifikasi/Pemisahan komponen sel :
3. Elektroforesis
Memisahkan komponen sel/molekul bermuatan
(protein, nukleotida) atau yang diberi muatan.
Prinsip : molekul bermuatan di dalam medan
listrik akan bermigrasi ke elektroda yang
berlawanan.
Supporting medium : gel agarose
gel poliakrilamid
kertas selulose
Elektroforesis
. Menganalisis struktur dan fungsi
fragmen sel pada tingkat molekul
1. Teknik Spektroskopi
Prinsip : Molekul / ikatan kimia
cenderung mengabsorpsi energi.
Sinar adalah suatu gelombang
elektromagmetik yang menghasilkan energi
Besarnya energi (sinar) yang diabsorpsi
dapat diukur dg spektrofotometer.
2. Teknik penggunaan isotop
III. Teknik Biakan Sel
• Digunakan untuk mempelajari fisiologi,
biokimia, morfologi, genetika dari sel.

• Dlm teknik ini sel ditumbuhkan dalam media


kultur in vitro.