Anda di halaman 1dari 16

BIOKIMIA

HORMON
ANGGOTA KELOMPOK :
1. Samuel Batara B (G1A115047)
2. M.Dhiyo Fawwaz (G1A115050)
3. Fadel Mahfuzd (G1A115053) BLOK 5.3
4. Agra Farellio M (G1A115053)
5. Albertus Ari Setyo P (G1A115058) KELOMPOK 6
6. Nailatul Fadhila
7. Vidia Monisha P
(G1A115060)
(G1A115062)
Dosen Pengampu :
8. Regina Dwindarti D (G1A115064) dr. Rita Halim, M. Gizi
9. Cyndi Natalia S (G1A115066)
10. Remo Alnovryanda P ( G1A115068)
HORMON
• Hormon adalah pengantar kimiawi yang dilepas dari sel-sel
khusus ke dalam aliran darah
• Selanjutnya hormon tersebut dibawa ke sel-sel target
(responsive cells) tempat terjadinya efek hormon.
• Klasifikasi hormon :
1. Hormon perkembangan → dihasilkan oleh gonad
2. Hormon metabolisme → glukokortikoid, glukagon,katekolamin
3. Hormon tropik → hormon FSH dan LH
4.Hormon pengatur air & mineral → kalsitonin
ENDOKRIN
• Sistem endokrin terdiri dari kelenjar endokrin tanpa duktus
yang tersebar di seluruh tubuh.
• Kelenjar endokrin mensekresi hormon yang secara langsung
dikeluarkan ke dalam pembuluh darah
• Kelenjar endokrin sentral, yang terletak di dalam atau di dekat
dengan otak, mencakup hipotalamus, kelenjar hipofisis, dan
kelenjar pineal.
• Hipotalamus dan kelenjar hipofisis posterior bekerja sebagai
unit untuk melepaskan hormon yang penting dalam
mempertahankan keseimbangan air, dalam persalinan, dan
dalam proses laktasi
PENGENDALIAN ENDOKRIN
• Hipotalamus dan kelenjar hipofisa melepaskan hormonnya jika
mereka merasakan bahwa kadar hormon lainnya yang mereka
kontrol terlalu tinggi atau terlalu rendah.
• Jika kadar hormon kelenjar target dalam darah mencukupi,
maka hipotalamus dan kelenjar hipofisa mengetahui bahwa
tidak diperlukan perangsangan lagi dan mereka berhent
melepaskan hormon.
1. HIPOTALAMUS
• Hipotalamus merupakan pusat kontrol untuk sebagian besar
sistem hormon di tubuh
• FUNGSI HIPOTALAMUS :
- Mengontrol suhu tubuh
- Mengontrol rasa haus dan pengeluaran urin
- Mengontrol asupan makanan
- Mengontrol sekresi hormon-hormon hipofisis anterior
- Menghasilkan hormon-hormon hipofisis posterior.
- Mengontrol kontraksi uterus pengeluaran susu.
- Pusat koordinasi sistem saraf otonom utama, kemudian
mempengaruhi semua otot polos, otot jantung, kelenjar eksokrin
- Berperan dalam pola perilaku dan emosi
• Hipothalamus juga memiliki fungsi penting karena terhubung
dengan sistem syaraf dan kelenjar hipofisis yang merupakan
salah satu homeostasis sistem endokrin.
HORMON HIPOTALAMUS
No. Hormon yang Dihasilkan Fungsi
1 Hormon penggiat kortikotropin atau Merangsang lobus anterior hipofisis
Corti cotrophic Releasing Factor ( CRF ) agar mensekresi Ardreno
corticotrophic Hormone( ACTH )

2. Hormon penggiat hormon tumbuh atau Merangsang pengeluaranhormon


Growth Hormone Factor ( GRF ) tumbuh SomatotrophicHormone
(STH )
3. Hormon penggiat tirotrofik Merangsang lobus anteriorhipofisis
Thyrotrophic Releasing Faktor ( TRT ) mensekresi thyroiding stimulating
hormone (TSH)

4. Hormon penggiat hormon FSH atau folli Merangsang lobus anterior


ce stimulating hormon releasing factor mensekresi FSH (follice stimulating
(FRF) hormone)
5. Hormon penggiat hormon LH atau LRF Merangsang lobus anterior
(LuteinizingHormon Releasing Factor) mensekresi LH
(LuteinizingHormone)
2. HIPOFISIS SEREBRI
HIPOFISIS ANTERIOR
Hormon yang dihasilkan Target utama Fungsi

Hormon ini memicu ovulasi pada wanita untuk


Follicle-stmulatng
Ovarium pada wanita menghasilkan telur untuk pembuahan. Hal ini juga
hormones (FSH)
meningkatkan estrogen pada wanita.

Hormon ini membantu mengontrol jumlah lemak dan


Hormon pertumbuhan Semua sel di otot dalam tubuh, membantu menyembuhkan luka,
(GH) dalam tubuh mendukung sistem kekebalan tubuh dan membantu
anak-anak untuk tumbuh.

Ini mengarahkan kelenjar adrenal untuk


hormon
menghasilkan kortisol, yang sangat penting dalam
adrenokortkotropik Kelenjar Adrenal
mengontrol tekanan darah, regulasi gula darah dan
(ACTH)
meningkatkan metabolisme Anda.

Hormon ini mengarahkan kelenjar susu pada


payudara untuk memproduksi ASI, yang
Prolaktn Jaringan payudara memungkinkan ibu untuk memberi makan anak-anak
mereka selama bulan-bulan penting pertama
kehidupan.
Hormon ini memainkan peran yang kuat dalam
Thyroid stmulatng banyak fungsi tubuh, termasuk denyut jantung,
Kelenjar tiroid
hormones (TSH) metabolisme dan bahkan membantu mengatur suhu
Anda.
HIPOFISIS INTERMEDIATE

Hormon yang dihasilkan Target utama Fungsi

Hormon ini mempengaruhi kulit, membantu


menentukan apakah itu menjadi lebih gelap dari waktu
Melanocyte-stmulatng
Otak dan kulit ke waktu; juga dapat mempengaruhi ujung saraf di
hormone (MSH)
otak. Hal ini juga dapat mempengaruhi gairah seks dan
nafsu makan.

HIPOFISIS POSTERIOR

Hormon yang dihasilkan Target utama Fungsi

Hormon ini dapat mempengaruhi perempuan pada


waktu yang berbeda, tetapi terutama selama dan
setelah melahirkan. Hal ini dapat menyebabkan
Rahim dan
Oksitosin kontraksi selama persalinan, mengarahkan kelahiran.
kelenjar susu
Hal ini juga dapat menyebabkan produksi susu, serta
hal-hal lain yang diperlukan untuk membantu ikatan
ibu dengan anaknya.

Juga dikenal sebagai hormon antidiuretik, ini


Vasopressin/ membantu mengatur jumlah air di dalam tubuh. Ini
Ginjal dan pembuluh
Antdiuretc hormone dapat bermanfaat bagi tekanan darah, serta membantu
darah
(ADH) memastikan ginjal Anda terus berfungsi pada tingkat
optimal.
3. KELENJAR TIROID
• Hormon : T4 (troksin atau tetraiodotrosin) dan T3
(triiodotronin).
• Sintesis T3 dan T4 tergantung thyroid-stmulatng hormone
(TSH) dan adanya iodida (I-) ditranspor secara aktif melewati
membrana basalis di bawah pengaruh TSH.
• Efek Hormon troid menaikkan kecepatan metabolisme
karbohidrat dan lipid. Dengan demikian dia menaikkan
metabolisme basal. Naiknya absorbsi glukosa lewat usus
bersama dengan glukoneogenesis dan glikogenolisis terjadi di
bawah pengaruh hormon ini.
• Perubahan aktivitas kelenjar ini dapat
berakibat hipotiroidisme
atau hipertiroidisme.
4. KELENJAR PARATIROID
• Hormon paratiroid (parathormon, PTH ) merupakan faktor
hiperkalsemik. PTH merupakan hormon pertama yang
mengatur [Ca++] plasma . Pembentukan PTH menyebabkan
kenaikan Ca++ plasma.
• Kalsitonin (Calcitonin, CT) merupakan faktor hipokalsemia .
Efek kalsitonin terhadap pengaturan kadar kalsium
• Vitamin D3 atau kolekalsiferol (cholecalciferol)
• Vitamin D2 (kalsiferol)
5. PANKREAS
• Pankreas terdiri atas 2 jenis jaringan utama yaitu:
1. Acini yang menyekresi getah pencernaan kedalam duodenum
2. Pulau-pulau langerhans yang langsung menyekresi insulin dan
glukagon ke dalam darah
• Walaupun pangkreas menyekresi hormon-hormon lain seperti
amilin, somatostatin dan polipeptida pangkreas fungsi
hormon-hormon tersebut tidak sejelas fungsi insulin dan
glukagon.
Tipe Sel Jumlah Relatf Hormon

Sel Alfa 25% Glukagon


Sel Beta 60% Insulin
Sel Delta 10% Somatostatin
6. ADRENAL
• Terdiri dari 2 bagian : korteks dan medula
• Jenis homon korteks adrenal yaitu :
1. Mineralokotkoid
Kerja utama hormon ini adalah untuk
meningkatkan retensi Na+ dan ekskresi K+ serta
H+ khususnya dalam ginjal. Contoh Aldosteron,
dibuat di zona glomerulosa. Glukokortikoid
2. Glukokortkoid
Salah satu kerja tepenting adalah meningkatkan
proses glukoneogenesis. Misalnya hormon Kortisol
pada manusia, dibuat di zona fasikulata.
3. Androgen
Prekursor androgen berupa dehidroepiandosteon,
diproduksi oleh zona fasikulata dan retikularis.
7. TESTIS
• Testis dapat mengeluarkan hormon androgen (testosteron)
dan inhibin
• Testosteron hormon androgen yang dibentuk di sel Leydig.
• Inhibin merupakan faktor yang menghambat sekresi FSH
sehingga FSH tidak melewati batas normal. Contoh : Mullerian
inhibiting substance
• Inhibin diproduksi di sel Sertoli dan diregulasi oleh GnRH dari
hipotalamus yang menyebabkan sekresi FSH dari kelenjar
pituitary yang akan menstimulasi sel Sertoli

8. OVARIUM
Ovarium menghasilkan hormon estrogen dan
progesteron.
TERIMAKASIH