Anda di halaman 1dari 10

AMFETAMIN

Muh. Arbiansyah Maulana M.


Annisa Suci Rahmadani
Andi Sri Wahyuni
Dwiyanti Regita Cahyani
DEFINISI
Amfetamin adalah kelompok obat
psikoaktif sintetis yang disebut sistem saraf
pusat (SSP). Amfetamin merupakan satu
jenis narkoba yang dibuat secara sintetis
dan kini terkenal di wilayah Asia Tenggara.
Amfetamin dapat berupa bubuk putih,
kuning, maupun coklat, atau bubuk putih
kristal kecil.
EFEK TERHADAP NEUROTRANSMITER
Amfetamin akan menstimulasi sinapsis dopamin dengan
cara meningkatkan pelepasan dopamin dari terminal prasinaptik.
Pada umumnya, terminal prasinaptik akan menyerap kembali
dopamin yang telah dilepaskan melalui sebuah protein
transporter yang disebut dengan transporter dopamin.
Amfetamin menyebabkan berbaliknya fungsi transporter,
sehingga menyebabkan neuron melepaskan dopamin, dan bukan
menyerapnya kembali. Amfetamin juga menghalangi resptor-
reseptor tertentu yang menginhibisi pelepasan dopamin, oleh
karena itu paling tidak terdapat dua cara bagaimana amfetamin
meingkatkan pelepasan dopamin. Meskipun begitu, amfetamin
memiliki efek yang tidak spesifik. Artinya selain meningkatkan
pelepasan dopamin, amfetamin juga meningkatkan pelepasan
serotonin, neuropinefrin, dan neurotransmitter lainnya.
• Menggunakan amfetamin dapat menyebabkan
otak untuk menghasilkan tingkat dopamin
yang lebih tinggi. Jumlah dopamin yang
berlebih di dalam otak akan menghasilkan
perasaan euforia dan kesenangan yang biasa
dikenal sebagai “high.”
• Amfetamin meningkatkan pelepasan
katekolamin yang mengakibatkan jumlah
neurotransmiter golongan monoamine
(dopamin, norepinefrin, dan serotonin) dari
saraf pra-sinapsis meningkat.
• Penelitian telah menunjukkan bahwa
amfetamin meningkatkan konsentrasi dopamin
di celah sinaptik , sehingga mempertinggi
respon neuron pasca-sinaptik.
EFEK KETIKA MENGGUNAKAN AMFETAMIN
• Amfetamin dapat membuat seseorang merasa energik. Efek
amfetamin termasuk rasa kesejahteraan, dan membuat
seseorang merasa lebih percaya diri. Amfetamin memiliki
banyak efek stimulan diantaranya meningkatkan aktivitas dan
gairah hidup, menurunkan rasa lelah, meningkatkan mood,
meningkatkan konsentrasi, menekan nafsu makan, dan
menurunkan keinginan untuk tidur. Perasaan ini bisa bertahan
sampai 12 jam.
• Obat-obat yang termasuk ke dalam golongan amfetamin
adalah:
1. Amfetamin
2. Metamfetamin
3. Metilendioksimetamfetamin (MDMA, ecstasy atau Adam).
EFEK KETIKA TIDAK MENGKONSUMSI AMFETAMIN
Efek Jangka Pendek dari • Tremor
Amfetamin • Menurunkan nafsu makan
Berikut ini adalah • Euforia
beberapa efek dari • Mulut kering
mengkonsumsi Amfetamin,
yaitu : • Dilatasi pupil
• Meningkatkan suhu tubuh • Mual
• Paranoid • Sakit kepala
• Meningkatkan denyut jantung • Perubahan perilaku seksual
• Meningkatkan tekanan darah
• Menjadi hiperaktif
• Mengurangi rasa kantuk
Efek Jangka Panjang dari • Tekanan darah tinggi
Amfetamin • Kurang nafsu makan
• Selama jangka panjang, • Nafas cepat
seseorang yang menggunakan • Gelisah
amfetamin secara teratur akan
menemukan tanda-tanda efek • Pada penggunaan zat terus
samping jangka panjang yang menerus akhirnya akan
biasanya terdiri dari : menimbulkan gangguan gizi
dan gangguan tidur.
• Pandangan kabur Pengguna akan lebih rentan
• Pusing untuk sakit apapun karena
• Peningkatan detak jantung kondisi kesehatan yang secara
• Sakit kepala keseluruhannya buruk.
Efek ketika tidak menggunakan

• rasa ingin kembali menggunakan


amfetamin untuk mencegah
withdrawal
• kelelahan
• Merasa sangat lapar
• depresi