Anda di halaman 1dari 59

Pembinaan dan Pengembangan UKS/M

Disampaikan pada Acara


Rapat Kerja Daerah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
di Kabupaten Padang Pariaman
Tahun 2016.

Padang Pariaman, 27 April 2016.


Biro Bina Sosial Setda Provinsi Sumatera Barat
(TP-UKS Provinsi Sumatera Barat)

1
1
Definisi
- Pembinaan
Menurut beberapa ahli :
Poerwadarmita (1987)
Pembinaan adalah suatu usaha, tindakan dan kegiatan yang
dilakukan secara berdaya guna berhasil guna untuk memperoleh
hasil yang lebih baik.
Thoha (1989)
Pembinaan adalah suatu proses, hasil atau pertanyaan menjadi lebih
baik, dalam hal ini mewujudkan adanya perubahan, kemajuan,
peningkatan, pertumbuhan, evaluasi atau berbagai kemungkinan atas
sesuatu.

2
Definisi
- Manajemen
 Henry Fayol
“ Manajemen mengandung gagasan lima fungsi utama yaitu,
merancang, mengorganisasi, memerintah, mengkoordinasi, dan
mengendalikan. Sedangkan fungsi manajemen adalah elemen-
elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses
manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam
melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.”

3
Definisi
- Manajemen
 James A.F. Stoner (2006:Organisasi.org)
“Manajemen adalah suatu proses perencanaan,
pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian
upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua
sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai
tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya”.

 Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2)


“Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses
pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-
sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk
mencapai satu tujuan.”
4
Definisi
- Sekolah Sehat
 Sekolah Sehat, adalah Sekolah yang berhasil
membantu siswa dan siswi untuk berprestasi secara
maksimal dengan mengedepankan aspek kesehatan
 Sekolah Sehat, adalah Sekolah yg bersih, hijau, indah
dan rindang, peserta didiknya sehat dan bugar serta
senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat
 Sekolah Sehat, adalah Sekolah yang bersih, indah,
nyaman, tertib, aman, rapih dan kekeluargaan peserta
didiknya sehat dan bugar serta senantiasa berperilaku
hidup bersih dan sehat
5
DASAR PELAKSANAAN SEKOLAH SEHAT

1. UU. No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional


2. UU. No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
3. UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
4. PP Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan,
antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan
Daerah Kabupaten/Kota
5. Kep. Menkes RI No. 1429/Menkes/SK/XII/2006 tetang Pedoman
Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Sekolah
6. Peraturan Bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,
Menteri Kesehatan RI, Menteri Agama RI dan Menteri Dalam Negeri
RI, No.6/X/PB/2014, No. 73 Tahun 2014, No. 41 Tahun 2014, No. 81
Tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha
Kesehatan Sekolah/Madrasah. 6
Sekolah Sehat, adalah Sekolah yang bersih, indah, nyaman, tertib,
aman, rapi dan kekeluargaan, perserta didiknya Sehat dan Bugar
serta Senantiasa Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat  Guru Kelas
sebagai Ujung Tombak Pelaksanaan Sekolah Sehat

Kriteria Utama Sekolah Sehat


1. Program Pendidikan dan pelayanan kesehatan
2. Makanan Sehat
3. Pendidikan olahraga
4. Pendidikan mental
5. Program lingkungan sekolah sehat dan aman

7
Di Indonesia konsep sekolah sehat disederhanakan dan diringkas menjadi
Trias UKS (Tiga Program Pokok UKS) yaitu :

1. Pendidikan Kesehatan
2. Pelayanan Kesehatan
3. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat
Usaha Kesehatan Sekolah

Adalah Segala Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan


Kesehatan peserta didik pada setiap jalur, jenis dan jenjang
pendidikan mulai dari TK/RA sampai SMA/SMK/MA

8
1. Mempunyai SK Tim Pelaksana UKS yg ditetapkan Kepala
Sekolah
2. Mempunyai Guru yang telah dibina Materi UKS
3. Mempunyai ruang UKS beserta perlengkapannya
4. Mempunyai Keperawatan Kesehatan Sekolah yang sudah ditatar,
minimal 10% dari seluruh Siswa
5. Melaksanakan Trias UKS dalam kehidupan sehari-hari

9
Makna Logo UKS

1. Segitiga melambangkan tiga program pokok UKS, yaitu:


a. Pendidikan kesehatan
b. Pelayanan kesehatan
c. Pembinaan lingkungan sekolah sehat

2. Warna hijau pucuk daun pisang melambangkan peserta didik sebagai generasi
muda yang masih akan tumbuh dan berkembang

3. Lingkaran melambangkan bahwa program-program UKS dilaksanakan


secara terpadu antara berbagai pihak terkait.

4. Tulisan UKS : tulisan UKS vertikal melambangkan bahwa program UKS


dilaksanakan mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, sampai SMA/SMK/MA

5. Warna putih pada tulisan UKS melambangkan bahwa melalui program pokok UKS
diharapkan peserta didik dapat berprilaku hidup bersih dan sehat
Tujuan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

UU No. 23 th. 2014.

Tujuan :
Terwujudnya Kesejahteraan
Masyarakat

TRIAS UKS :
 Pendidikan
Melalui Peningkatan:
Kesehatan
 Pelayanan,
Relevan dgn  Pelayanan Kesehatan
 Pemberdayaan, dan
 Pembinaan
 Peran serta Masyarakat
Lingkungan Sekolah
Sehat

11
TUJUAN PEMBANGUNAN DAERAH
Karakteristik lokasi & Wilayah
Potensi Pengembangan Wilayah
Wilayah rawan Bencana
Demografi
Kesejahteraan & Pemerataan
Ekonomi
Kesejahteraan Sosial
Seni Budaya dan olahraga

Pelayanan dasar
Pelayanan Penunjang

Kemampuan Ekonomi Daerah


Fasilitas Wilayah/Infrastruktur
Iklim Berinvestasi
Sumber Daya Manusia
Sumber : Permendagri 54/2010
URUSAN PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN

WAJIB PILIHAN

Berkaitan dg tdk berkaitan dg


pelayanan dasar pelayanan dasar

1. tenaga kerja
2. pemberdayaan perempuan dan
perlindungan anak penataan ruang;
1. Pendidikan; 3. pangan 1. kelautan dan
2. kesehatan; 4. pertanahan; perikanan;
3. Pekerjaan umum dan 5. lingkungan hidup;
2. pariwisata;
6. Administrasi kependudukan dan
penataan ruang; pencatatan sipil 3. pertanian;
4. Perumahan rakyat dan 7. Pemberdayaan masyarakat dan desa 4. kehutanan;
8. Pengendalian penduduk dan keluarga
kawasan pemukiman berencana 5. energi dan
5. ketentraman dan 9. perhubungan sumberdaya mineral;
ketertiban umum dan 10. komunikasi dan informatika
6. perdagangan;
11. Koperasi, usaha kecil dan menengah
perlindungan 12. Penanaman modal 7. perindustrian; dan
masyarakat 13. Kepemudaan dan olahraga 8. transmigrasi.
14. Statistik
6. sosial; 15. Persandian
16. Kebudayaan
17. Perpustakaan
18. kearsipan
13
USAHA KESEHATAN SEKOLAH

PENGERTIAN
Usaha untuk membina dan mengembangkan kebiasaan dan
perilaku hidup sehat pada peserta didik usia sekolah yang
dilakukan secara menyeluruh (komprehensif) dan terpadu,
dan peran serta peserta didik sebagai subjek dan bukan
hanya objek
TUJUAN
Meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta
didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat
serta derajat kesehatan peserta didik. Selain itu juga
menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga
memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang
harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia
Indonesia berkualitas
USAHA KESEHATAN SEKOLAH

SASARAN UKS/M
Peserta didik dari tingkat pendidikan Usia Dini sampai
dengan tingkat pendidikan Menengah Atas (TK/RA,SD/MI,
SMP/MTs dan SMA/SMK/MA) termasuk peserta didik
diperguruan agama beserta lingkungannya.

PROGRAM POKOK UKS (TRIAS UKS)


1. Pendidikan kesehatan;
2. Pelayanan kesehatan;
3. Pembinaan lingkungan sekolah sehat
PROGRAM UKS TERPADU
MAKANAN SEHAT
Makanan yang baik menurut standar kesehatan dan mengandung cukup
gizi, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, serta
dikonsumsi secara tepat dan seimbang

LINGKUNGAN SEHAT
Pemeliharaan sarana fisik dan lingkungan sekolah, dengan melakukan
pengadaan sarana sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan yang
bersih dan sehat (air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, taman, kantin,
dll), serta membina kerja sama dengan masyarakat sekitar sekolah dan
keluarga untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat,

PERILAKU SEHAT
Keterampilan hidup yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia, yang ditandai
dari bebas bahaya Kenakalan Remaja, Bahaya Rokok, Narkoba, AIDS,
Kehamilan Pra Nikah, Cacingan, Anemia dan Hepatitis B 16
Tujuan UKS/M
Menanamkan nilai-nilai PHBS dan
menciptakan lingkungan sekolah yang
sehat

Prestasi Belajar lebih baik

Mutu pendidikan meningkat

Pembentukan Manusia Indonesia


17
Seutuhnya
PASAL 11 PERBER 4 MENTERI
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan
pembinaan dan pengembangan UKS/M meliputi:
a. menetapkan kebijakan teknis dalam pembinaan dan pengembangan UKS/M
melalui kurikuler dan ekstrakurikuler;
b. merumuskan dan menyusun standar, prosedur, dan pedoman pelaksanaan
UKS/M;
c. mendorong pemerintah daerah melaksanakan pelatihan bagi guru pembina
UKS/M, dan kader kesehatan;
d. menyusun pedoman pendidikan kesehatan yang dibutuhkan untuk proses
kegiatan belajar mengajar;
e. mengembangkan metodologi pendidikan dan pembudayaan perilaku hidup
bersih dan sehat;
f. membantu pelaksanaan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala di
semua sekolah;
g. melaksanakan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) tentang UKS/M;
h. mendorong pemerintah daerah untuk pengadaan sarana prasarana UKS/M;
i. mengembangkan model sekolah sehat; dan
j. melaksanakan pengendalian faktor resiko lingkungan di sekolah
PASAL 12 PERBER 4 MENTERI
Kementerian Kesehatan melakukan pembinaan dan pengembangan UKS/M
meliputi:
a. menetapkan kebijakan yang mendukung kegiatan UKS/M;
b. memfasilitasi gerakan masyarakat, sekolah, maupun kampanye kesehatan yang
mendukung pelaksanaan UKS/M;
c. melaksanakan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) tentang UKS/M;
d. menyediakan prototype media KIE, pedoman pembinaan UKS/M bagi tenaga
kesehatan, dan memfasilitasi dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota untuk
penggandaan media KIE;
e. meningkatkan akses terhadap media KIE, pedoman, dan buku-buku tentang
materi kesehatan;
f. meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan
kesehatan sekolah;
g. memonitor, mengendalikan, mengelola agar penjaringan kesehatan oleh tenaga
kesehatan dapat terlaksana dengan baik;
h. melakukan persiapan penyelenggaraan dan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak
Sekolah (BIAS);
i. melaksanakan pembinaan pengendalian faktor resiko lingkungan di
sekolah/madrasah;
j. melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengendalian faktor resiko
lingkungan secara terpadu;
k. menyelenggarakan pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6;
dan
l. mengembangkan metode promosi kesehatan di sekolah yang mendukung UKS/M
PASAL 13 PERBER 4 MENTERI
Kementerian Agama melakukan pembinaan dan
pengembangan UKS/M meliputi:
a. menetapkan kebijakan teknis dalam pembinaan dan pengembangan
UKS/M melalui kurikuler dan ekstrakurikuler;
b. menetapkan standar, prosedur, dan pedoman pelaksanaan UKS/M;
c. mengembangkan metodologi pendidikan dan pembudayaan perilaku
hidup bersih dan sehat melalui pendekatan agama;
d. menyusun, menggandakan, dan mendistribusikan pedoman pendidikan
kesehatan dan buku-buku UKS/M lainnya untuk memenuhi kebutuhan
madrasah dan pondok pesantren umum di bawah binaan Kementeriaan
Agama;
e. menyediakan fasilitas UKS/M yang meliputi sarana prasarana berupa
ruang UKS/M beserta peralatan yang dibutuhkan;
f. membantu pelaksanaan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala
di semua madrasah dan pondok pesantren;
g. melaksanakan pengendalian faktor resiko lingkungan di madrasah dan
pondok pesantren;
h. melaksanakan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) tentang
lingkungan madrasah dan pondok pesantren sehat; dan
i. mengembangkan model Madrasah dan Pondok Pesantren Sehat.
PASAL 14 PERBER 4 MENTERI
Kementerian Dalam Negeri melakukan pembinaan dan
pengembangan UKS/M meliputi:

a. memfasilitasi penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria


program UKS/M;
b. mendorong pemerintah daerah kabupaten/kota untuk membuat
Peraturan Daerah tentang penyelenggaraan UKS/M;
c. mendorong pemerintah daerah untuk memasukkan UKS/M dalam
perencanaan daerah di tingkat kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi;
d. mendorong daerah untuk mengalokasikan pembiayaan pelaksanaan
UKS/M; dan
e. mendorong daerah untuk membentuk dan mengoptimalkan fungsi dan
peran TP UKS/M dan sekretariat TP UKS/M provinsi, sekretariat TP
UKS/M kabupaten/kota, dan sekretariat TP UKS/M kecamatan.
Tugas TP UKS/M Kabupaten/Kota
1.Menyusun rencana kerja pembinaan dan pengembangan
UKS/M yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan
kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat
2. Menyusun petunjuk teknis UKS/M
3.Mensosialisasikan kebijakan pembinaan dan pengembangan
UKS/M di wilayahnya
4. Melaksanakan pelatihan guru UKS/M, dokter kecil, kader
kesehatan remaja, dan pendidikan sebaya. 5.Melaksanakan
pembinaan dan pengembangan UKS/M
6. Melaksanakan pengembangan ketenagaan TP UKS/M
dan sekretariat TP UKS/M
7. Melaksanakan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan
berkala diseluruh sekolah/ Madrasah
8. Menyelenggarakan program BIAS, PHBS, P3K, pelayanan
kesehatan gigi dan mulut dan program kecacingan
9. Menjalin hubungan kerjasama dengan lintas sektor, pihak
swasta dan LSM baik didalam maupun diluar negeri sesuai
ketentuan yang berlaku
10. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
program pembinaan dan pengembangan UKS/M
Kebutuhan pendukung dalam pelaksanaan trias UKS/M

1. Ketenagaan
2. Pendanaan
3. Sarana prasarana
4. Penelitian dan pengembangan
5. Manajemen yang baik dan terkoordinasi
Dana kegiatan
• Pembiayaan pembinaan dan Pengembangan
UKS/M dibebankan pada anggaran pendapatan
dan belanja negara, anggaran pendapatan dan
belanja daerah provinsi, anggaran pendapatan
dan belanja daerah kabupaten/kota, dan sumber
lain yang sah dan tidak mengikat.
Tujuan monitoring evaluasi dan pelaporan dalam
pelaksanaan pembinaan dan pengembangan UKS/M adalah
untuk mengetahui sejauh mana manfaat maupun
keberhasilan dari kegiatan yang telah dilaksanakan serta
untuk mengetahui kendala-kendala dan hambatan-
hambatan yang dihadapi.
BERBAGAI ISU DAN PERMASALAHAN TERKAIT
DENGAN PELAKSANAAN PROG UKS/M DI DAERAH

1. Perencanaan program pengembangan UKS/M selama ini


belum menjadi agenda pada Musrenbang (Desa,
Kecamatan, Kab./Kota, Prov dan Nasional).
2. Program UKS/M merupakan program nasional, namun
dalam implementasinya ada kecendrungan belum
sinerginya antara program tim pembina UKS/M pusat
dengan tim pembina UKS/M daerah.
3. Belum semua Kepala Daerah dan pimpinan DPRD memiliki
komitmen terhadap program UKS/M.
4. Belum optimalnya kinerja Tim Pembina dan Sekretariat
TP(tim Pembina) UKS/M disebagian daerah Provinsi,
Kab./Kota dan Kec.
5. Bahkan pada beberapa daerah kab/kota dan kec, masih
belum terbentuk TP dan sekretariat TP
Susunan Anggota Tim Pembina
UKS

28
Organisasi Tim Pembina dan Tim Pelaksana UKS
 Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota
a.Pembina : Bupati/Walikota
b.Ketua : Wakil Bupati/Wakil Walikota
c.Ketua I : Kepala Dinas Pendidikan
d.Ketua II : Kepala Dinas Kesehatan
e.Ketua III : Ka. Kantor Depag
f.Ketua Harian : Asisten yg membidangi Pendidikan & Kesehatan
g.Sekretaris : Kabag yg menangani Pendidikan & Kesehatan
h.Anggota : Unsur-unsur terkait dari Dinas Pendidikan, Dinas
Kesehatan, Kandepag, PKK, PMI & unsur lainnya
yang dianggap relevan

29
Organisasi Tim Pembina dan Tim Pelaksana UKS

 Tim Pembina UKS Tingkat Kecamatan


a.Ketua : Camat
b.Ketua I : Kacab Dinas Pendidikan
c.Ketua II : Kepala Puskesmas
d.Ketua III : Pengawas Pendais Depag
e. Ketua IV : Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan
f.Ketua V : Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan
g.Sekretaris : Sekretaris Kecamatan
Anggota : Unsur Kantor Kecamatan, unsur Puskesmas, unsur
Kemenag, unsur PKK Kecamatan, unsur terkait pada
tingkat Kecamatan

30
Organisasi Tim Pembina dan Tim Pelaksana UKS

 Tim Pelaksana UKS di TK/RA, SD/SDLB dan MI

a.Pembina : Lurah/Kepala Desa


b.Ketua : Kepala Sekolah/Kepala Madrasah
c.Sekretaris I : Guru Pembina UKS/Pembina UKS
d.Sekretaris II : Ketua Komite Sekolah/Majelis/Madrasah
e.Anggota : 1. Petugas UKS (Puskesmas/Bidan Desa)
2. Unsur Guru

31
Organisasi Tim Pembina dan Tim Pelaksana UKS

 Tim Pelaksana UKS di SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/


SMK/MA dan Perguruan Agama

a. Pembina : Lurah/Kepala Desa


b. Ketua : Kepala Sekolah/Kepala Madrasah/Pimpinan
Perguruan Agama
a. Sekretaris I : Guru Pembina UKS/Pembina UKS
b. Sekretaris II : Ketua Komite Sekolah/Majelis/Madrasah
c. Anggota : 1. Petugas UKS (Puskesmas/Bidan Desa)
2. Ketua Osis
3. Unsur Guru
4. Lainnya 32
Tugas Pokok, fungsi dan Tata Kerja Sekretariat
Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota

1. Tugas Pokok Sekretariat Tim Pembina UKS Kab./Kota


Membantu Ketua Tim Pembina dalam rangka penyelenggaraan dan
pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
2. Fungsi Sekretariat Tim Pembina UKS Kab./Kota
a.Penyusunan rencana pelaksanaan program pembinaan dan
pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
b.Pengumpulan pengolahan dan pengiriman laporan perkembangan Usaha
Kesehatan Sekolah (UKS)
c.Pengumpulan data permasalahan dan penyusunan skala prioritas upaya
pemecahan masalah
d.Pengolahan penyelengaraan teknis rapat-rapat
e.Penyelengaraaan teknis administrasi ketatausahaan

33
Tugas Pokok, fungsi dan Tata Kerja Sekretariat
Tim Pembina UKS Kabupaten Kota

3. Tata Kerja Sekretariat Tim Pembina UKS Kab/Kota


a. Tugas pokok Sekretariat Tim Pembina merupakan satu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan
b.Sekretariat Tim Pembina, baik teknis operasional maupun
teknis administrasi wajib menyelenggarakan hubungan
fungsional dengan instansi lain yang berkaitan fungsinya
c. Sekretariat Tim Pembina wajib menetapkan prinsip-prinsip
koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplikasi
Susunan Organisasi Sekretariat Tim Pembina

a. Koordinator Sekretariat Tim Pembina


b. Bidang Adminstrasi
c. Bidang Penyuluhan dan Perlombaan
d. Bidang Organisasi dan Tata Laksana
e. Bidang Sarana dan Prasarana
f. Bidang Evaluasi dan Pelaporan
g. Bidang Pendidikan dan Pelatihan
Tugas Tim Pembina UKS Kab/Kota
a. Menyusun rencana kerja pembinaan dan pengembangan UKS/M
b. Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) UKS/M
c. Mensosialisasikan Kebijakan Pembinaan Pengembangan UKS/M
d. Melaksanakan Pelatihan guru UKS/M, dokter kecil, KKR dan pendd. sebaya
e. Melaksanakan pembinaan dan pengembangan UKS/M.
f. Melaksanakan pengembangan ketenagaan TP UKS/M dan Sekretariat UKS/M.
g. Melaksanakan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala diseluruh sekolah/madrasah.
h. Menyelenggarakan program BIAS, PHBS, P3K, pelayanan kesehatan gigi dan mulut dan program
kecacingan.
i. Menjalin hubungan kerjasama dengan lintas sektor, pihak swasta dan LSM, baik di dalam mapun
luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku.
j. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan
UKS/M.
k. Menggandakan buku-buku pendidikan kesehatan, UKS/M untuk sekolah dan madrasah
l. Membuat laporan berkala kepada TP UKS/Mprovinsi
m. Melaksanakan ketatausahaan TP UKS/M Kabupaten/Kota.
Keanggotaan Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota ditetapkan oleh Bupati/Walikota yang terdiri dari
unsur dinas yang membidangi pendidikan, Dinas Kesehatan, Kantor Departemen Agama, Bappeda
Kabupaten/Kota, dan Instansi lain yang relevan dengan keperluan.
Tugas Tim Pembina UKS Kecamatan

a. Membina dan Melaksanakan UKS.


b. Mensosialisasikan Kebijakan Pembinaan dan Pengembangan UKS.
c. Melaksanakan Program Pembinaan dan Pengembangan UKS.
d. Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan UKS.
e. Mengkoordinasikan Pelaksanaan Program UKS diwilayahnya sesuai dengan
Pedoman dan Petunjuk Tim Pembina UKS.
f. Membuat Laporan Pelaksanaan Program Pembinaan dan Pengembangan UKS pada
Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota.
g. Melaksanakan Ketatausahaan Tim Pembina UKS Kecamatan.

Keanggotaan Tim Pembina UKS Kecamatan ditetapkan oleh Camat yang terdiri dari
unsur Sekretariat Kecamatan, Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan, Puskesmas ,
Pengawas Pendidikan Agama dan Instansi lain yang relevan
Tugas dan Fungsi Tim Pelaksana UKS

Tugas :
a. Pelaksanaan UKS, menyusun rencana kegiatan, melaksanakan kegiatan,
melaksanakan penilaian dan evaluasi pelaksanaan UKS.
b. Melaksanakan tiga program UKS yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan
dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat.
c. Menjalin kerjasama dengan orang tua (Komite Sekolah) dan instansi terkait dalam
pelaksanaan UKS.
d. Menyiapkan sekolah menjadi sekolah sehat.
e. Melaksanakan ketatausahaan.
f. Menyampaikan laporan pelaksanaan UKS kepada TP UKS Kecamatan.

Fungsi :
Sebagai penanggung jawab dan pelaksana program UKS di sekolah berdasarkan
prioritas kebutuhan dan kebijakan yang ditetapkan TP UKS Kecamatan.
Sekretariat TP UKS

1. Program / Kegiatan Pendukung pelaksanaan Sekolah Sehat


2. Program Kerja / Rencana Kerja Tahunan dan Lima Tahunan
3. Data-data
a. Pemetaan Sekolah Binaan dari 4 jenjang pendidikan
b. Pemetaan Sekretariat TP UKS Kecamatan
c. Penjaringan Kesehatan pd sekolah binaan dari 4 jenjang pedidikan
d. Kasus penyakit yg sering terjadi pd sekolah-sekolah dr 4 jenjang
pendidikan
e. dll.
4. Daftar piket dari 4 SKPD terkait (minimal)
5. Struktur Organisasi TP UKS dan Sekretariat TP UKS
6. Bendera Merah Putih dan Bendera UKS
7. Papan nama Sekretariat UKS (jika ada Tugu UKS lebih Baik)
8. Luas Ruang Sekretariat TP UKS, yang iedal :
a. Sekretariat TP UKS Kabupaten/Kota 49 ㎡
b. Sekretariat TO UKS Kecamatan 16 ㎡
Sekretariat TP UKS

9. Sarana dan Prasarana


a. Meja dan kursi kerja
b. Ruang Rapat / Meja Rapat
c. Lemari arsip
d. Komputer dan printer
e. Kop surat dan amlop surat berlogo UKS
f. WC / toilet yang terpisah laki-laki dan perempuan dengan ventilasi
dan pencahayan yang baik
g. Tempat sampah yang terpilah
h. Jam dinding
i. Ventilasi dan sirkulasi udara yang baik/cukup (minimal 20 % dari
luas lantai)
j. Pencahayaan yang cukup (dapat membaca tulisan secara normal
pada jarak 30 cm)
k. Galon air minum disertai gelas yang tertutup
l. dll.
Indikator Pelaksanaan
UKS/M di Sekolah
Indikator Pelaksanaan UKS di Sekolah dapat dilihat dari :
A. Indikator Proses
Indikator Proses yang digunakan untuk mengukur keberhasilan
pelaksanaan UKS/M antara lain sbb:
1. SK Tim Pelaksana
2. Rencana kegiatan UKS
3. Rencana Anggaran Belanja UKS dengan Rencana Kerja
Sekolah dan Rencana Anggaran Belanjan Sekolah.
4. Peran dan keterlibatan Komite Sekolah/orang tua
5. Peran dan keterlibatan Pemerintah
6. Peran dan Keterlibatan masyarakat
7. Ketersediaan Sarana/Prasaran UKS

41
8. Ketersedaan air bersih
9. Ketersediaan kantin sehat
10. Penerapan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat
11. Tempat Cuci tangan dengan air mengalir
12. Ketersediaan sabun di kamar mandi dan ditempat cuci
tangan
13. Penerapan Trias UKS
14. Ventilasi dan pencahayaan kelas yang memadai
15. Memiliki kamar mandi/WC yang cukup jumlahnya(laki-
laki = 1/40 dan perempuan = 1/25
16. Bebas jentik jamuk
17. Kepadatan ruang kelas minimal 1,75 M2/siswa
18. Memiliki lapangan/aula untuk pendidikan jasmani
19. Menerapkan kawasan tanpa rokok
20. Rapat Tim Pelaksana.
B. Indikator Keberhasilan
Indikator yang digunakan untuk mengukur
keberhasilan pelaksanaan UKS/M adalah
sebagai berikut.
1. Meningkatnya derajat kesehatan peserta
didik
2. Meningkatnya Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat
3. Meningkatnya pengetahuan sikap dan
prilaku peserta didik tentang hidup sehat
4. Meningkatnya partisipasi masyarakat
dalam pelaksanaan UKS/M.
Rekomendasi Hasil Rakerda
TP UKS Provinsi
Kesimpulan

1. Intinya bahwa sekolah sehat tidak melulu pendidikan kesehatan


yang formal, namun lebih kepada suatu sistem untuk
menciptakan suatu budaya yang sehat, yang bisa diaplikasikan
oleh seluruh komponen sekolah, yang nantinya akan juga bisa
berimbas pada lingkungan orang tua siswa dan masyarakat
2. Sekolah sehat dapat dicapai bila sekolah atau madrasah
melaksanakan :
a. Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui tiga program
pokok UKS (Trias UKS); pendidikan kesehatan, pelayanan
kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat serta
b. Melaksanakan upaya-upaya peningkatan melalui program
pendidikan jasmani

45
Kesimpulan

3. Peran Tim Pembina Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan


Tim Pelaksana UKS sangat menentukan untuk terwujudnya
Sekolah Sehat sebagaimana harapan
4. Sinergitas Program Kerja dan Penganggaran lintas SKPD dalam
pengelolaan Sekolah Sehat sangat diperlukan
5. Tugas Pokok Sekretariat Tim Pembina UKS Kab./Kota adalah
Membantu Ketua Tim Pembina dalam rangka penyelenggaraan
dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

46
47
Bimbingan PHBS
Kegiatan Sikat Gigi Bersama

52
PELAYANAN KESEHATAN

53
54
55
Perlu Pemberdayaan
Kantin Sekolah menjadi
Kantin Sehat Sekolah
Menggerakkan siswa dalam upaya
kebersihan lingkungan sekolah

59