Anda di halaman 1dari 20

PERILAKU PENINGKATAN LEMBARAN

CARBON FIBER REINFORCED POLYMER


(CFRP) TERHADAP PERKUATAN BALOK

Mela Damayati
161158008
Latar Belakang Pengujian

• Pelaporan epoksi pertama yang dilaporkan dari pelat


baja untuk memperkuat struktur beton berasal dari
tahun 1964 di Durban, Afrika Selatan.
• Dalam sebuah studi yang dilakukan di University of
Maryland perbaikan dengan epoxy meningkatkan
kekuatan 20x lebih besar.
• University of Delaware melaporkan rata-rata
peningkatan kapasitas lentur 60% pada sistem
retrofit CFRP.
Latar Belakang Pengujian

• 34% dari jumlah jembatan di Amerika Serikat dan


merupakan jembatan yang paling direkomendasikan
untuk perbaikan berdasarkan laporan NBI.
• Teknik pelekatan yang paling umum untuk melakukan
perbaikan konvensional adalah pengelasan
• Sayangnya, pelat penutup dilas menimbulkan
beberapa masalah, seperti kebutuhan akan mesin
berat, kepekaan detail las terhadap kelelahan, dan
kemungkinan korosi galvanik antara pelat las, dan
bahan pelekatan.
Pendahuluan

Material yang tahan korosi,

Kuat tarik yang tinggi, superior


dalam daktilitas,
CFRP
Beratnya ringan sehingga tidak
memerlukan peralatan yang berat
untuk membawanya ke lokasi
Tidak mengganggu aktifitas yang
ada pada daerah perbaikan
struktur tersebut.
Material

Sebuah viscous epoxy digunakan untuk mengikat


Tack Coat laminasi ke permukaan flens baja.

Sebuah material seperti lem yang digunakan untuk


Epoxy menlaminasi satu sama lain.

Lembaran serat karbon dengan lebar 76 mm dan


CFRP ketebalan 1,27 mm

Steel W355313.6 A36 hot rolled


Concrete was ordered from a ready mix plant with nominal
compressive strengths of 15.5 and 27.5 MPa, slump of 100
Concrete mm, and maximum aggregate size of 10 mm.
Persiapan Benda Uji

Formwork for concrete


Persiapan Benda Uji
• Psesimen yang diperbaiki oleh satu layer dipotong
selebar,75-mm dan panjang 3.95-m CFRP sheets was
ditempatkan selebar tension flange.

• Spesimen dengan tiga layer CFRP dipotong menjadi


3,95, 3,65, dan 3,35 m

• Spesimen dengan lima lembar CFRP dipotong hingga


3,95 3,80, 3,65, 3,50, dan 3,35 m
Persiapan Benda Uji

• Ujung lembaran dirapihkan dengan menggunakan


amplas 150, agar lebih lembut. Permukaan lembaran
disemprot dengan menggunakan pasir No. 30,
kemudian dicuci dengan larutan garam dan dibilas
dengan air tawar.

• Setelah lembaran dikeringkan, untuk beberapa


sistem lapisan, permukaan lembaran ditutupi lapisan
tebal epoksi dan diperas untuk memaksa gelembung
udara dan kelebihan epoksi.
Persiapan Benda Uji
Persiapan Benda Uji
Persiapan Benda Uji
Pengujian

• Girder dengan Flange 25%, diperbaiki dengan satu


Lapisan Lembar CFRP

• Girder dengan Flange 50%, diperbaiki dengan tiga


Lapisan Lembar CFRP

• Girder dengan Flange 100%, diperbaiki dengan lima


Lapisan Lembar CFRP
Failure
Failure
Failure
Smpulan

• Benda uji balok dengan kehilangan 25% dan satu


lapisan CFRP menunjukkan kenaikan 19,1%,
sedangkan
• Balok dengan kehilangan 100% dan lima lapisan CFRP
menunjukkan peningkatan 9,6%.
• Balok dengan kehilangan 50% dan tiga lapisan CFRP,
yang dibuat dengan lempengan beton dengan
kekuatan lebih rendah, menunjukkan peningkatan
80,2%.
Kurva Tegangan-Regangan
Toughness

• Luas 1 = (1/2) x 0,002 x 55 = 0,055


• Luas 2 = 0,004 x 55 = 0,22
• Luas 3 = (1/2) x 3 x 0,004 = 0,006
• Luas 4 = 0,007 x 53 = 0,385
• Luas 5 = (1/2) 0,007 x 3 = 0,0105
(0,016+0,021)
• Luas 6 = x 60 = 6,78
2
• Luas 7 = (1/2) x 0,016 x 6 = 0,048
Toughness

• T∂ = Luas 1 = 0,055
• T3∂ = Luas 2 + Luas 3 = 0,226
• T5,5∂ = Luas 4 + Luas 5 = 0,3955
• T10,5∂ = Luas 6 + Luas 7 = 0,828
T3∂
• I5 = = 4,109
T∂
T5,5∂
• I10 = = 7,91
T∂
T10,5∂
• I20 = = 16,56
T∂

• Kekuatan Residu
• R 5,10 = 75,82
• R 10,20 = 173