Anda di halaman 1dari 12

KURKUMINOID

ASEP RAMDANI (11161010)


DINA NURKANIAWATI (11161014)
EMILDA NURFITRIANI (11161020)
FIRDA FITRIANI (11161027)
IMELDA MEGA UTAMI (11161030)
MALINDA ETARI (11161035)
PENGERTIAN
Kunyit, Curcuma longa L. (Zingiberace-ae)
adalah tanaman tropis yang banyak terdapat di
benua Asia yang secara ek-stensif dipakai
sebagai zat pewarna dan pengharum makanan.
Kunyit adalah se-jenis tumbuhan yang
dijadikan bahan rempah yang memberikan
warna kuning cerah. Kunyit dianggapkan
sebagai salah satu herba yang sangat bernilai
kepada manusia.
SUMBER

Kurkumin [1, 7-bis (4, hidroksi-3-metoksi


fenil)-1, 6-heptadiene-3, 5-dion].
adalah pigmen kuning yang diekstrak dari
tanaman rimpang family jahe antara lain:
 Curcuma longa,

 Curcuma domestica (kunyit) dan

 Curcuma xanthorrhiza (temulawak).


KLASIFIKASI TUMBUHAN
 Divisi : Spermatophyta
 Subdivisi : Angiospermae

 Kelas : Monocotyledonae

 Bangsa : Zingiberales

 Suku : Zingiberaceae

 Marga : Curcuma

 Spesies : Curcuma longa Linn.


Sifat Fisikokimia Kurkumin
Rumus molekul C21H20O6
Bobot molekul 368,35
Titik leleh 183oC
Kristal Jingga
Kelarutan
- Tidak larut Air, heksana
- Larut sedang Benzena, eter, kloroform
- Sangat Larut Akohol, aseton, asam asetat glacial

Reaksi dengan basa Warna merah


Reaksi dengan asam Warna kuning cerah
SUMBER
 kurkumin didapatkan ber-bentuk kristal dan bisa
dilarutkan.
 Komponen kurkuminoid diketahui mempunyai
berbagai aktivitas biologik spektrum luas.
 Aktivitas biologis dari kurkuminoid yaitu sebagai
hepatoprotektif antiinflamasi, antibakteri,
menurunkan kadar kolesterol darah dan sel hati, dan
dapat mencegah timbulnya pelemakan sel hati.
 Kurkuminoid bermanfaat untuk mencegah timbulnya
infeksi berbagai penyakit.
BIOSINTESIS & PENGGOLONGAN
 Fenilalanin ammonia liase (PAL) yang terdapat pada kunyit dan jahe
akan menginduksi fenilalanin untuk menghasilkan asam sinamat
yang digunakan sebagai perkusor utama . Jalur biosintesis
kurkuminoid (A) dan reaksi yang dikatalisasi oleh kurkumin sintase
(CURSs) (B).
 Feruloyl-coenzyme A (CoA) (5) disintesis dari fenilalanin
dikondensasikan dengan malonyl-CoA dan dikonversi menjadi
feruloyldiketide-CoA (4) oleh bantuan Diketide-CoA synthase (DCS).
feruloyldiketide-CoA sintetis (4) akan dikondensasikan dengan
feruloyl-CoA (5) yang dilakukan oleh CURS1, 2, dan 3 dan
dikondensasi dengan p-coumaroyl-CoA (6) oleh aksi dari CURS3
untuk menghasilkan kurkumin (1) dan demethoxycurcumin (2).
Ketika p-coumaroyl-CoA (6) dibantu oleh DCS maka akan terbentuk
p-coumaroyldiketide-CoA (7) dan demethoxycurcumin (2) dan
bisdemethoxycurcumin (3) diproduksi oleh CURSs dengan cara
 CURSs mengkatalisasi pembentukan curcuminoids (1-3) dari
cinnamoyl-CoA (10), p-coumaroyl-CoA (6) dan feruloyl-CoA (5),
ketika diinkubasi dengan cinnamoyldiketide-N-acetylcysteamine
(NAC) (8), analog dari diketide-CoA.
AKTIVITAS FARMAKOLOGI
Aktivitas kurkumin sebagai Antiinflamasi
Dalam beberapa kasus studi in vitro dan hewan
telah menunjukkan kemungkinan mekanisme
antiinflamasi dari kurkumin.
Kurkumin telah ditampilkan dapat menghambat
sejumlah molekul yang terlibat dalam peradangan
termasuk fosfolipase, lipooxigenase, COX-2, leukotrien,
tromboksan, prostaglandin, oksida nitrat, kolagenase,
elastase, hyaluronidase, MCP-1, interferon-inducible
protein, factor nekrosis tumor, dan interleukin-12[5].
Kurkumin menurunkan kegiatan katalitik
fosfolipase A2 dan fosfolipase C g1, dengan demikian
mengurangi pelepasan asam arakhadonat dari selular
fosfolipid.
TEKNIK ISOLASI SEDERHANA
 kromatografi kolom
 Preparasi Sampel

Enam gram rimpang bubuk halus di ekstraksi


dengan Soxhlet dan pelarut yang digunakan adalah
methanol dilakukan selama tujuh jam. Ekstrak dipekatkan
dalam rotary evaporator. Campuran curcuminoids mentah
mengandung curcumin, demethoxycurcumin dan bis
demethoxycurcumin.
 Silica gel Kromatografi Kolom

Ekstrak metanol dimasukan ke Kolom kromatografi


dalam kolom gelas silica gel. Sekitar 1 gram kurkuminoid
mentah dicampur dengan 1 ml metanol dan dimasukan ke
kolom (34 × 1,5 cm) dan dielusi dengan kloroform: Metanol
diikuti oleh metanol dengan polaritas meningkat. Semua
fraksi yang terkumpul dikenakan KLT dan dideteksi
sebagai Bintik Kuning.
DAFTAR PUSTAKA
 S.J.Kulkarni, K.N. Maske, M.P.Budre & R.P.Mahajan,.
(2017) Extraction and purification of curcuminoids from
Turmeric (curcuma longa L.),. Dept. Of Biotechnology,
Sinhgad college of Engineering, Pune. India.

 Chu Yuan Shan, Yoppi Iskandar,. (2018) STUDI


KANDUNGAN KIMIA DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI
TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa L.),. Falkutas
Farmasi Universitas Padjadjaran.

 Yohei Katsuyama a , Tomoko Kita b , Sueharu Horinouchi,.


(2009) Identification and characterization of multiple
curcumin synthases from the herb Curcuma longa,.
aDepartment of Biotechnology, Graduate School of
Agriculture and Life Sciences, The University of Tokyo,
Bunkyo-ku, Tokyo 113-8657, Japan