Anda di halaman 1dari 21

PENDIDIK

YANG
KOMUNIKATIF
Which one are you?
Apa bedanya?
The Greatest Generation: experienced the
Great Depression & World War II  strong
models of teamwork, tumbuh besar tanpa
perlengkapan modern
The Silent Generation: (Builders or
Maturists) generasi stlh perang dunia,
stereotype laki-laki dan perempuan, anak-
anak yang ‘penurut’ dan pasif  ‘patuh’
terhadap norma sosial
• Baby boomers: Era Rock and Roll, Elvis,
Beatles, Woodstock, Miniskirts, Barbie
generation. Awal dari ayah-ibu bekerja,
generasi awal televisi, generasi awal
perceraian, generasi toleransi -- memandang
technology dan inovasi sebagai prasyarat
proses belajar.
• Generation X: kelahiran antara 1965 - 1980,
generation MTV
• Generation Y or Millennials: antara awal 1980 -
awal 2000 (sophisticated, technology wise, Peter
Pan generation, digital natives)
• Generation Z : lahir setelah 1995 and they have
never known a world without computers and cell
phones  karakteristik anak-anak yang disebut
‘kids jaman now’
• Generasi alpha
Implikasinya?
• Sangat tergantung dengan digital  mulai
menggunakan sejak kecil, tidak pernah/jarang
paham rasanya hidup tanpa teknologi
• Punya pengetahuan: paham apa yang mereka
inginkan, jadi tidak mudah “dirayu”
• Globally focused & visually engaged 
mengubah hubungan sosial dan arah
pendidikan
BAGAIMANA DENGAN DI INDONESIA?
PROSES PERKEMBANGAN

Biological/ Cognitive
Physical

Psychosocial /
Socioemotional
INTERMEZZO
Yang perlu dipelajari
•Tahapan perkembangan anak
(milestones)
•Faktor yang mempengaruhi
perkembangan anak
Tahapan Perkembangan
(fisik, kognitif, sosial emosi)
Cognitive Stages (Piaget)
1 Sensorimotor (Birth – 2 y.o)

2 Preoperational (2 – 7 y.o)

3 Concrete operations (7 – 11 y.o)

4 Formal operations (11 – 15 y.o)


Tahapan
perkembangan
Sosial Emosi
Implikasinya?
•Setting tempat belajar
•Muatan materi belajar
•Cara belajar
•Cara berkomunikasi
•Waktu belajar
•????
Faktor yang mempengaruhi perkembangan anak
Dampaknya?
• Sebagai guru juga harus bisa mengetahui
lingkungan anak dibesarkan: orangtua, orang yang
mengasuhnya, teman-temannya
• Sebagai guru harus mau berkomunikasi tidak
dengan peserta didik saja, anggota sekolah saja
tetapi juga dengan lingkungan anak didiknya
Proses Komunikasi
UMPAN BALIK

PESAN

Pengirim Penerima
Pengirim dan Penerima

Pengungkapan diri Proses dimana kita membiarkan orang lain


memahami siapa diri kita yang sebenarnya

Kepedulian Perasaan bahwa si penerima pesan adalah orang


yang berharga dan kepedulian kita bukan semata-
mata karena pekerjaan

Ketulusan Menjadi diri sendiri dan bukan menjalankan


peran tertentu; sikap yang terbuka dan jujur

Kehangatan Perasaan/afeksi

Perhatian Menunjukkan konsentrasi baik waktu maupun


fokus kita pada si penerima pesan

Empati Memahami perasaan dan keyakinan si


penerima pesan dari sudut pandangnya
Pengungkapan diri Proses dimana kita membiarkan orang lain
memahami siapa diri kita yang sebenarnya

Kepedulian Perasaan bahwa si penerima pesan adalah orang


yang berharga dan kepedulian kita bukan semata-
mata karena pekerjaan

Ketulusan Menjadi diri sendiri dan bukan menjalankan


peran tertentu; sikap yang terbuka dan jujur

Kehangatan Peasaan/afeksi

Perhatian Menunjukkan konsentrasi baik waktu maupun


fokus kita pada si penerima pesan

Empati Memahami perasaan dan keyakinan si


penerima pesan dari sudut pandangnya
Faktor yang harus diingat:
•Mendengarkan aktif vs mendengar
•Asertif vs agresif
•Hambatan berkomunikasi: beda
bahasa
•Bahasa non verbal: volume, gaya,
intonasi, bahasa tubuh
JADI
• Berkenalanlah dengan peserta didik dan lingkungannya
• Perkuat dengan pengetahuan tentang perkembangan
manusia (kognitif, fisik, sosioemosional)
• Susunlah materi dan cara pengajaran yang disesuaikan
dengan pengetahuan tentang perkembangan manusia
• Libatkan lingkungan peserta didik sebagai bagian dari
kerjasama untuk mencapai perkembangan optimal