Anda di halaman 1dari 17

Tautan/linkage

• Penemuan oleh :
Berbeda
dengan
hukum
W. BATESON DAN R.C PUNNET
mendel

. T. H MORGAN DAN SUTTON


W. BATESON DAN R.C PUNNET
T. H MORGAN DAN SUTTON
Kesimpulan dari penemuan:
• Morgan dan Sutton mendapatkan bahwa
setiap kromosom terdiri dari banyak gen.
• Pada keadaan normal (menurut pewarisan
Mendel) kromosom yang sehomolog akan
berpisah ke arah kutub yang berbeda.
• Pada keadaan tertentu gen yang berdekatan
lokus pada kromosom yang sama dan
sehomolog tidak dapat memisah secara
bebas (linkage)
Lingkage dibedakan menjadi :
1. Coupling (Sis) : Satu tetua menyumbang
dua gen dominan; tetua lain
menyumbang dua gen resessif
2. Repulsion (trans) : satu tetua
menyumbang satu gen dominan dan satu
gen resesif, tetua lain menyumbang satu
dominan dan satu resessif lain.
Pindah silang (crossing over)
• Pindah silang (crossing over) adalah peristiwa pertukaran gen-gen suatu kromatid dengan gen-gen
kromatid homolognya. Peristiwa pindah silang diikuti oleh patah dan melekatnya kromatid sewaktu
profase dalam pembelahan meiosis. Pada saat pembelahan meiosis, masing-masing kromosom
mengalami duplikasi dan membentuk kromosom-kromosom homolog.
• Saat kromosom homolog berpasangan dan membentuk sinapsis, terjadi pindah silang antara dua
kromatid yang tidak berpasangan.

Faktor yang menyebabkan terjadinya Pindah Silang
Jarak antar gen, semakin jauh jarak antar gen maka
semakin besar kemungkinan terjadinya pindah silang
Usia, semakin tua usia individu maka semakin kecil
kemungkinan terjadinya pindah silang (karena semakin
jarang terjadinya pembelahan sel)
Suhu, semakin rendah atau tinggi suhu maka semakin
besar kemungkinan pindah silang
Sinar X dapat memperbesar kemungkinan pindah silang
Jenis kelamin, pada umumnya tidak berpengaruh,
namun pada beberapa spesies, pindah silang hanya
terjadi pada invidu jantan saja seperti pada ulat sutra
(Bombyx mori), atau hanya terjadi pada individu betina
saja seperti pada lalat buah
MENGHITUNG NILAI PINDAH SILANG (NPS)
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑲𝒆𝒕𝒖𝒓𝒖𝒏𝒂𝒏 𝑹𝒆𝒌𝒐𝒎𝒃𝒊𝒏𝒂𝒏
NPS = X 100%
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉 𝑲𝒆𝒕𝒖𝒓𝒖𝒏𝒂𝒏

• KeturunanTipeRekombinanadalahketurunan yang
sifatnyatidaksamadenganinduknya
• Keturunan yang
sifatnyasamadenganinduknyadisebutketuruanTipe
Parental
Contoh soal
Genom Eukariot
Genom Keseluruhan kumpulan gen-gen yang terdapat di dalam setiap sel
individu organisme disebut sebagai genom
Genom Eukariot:
• Tersusun dari beberapa buah kromosom. Tiap kromosom membawa
sederetan gen tertentu.
• Kromosom eukariot mempunyai bentuk linier.
• Genom eukaryot mempunyai lebih kompleks dibangdingkan dengan genom
prokaryot.
• Ukuran genom eukaryot jauh lebih besar dibandingkan dengan ukuran genom
prokaryot. Genom eukariot yang terkecil berukuran kurang dari 10Mb
panjangnya. Sedangkan genom yang terbesar berukuran lebih dari 100 000
Mb.
• Bahan genetik utama jasad eukaryot terletak di dalam inti sel (nucleus) dan
dikemas sedemikian rupa membentuk struktur yang disebut kromosom.
Pemetaan Kromosom
• Peta Kromosom adalah gambar skema sebuah kromosom yang
dinyatakan sebagai sebuah garis lurus dimana diperlihatkan lokus
setiap gen yang terletak pada kromosom itu.
• Jarak antara satu gen dengan gen lainnya yang berangkai pada
sebuah kromosom dinyatakan dengan Unit Peta dan 1 Unit Peta
(map unit) = 1% Pindah Silang.
• Selain dinyatakan dengan Unit Peta (Map Unit), maka jarak antara
gen-gen yang berangkai dinyatakan pula dengan Unit Morgan untuk
mengenang Morgan yang menemukan adanya gen-gen yang
berangkai.
• Satu Unit Morgan menggambarkan 100% pindah silang, maka 1%
pindah silang = 1 centimorgan (1cM) = 1 Unit Peta (Map Unit).
Kegunaan Pemetaan Kromosom
• Kegunaan pemetaan kromosom:
– Memahami kompleksitas gen dalam satu
kromosom
– Dapat mengetahui peran suatu gen
– Mengetahui gen-gen yang berperan pada kejadian
suatu penyakit, mis.kanker payudara
– Pada pertanian/peternakan bisa digunakan untuk
menghasilkan bibit unggul
Cara pemetaan kromosom
• Setiap gen terdapat pada tempat tertentu yang
dinamakan lokus
• Pada lokus setiap gen dibubuhkan angka yang
menunjukkan jarak antara gen itu dengan
sentromer atau jarak antara satu gen dengan gen
yang lain.
• Sentromer dianggap sebagai pangkalnya,
sehingga diberi angka 0
• Jarak antara suatu gen dengan sentromer dinilai
dengan satuan unit
Contoh Peta Kromosom
6,2 10
__0_________________p________________q_

Jarak antara sentromer ke gen p ialah 6,2 unit peta.


Jarak sentromer ke gen q ialah 10 unit peta.
Jarak peta gen p ke gen q yaitu 10-6,2 = 3,8

 Pindah silang gen a – b = 5%, artinya jarak antara gen a – b


adalah 5 Unit Peta atau 5 cM.
 Pindah silang gen a – b = 10 %, berarti jarak a – b = 10 unit
 Pindah silang gen a – c = 9 %, berarti jarak a – c = 9 unit
 Pindah silang gen c – d = 13 %, berarti jarak c – d = 13 unit