Anda di halaman 1dari 24

Pengembangan Kurikulum Berbasis Kemajuan

Abad 21 &
Pengembangan berbagai macam Strategi
Asessmen untuk Abad 21

ANNISA
MIFTAHUL ROHMAH
DELIAR NUR AFIFAH
NOVIA TESALONIKA
Deskripsi Pengembangan
Kurikulum Berbasis Kemajuan
Abad 21
Pengertian Kurikulum
Secara Etimologis

Kurikulum →bahasa Yunani, yaitu carier yang artinya pelari


dan curare yang berarti tempat berpacu

Secara Terminologis

Suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan


pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan
dirancangkan secara sistemik atas dasar norma-norma yang
berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi
tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan
pendidikan (Dakir, 2004).
Suryobroto, 2004
Kurikulum adalah segala pengalaman pendidikan yang
diberikan oleh sekolah kepada seluruh anak didiknya, baik
dilakukan di dalam sekolah maupun di luar sekolah

Nurgiantoro, 1988
Kurikulum dan pendidikan adalah dua hal yang sangat erat
kaitannya, tidak dapat dipisahkan satu sama yang lain .

UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan


Nasional
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang
digunakan sebagai pedoman
Pengertian Pengembangan Kurikulum
Suparlan (2011)

Proses perencanaan dan penyusunan kurikulum oleh


pengembang kurikulum (curriculum developer) dan kegiatan
yang dilakukan agar kurikulum yang dihasilkan dapat menjadi
bahan ajar dan acuan yang digunakan untuk mencapai tujuan
pendidikan.”

Sukmadinata (2011)
Pengembangan kurikulum merupakan perencana, pelaksana,
penilai dan pengembang kurikulum sebenarnya. Suatu kurikulum
diharapkan memberikan landasan, isi, dan menjadi pedoman bagi
pengembang kemampuan siswa secara optimal sesuai dengan
tuntutan dan tantangan perkembangan masyarakat
Kesimpulan…

Pengembangan kurikulum itu harus sesuai dengan


konsep yang akan ditempuh atau dipilih oleh suatu
lembaga agar pengembangan kurikulumnya dapat
terarah dan terukur
Mengapa diperlukan pengembangan kurikulum pada abad 21?

Abad ke-21 ditandai sebagai Abad ke-21 meminta kualitas


abad keterbukaan atau abad dalam segala usaha dan hasil kerja
globalisasi, manusia

Harus ada terobosan Abad ke-21 meminta


Pengembangan dalam berfikir, sumberdaya manusia
kurikulum penyusunan konsep, yang berkualitas, yang
dan tindakan. dihasilkan
Tuntutan perubahan mindset manusia abad 21
menuntut pula suatu perubahan yang sangat besar
dalam pendidikan nasional, yang kita ketahui
pendidikan kita adalah warisan dari sistem pendidikan
lama yang isinya menghafal fakta tanpa makna (Wijaya
dkk., 2016)
Era Globalisasi

Kemajuan IPTEK

Salah satu komponen penting kemajuan IPTEK


adalah pendididikan

Kurikulum sebagai pedoman penyelenggara


pendidikan

Perubahan kurikulum dilakukan sebagai upaya


ke arah peningkatan kualitas pendidikan
MENGEMBANGKAN
KURIKULUM ABAD 21
Model-model Kurikulum untuk abad 21

• Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)


• Kurikulum Berbasis Masyarakat
• Kurikulum Konstrukivistik
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
• Diharapkan mampu membekali siswa dalam menghadapi tantangan
di kemudian hari secara

MANDIRI CERDAS RASIONAL

KRITIS KREATIF
Kurikulum Berbasis Masyarakat

Ciri utama

Keterkaitan komponen dengan berbagai aspek


dan dimensi kehidupan masyarakat.

Dokumen/rencana tertulis maupun dalam bentuk proses


pembelajarannya.
Kurikulum Berbasis Masyarakat
Penerapan disesuaikan
dengan kondisi sosial
budaya masyarakat

Hasil belajar yang


dicapai oleh siswa lebih
bermakna dalam
hidupnya.
Kurikulum Konstrukivistik
Pengetahuan tidak
Konstruktivis dapat ditransferkan
begitu saja dari
seseorang kepada
Kegiatan belajar konstruktivis orang lain tetapi
merupakan kegiatan yang harus
aktif, dimana siswa diinterpretasikan
membangun sendiri
sendiri oleh masing-
pengetahuannya, mencari arti
sendiri dari apa yang mereka masing individu
pelajari. tersebut.
Prinsip Kurikulum Konstruktivis oleh Cunningham

Mengembangkan pengalaman belajar melalui proses kontruksi pengetahuan.

Mengembangkan pengalaman belajar yang memungkinkan apresiasi dan kaya


akan berbagai alternatif.

Menintegrasikan proses belajar dengan pengalaman yang nyata dan relevan.

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menentukan isi dan arah belajar
mereka sendiri.
Lanjutan…

Menanamkan belajar melalui pengalaman bersosialisasi.

Mendorong penggunaan berbagai bentuk representasi.

Mendorong peningkatan kesadaran siswa dalam proses


pembentukkan pengetahuan.
SELF ASSESMENT
• Mendorong siswa untuk mengendalikan
1 pembelajaran mereka sendiri

• Memberikan efek positif pada pencapaian, motivasi,


2 persepsi diri, komunikasi dan perilaku

• Memberikan umpan balik pada tugas siswa, dan


3 mengurangi ketergantungan siswa pada guru
PEER-ASSESMENT
• Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan penilai maupun
1 yang dinilai

• Relevan untuk jumlah siswa yang banyak


2

• Meskipun penilaian guru lebih mendalam, penelitian menunjukkan


3 bahwa penilaian sejawat dapat meningkatkan pembelajaran
STUDENT RESPONSE SYSTEM (SRS)
• Memungkinkan pendidik untuk mendapatkan umpan
1 balik dari peserta didik dalam waktu yang singkat

• Meningkatkan kualitas pembelajaran


2

• Pengumpulan data menjadi lebih efektif


3
POSTEST
1. Secara Etimologis Kurikulum berasal dari bahasa ….. Yang berarti ….
2. ..
3. ..
4. Sebutkan masing-masing 1 manfaat dari penggunaan self-
assesment, peer-assesment, dan student response system!