Anda di halaman 1dari 15

JOURNAL, 2018

Impetigo Herpetiformis: Review of Pathogenesis, Complication, and


Treatment

Dokter Muda:
SRI CICI ANGGELINA
WILDA SARTINI

Pembimbing:
dr. Surya Nola, M.Ked (DV), Sp.DV
PENDAHULUAN

• Impetigo herpetiformis (IH) adalah dermatitis yang jarang terjadi saat kehamilan

• Berbahaya/ mengancam jiwa penderitanya

• Dianggap sebagai suatu bentuk psoriasis pustular


PATOGENESIS Kondisi yang memiliki
hubungan dengan IH

• Hipokalemia
Dermatitis
Psoriasis pustular -Hipoparatiroidisme
Sitokin lainnya pustular
menyeluruh -Hipoalbuminemia
-Kadar vit D rendah
-Penurunan kalium
• Mengonsumsi obat N-
butyl-scopolammonium
bromida diusia
kehamilan minggu ke34
IL36RN
Mutasi homozigot/ •Obat Ritodrine
heterozigot (tidak ada pd kulit
normal) hidroklorida
CIRI-CIRI KLINIS

Bercak eritematosus dengan pustula steril yang berkelompok


secara marginal (muncul diwilayah tubuh yang bisa ditekuk)

Erosi dan lapisan kerak

Tampak lesi vegetatif seperti pemphigus vegetans


Gambar 1: Lesi-lesi anular psoriasis pustylar kehamilan pada paha kiri
seorang pasien pada usia minggu ke 36 gestasi di kehamilan pertama
KOMPLIKASI

Keterlambatan pertumbuhan janin intrauteri

Ruptur membran prematur

Persalinan janin yang sudah meninggal didalam rahim

Sindrom hipoventilasi sentral


PENANGANAN

Cairan dan
elektrolit

Rendahnya
hipovolemi Menangani
kadar vit D

hipokalsemia
KORTIKOSTEROID

Dosis awal pada kasus IH dengan tingkat keparahan ringan-sedang 15-30 mg setiap
hari

Dosis dapat ditingkatkan 40-60 mg dan bahkan sampai 80 mg setiap hari

Terapi kortikosteroid topikal dengan dosis yang kuat memiliki resiko terhambatnya
pertumbuhan janin
SIKLOSPORIN

Siklosporin merupakan Siklosporin digunakan


satu opsi terapeutik pada dengan dosis 2-7,5
para pasien yang tidak mg/kg/hari dengan
merespon terhadap kualitas outcome yang
kortikosteroid beragam
ANTIBIOTIK

Pemberian antibiotik tampaknya dapat


memberikan efektifitas pada penanganan
IH

Secara keseluruhan, sefalosporin dapatlah


digunakan dengan aman selama kehamilan,
namun yang lebih dianjurkan untuk digunakan
adalah sefalosforin formula lama

Ampisilin, makrolida, dan clofazimin merupakan


antibiotik yang dapat menunjukkan tingkat efikasi/
kemanjuran di dalam penanganan IH.
ZAT BIOLOGIS

infliksimab dan
adalimumab

dianggap sebagai
obat dengan
kategori B untuk
ibu hamil
FISIOTERAPI/ TERAPI SINAR

NBUVB

dianggap sebagai satu opsi merupakan penanganan


penanganan yang aman yang secara relatif aman,
untuk dilakukan selama dan pemberiannya tidaklah
kehamilan, dan akan meningkatkan tingkat
penanganan ini dapat resiko malformasi bawaan
menjadi penanganan ataupun kematian bayi,
penyerta terapi ketika namun demikian, hal
pasien tidak dapat tersebut dapatlah
merespon kortikosteroid menyebabkan rendahnya

PUVA
dengan baik. bobot lahir bayi.
RETINOID
METOTREKSAT
obat ini telah digunakan di
dalam penanganan IH setelah obat ini telah digunakan
persalinan untuk penanganan IH selama
masa nifas dengan outcome
yang baik
KESIMPULAN

Impetigo herpetiformis merupakan satu istilah yang tampaknya tidaklah tepat,


karena kondisi tersebut tidaklah disebabkan oleh patogen bakteri ataupun virus.
Kondisi ini tampaknya merupakan varian dari psoriasis pustular yang dipengaruhi
oleh faktor genetik, imunologis, dan biokimia, dan kondisi ini dapatlah memberikan
resiko yang signifikan bagi ibu dan janinnya