Anda di halaman 1dari 14

KERAJAAN KALINGGA, SRIWIJAYA,

DAN MATARAM KUNO

Oleh :
1. Abdur Rosid X MIPA 4 / 01
2. Annisa Chika B X MIPA 4 /
3. Ilham Akbar S X MIPA 4 /
4. M. Rafly Rahardian X MIPA 4 / 20
5. Navila Rahma X MIPA 4 / 23
6. Pepi Febrilia Sari X MIPA 4 / 24
KERAJAAN KALINGGA

Kalingga berasal dari kata kalinga, nama sebuah


kerajaan di India Selatan. Kerajaan ini didirikan pada
abad ke-6 dan dibubarkan pada abad ke-7.
 Kehidupan Ekonomi Kerajaan Kalingga
Perekonomian kerajaan Kalingga bertumpu pada
sektor perdagangan dan pertanian. Letaknya yang dekat
dengan pesisir pantai utara jawa tengah menyebabkan
kalingga mudah di akses oleh pedagang luar negeri.
 Kehidupan Sosial Kerajaan Kalingga
Kerajaan kalingga hidup dengan teratur,berkat
kepemimpinan ratu sima ketentraman dan ketertiban di
kerajaan kalingga berlangsung dengan baik. Dalam
menegakkan hukum, ratu sima tidak membeda-bedakan
antara rakyat dengan kerabatnya sendiri.
 Kehidupan Politik Kerajaan Kalingga
Pada abad ketujuh masehi kerajaan kalingga
dipimpin oleh ratu sima, hukum di kalingga ditegakkan
dengan baik sehingga ketertiban dan ketentraman di
kalingga berjalan dengan baik.
 Masa Kejayaan Kerajaan Kalingga
Masa kepemimpinan Ratu sima menjadi masa
keemasan bagi kerajaan Kalingga dan bagi perkembangan
kebudayaan apapun. Dalam bercocok tanam, Ratu Sima
mengadopsi sistem pertanian dari kerajaan kakak
mertuanya. Ia merancang sistem pengairan yang diberi nama
subak.
 Masa Kemunduran Kerajaan Kalingga
Kerajaan kalingga mengalami kemunduran
kemungkinan akibat serangan sriwijaya yang menguasai
perdagangan, serangan tersebut mengakibatkan
pemerintahan kijen menyingkir ke jawa bagian timur atau
mundur ke pedalaman jawa bagian tengah antara tahun 742-
755 M. Bersama melayu dan tarumanegara yang sebelumnya
telah ditaklukan kerajaan Sriwijaya. Ketiga kerajaan tersebut
menjadi pesaing kuat jaringan perdagangan Sriwijaya-
Buddha.
Peninggalan Kerajaan Kalingga
KERAJAAN SRIWIJAYA

Kerajaan Sriwijaya atau biasa disebut Srivijaya


adalah salah satu kerajaan maritim yang kuat di wilayah
pulau Sumatera dan memberi pengaruh banyak di
Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari
Thailand, Kamboja, Semenanjung Malaya,
Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Didalam
bahasa Sansekerta, sri artinya “bercahaya” dan wijaya
artinya “kemenangan”.
 Kehidupan Politik Kerajaan Sriwijaya
 Pada masa pertama kerajaan Khmer adalah daerah
jajahan Sriwijaya.
 Sriwijaya dekat dengan kerajaan Pala dari Benggala
 pada prasasti Nalanda mencatat bahwasanya raja
Balaputradewa memberikan sebuah biara kepada
Universitas Nalanda.
 Hubungan dengan dinasti Chola di selat India juga cukup
baik, namun setelah Rajendra Chola I naik tahta yang
melakukan penyerangan di abad ke-11 hubungan antara
Sriwijaya dan raja Balaputradewa menjadi buruk.
 pada masa Kulothunga Chola I hubungan ini kembali
membaik, raja Sriwijaya di Kadaram mengirim utusan
yang meminta diikrarkannya pengumuman pembebasan
cukai di kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma
tersebut
 pada masa Kulothunga Chola I Sriwijaya dicap telah
menjadi bagian dari dinasti Chola, dari kronik Tiongkok
disebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo)
sebagai raja San-fo-ts’i pada tahun 1079 ikut serta
membantu perbaikan candi di dekat Kanton,
 pada masa dinasti Song candi ini dijuluki dengan nama
Tien Ching Kuan sedangkan pada masa dinasti Yuan
dijuluki dengan nama Yuan Miau Kwan.
 Pada masa pertama kerajaan Khmer adalah daerah
jajahan Sriwijaya.
 Sriwijaya dekat dengan kerajaan Pala dari Benggala
 pada prasasti Nalanda mencatat bahwasanya raja
Balaputradewa memberikan sebuah biara kepada
Universitas Nalanda.
 Hubungan dengan dinasti Chola di selat India juga
cukup baik, namun setelah Rajendra Chola I naik tahta
yang melakukan penyerangan di abad ke-11 hubungan
antara Sriwijaya dan raja Balaputradewa menjadi
buruk.
 pada masa Kulothunga Chola I hubungan ini kembali
membaik, raja Sriwijaya di Kadaram mengirim utusan
yang meminta diikrarkannya pengumuman
pembebasan cukai di kawasan sekitar Vihara
Culamanivarmma tersebut
 Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
1. Prasasti Kedukan Bukit
 Ditemukan di tepi Sungai Tatang.
 Berangka tahun 605 Saka (683 M).
 Isinya menerangkan bahwa seorang bernama
Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan
menggunakan perahu.
2. Prasasti Talang Tuwo
 Ditemukan di sebelah barat kota Palembang di
daerah Talang Tuo.
 Berangka tahun 606 Saka (684 M).
 Isinya tentang pembangunan sebuah taman yang
disebut Sriksetra yang dibuat oleh Dapunta Hyang
Sri Jayanaga.
3. Prasasti Telaga Batu
 Ditemukan di Palembang.
 Tidak berangka tahun.
 Isinya tentang kutukan-kutukan yang menakutkan
bagi mereka yang berbuat kejahatan.
KERAJAAN MATARAM KUNO
Letak kerajaan Mataram Kuno ada di sekitar
Yogyakarta. Daerah ini sangat subur karena tanahnya
dikelilingi oleh gunung berapi dan aliran sungai yang
tidak tersumbat. Sejarah kerajaan Mataram Kuno
berhubungan erat dengan sejarah kerajaan besar lain di
bumi nusantara. Seperti halnya sejarah kerajaan
Sriwijaya yang menjadi cikal bakal Mataram Kuno.
Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
1. Candi Dieng
2. Candi Ngawen
3. Candi Borobudur