Anda di halaman 1dari 16

Dasar-Dasar

Pemisahan Analitik
Kelompok 11

1. Santa Theresia Sitinjak (A1C116003)


2. Nurul Amini (A1C116029)
3. Yolanda Aulia (A1C116055)
4. Febry Yulianti (A1C116067)
suatu ekstraksi dengan cara dingin, artinya tidak ada
proses pemanasan selama proses ekstraksi berlangsung,
tujuannya untuk menghindari rusaknya senyawa yang
dimaksud rusak karena pemanasanan.
Maserasi merupakan salah satu metode ekstraksi yang
dilakukan melalui perendaman serbuk bahan dalam larutan
pengekstrak.
Sokletasi

Suatu ekstraksi dengan cara panas, artinya metoda ini


pastinya melibatkan panas dalam prosesnya. Dengan adanya
panas secara otomatis akan mempercepat proses penyarian
dibandingkan cara dingin.
Sokletasi adalah suatu metode atau proses pemisahan suatu
komponen yang terdapat dalam zat padat dengan cara
penyaringan berulang-ulang dengan menggunakan pelarut
tertentu, sehingga semua komponen yang diinginkan akan
terisolasi.
PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DAN
SOKLETASI TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK
ETANOL DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense L.)

PENDAHULUAN
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat
menghambat oksidasi dengan cara menangkap radikal
bebas. Jambu bol merupakan antioksidas alami yang
memiliki kandungan flavonoid tertinggi.
Penelitian ini mengguakan DPPH (1,1-difenil2-
pikrilhidrazil) secara spektrofotometri. Molekul DPPH
merupakan radikal bebas yang stabil, memberikan warna
ungu dengan absorbansi kuat pada panjang gelombang
sekitar 520 nm(5)
METODE PENELITIAN

Alat : Bahan :
1. daun jambu bol 1. Spektrofotometri
UVVis (Shimadzu)
2. etanol 70%
2. Rotary evaporator
3. 1,1-Difenil-2-
3. Seperangkat alat
Pikrilhidrazil (DPPH) maserasi dan sokletasi
4. vitamin C 4. neraca analitik
5. mikropipet
6. Blender
7. Alat-alat gelas
Prosedur Penelitian

1. Pembuatan Simplisia

Sampel

Neraca Analitik

Hasil
2. Ekstraksi dengan Metode Maserasi dan Sokletasi

Maserasi

Gelas Kimia

Hasil
Sokletasi

Kertas Saring

Alat Soklet

Rotary Evaporator

Hasil
3. Penentuan Aktivitas Antioksidan
.
Larutan DPPH 40 ppm dengan volume 100 ml

Neraca

Gelas Kimia
Larutan induk ekstrak etanol 1000 ppm dengan maserasi dan sokletasi

Neraca

Gelas Kimia
Persentase peredaman antioksidan terhadap radikal bebas
dihitung dengan rumus sebagai berikut :

Nilai persen peredaman yang diperoleh, dihitung persamaan garis


regresi linear untuk selanjutnya ditentukan harga peredaman efektif
lima puluh persennya (IC50).
Hasil dan Pembahasan
 Ekstraksi Daun Jambu Bol (Syzygium malaccense L.) Dengan Maserasi dan Sokletasi

Tabel 1 menunjukkan bahwa metode sokletasi menghasilkan rendemen lebih


besar dibandingkan metode maserasi. Semakin tinggi suhu ekstraksi akan menyebabkan
gerakan molekul semakin
 Penentuan Aktivitas Antioksidan

.
Ekstrak hasil sokletasi mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat
dibandingkan hasil maserasi, hal ini dapat terjadi karena adanya pengaruh suhu ekstraksi,
dimana dengan cara sokletasi suhu ekstraksi dapat diatur agar tidak merusak komponen
antioksidan yang dibutuhkan. Suhu pada proses sokletasi mempengaruhi senyawa fenolik
yang ditarik. Semakin tinggi suhu ekstraksi, maka kelarutan senyawa fenolik semakin
meningkat. Dapat disimpulkan bahwa perbedaan metode ekstraksi berpengaruh terhadap
aktivitas antioksidan yang dihasilkan.
Hasil dan Pembahasan
Dari percobaanini didapat pernyataan bahwa metode sokletasi menghasilkan
rendemen lebih besar dibandingkan metode maserasi. Semakin tinggi suhu ekstraksi akan
menyebabkan gerakan molekul semakin cepat, begitu juga dengan adanya sirkulasi
(pergerakan) pelarut. Faktor suhu dan sirkulasi pelarut dapat meningkatkan laju perpindahan
massa senyawa antioksidan dari sel daun jambu bol, dengan demikian kontak zat terlarut
(solut) dalam sampel dengan pelarut semakin sering dan diperoleh ekstrak yang lebih banyak

Hasil pengukuran aktivitas antioksidan vitamin C menunjukkan bahwa vitamin C


sebagai antioksidan sekunder berfungsi menangkap senyawa radikal serta mencegah
terjadinya reaksi berantai. Pada penelitian ini vitamin C digunakan sebagai pembanding dari
aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jambu bol. Dilihat dari aktivitas antioksidannya
ekstrak etanol daun jambu bol berpotensi sebagai alternatif bahan antioksidan alami.
Kesimpulan
Meskipun keduanya tergolong memiliki aktivitas
antioksidan yang sangat kuat, aktivitas antioksidan terbaik
pada metode sokletasi dengan nilai IC50 sebesar 37,67 ppm
sedangkan nilai IC50 pada metode maserasi yaitu 47,80
ppm.
TERIMAKASIH