Anda di halaman 1dari 83

.

FALSAFAH & PARADIGMA


KEPERAWATAN
FALSAFAH KEPERAWATAN

• Pandangan dasar ttg Hakekat Manusia


dan Essensi Keperawatan, yang
merupakan kerangka dasar dalam praktek
keperawatan

Hakekat Manusian :
Manusia sebagai makhluk
Bio, Psiko, Sosio, Spiritual
Essensi a/ Falsafah Keperawatan
meliputi:
1. Manusia a/ mahluk yang Holistik
2. Bentuk Yan Kep – Direct Care – dengan memperhatikan aspek
kemanusiaan
3. Tiap orang berhak mendapatkan perawatan tanpa ada
diskriminasi
4. Pelayanan keperawatan merupakan integral Kesehatan,
Pelayanan Kesehatan
5. Klien a/ Mitra yang selalu aktif dalam yan Kesehatan, bukan
penerima jasa pasif
PARADIGMA, adalah .....

Masterman, 1970
Pandangan fundamental tentang
persoalan dalam suatu cabang ilmu
pengetahuan.
Adam Smith, 1975
Cara bagaimana kita mempersepsi dunia
dan menolong dalam memahami tiap
fenomena yang ada
 Ferguson
Pola pikir dalam memahami dan menjelaskan
aspek tertentu dari suatu kenyataan
 Poerwanto, 1997
Perangkat bantuan yang memiliki nilai tinggi,
yangb berguna untuk dapat memiliki pola dan
cara pandang dasar khas dalam melihat,
memikirkan, memaknai, memyikapi dan memilih
tindakan tentang suatu fakta/ fenomena
kehidupan manusia
Definisi
Paradigma Keperawatan

Suatu cara pandang yang mendasar/ cara


kita melihat, memikirkan, memberi makna,
menyikapi dan memilih tindakan terhadap
berbagai fenomena yang ada dalam
keperawatan
KOMPONEN PARADIGMA KEPERAWATAN

MANUSIA

KEPERAWATAN KESEHATAN

LINGKUNGAN
KONSEP MANUSIA
( Definisi )
• Ilmu Jawa Aristoteles
Manusia merupakan penjumlahan dari
beberapa kemampuan
• Wilhem Wundt
Suatu kesatuan jiwa raga yang
berkegiatan sebagai keseluruhan
Definisi Manusia

 Ilmu Jiwa Modern


Manusia merupakan mahkluk individual,
tidak hanya dalam arti keseluruhan jiwa
raga, tapi tiap individu merupakan pribadi
yang khas menurut corak kepribadianya,
termasuk kecakapan diri sehingga
dikatakan sebagai makhluk yang unik
Pandangan tentang
Konsep Manusia

1. Manusia sebagai makhluk individu


2. Manusia sebagai makhluk Holistic
3. Manusia sebagai makhluk Humanisme
4. Manusia sebagai makhluk Terbuka
1. Manusia Sebagai Makhluk
Individu
Manusia bertindak sebagai klien yang merupakan
kesatuan dari aspek jasmani dan rohani yang
memiliki sifat unik dengan kebutuhan yang
berbeda-beda sesuai dengan tingkat
perkembangannya (Konsorsium Ilmu
Kesehatan, 1992).

Klien dalam konteks Individu, Kelompok,


Masyarakat dalam suatu sisitem
2. Manusia Sebagai Makhluk
Holistic
 Manusia sebagai makhluk yang utuh,
merupakan satu kesatuan, baik :
BIO Bios = Hidup
PSIKO Psyche = Jiwa
SOSIO Socios = Teman
SPIRITUAL Kepercayaan, keyakinan
 Dalam memberikan respon tidak terpisah
Manusia Sebagai
Makhluk Biologis
 BIO -> Bios = Hidup
 Suatu susunan sel hidup yang membetuk
suatu satuan sistem organ
 Mepunyai Basic Need to Survive
 Tidak terlepas dari hukum alam, yaitu lahir
berkembang-mati
Manusia Sebagai Makhluk
Psikologis
 Mempunyai struktur kepribadian ID, EGO,
dan SUPER EGO
 Mempunyai daya pikir dan kecerdasan
 Mempunyai kebutuhan psikologis agar
pribadi dapat berkembang
 Mempunyai pribadi yang unik, dimana
tidak ada individu yang sama
Manusia Sebagai Makhluk
Sosial
 Dilahirkan hidup ditengah-tengah
masyarakat
 Terikat dengan nilai dan norma tertentu
 Hidup bersama-sama denagn orang lain
 Dipengaruhi dan beradaptasi dengan
lingkungannya
 Mempunyai peranan yang harus
disumbangkan untuk kepentingan
masyarakat
Manusia Sebagai Makhluk
Spiritual

 Memiliki Kepercayaan dan Keyakinan


 Menyembah Tuhan Nya
 Mempengaruhi setiap waktu
kehidupannya
3. Manusia Sebagai Suatu
Sistem

 Sistem Terbuka
 Sistem Adaptif
 Sistem Personal
 Sistem Interpersonal
 Sistem Sosial
4. Manusia Sebagai Makhluk
Humanisme

 Mempunyai sifat Manusiawi, dan


perilakunya didasarkan pada nilai-nilai
yang diyakininya

 Memungkinkan individu untuk bebas


memiliki suatu yang diyakini
KONSEP KESEHATAN
(SEHAT – SAKIT)

By.
BEDJO.SKep.Ns.
Definisi Sehat
WHO (1947)
Suatu keadaan sempurna baik fisik maupun
mental dan sosial serta bebas dari penyakit atau
kelemahan
H.L Dunn (1950)
Suatu keadaan yang aktif dan berhubungan
dengan lingkungan , sehingga individu
melakukan aksi dan usaha dinamis untuk
mencapai kemampuan optimal
 UU Pokok RI (1960)
Keadaan badan/fisik, rohani/mental dan
sosial yang sempurna dan bukan hanya
terbebas dari penyakit atau kecatatan
 Parson (1972)
Keadaan dari kapasitas optimal dari
seorang indibidu dalam mempertahankan
peran normal
 UU No 23 tahun 1992
Keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial
yang memungkinkan setiap orang hidup
produktif secara sosial dan ekonomis

 Perspektif Sosiologis
Suatu keadaan jasmani dan emosional yang
memperhitungkan pencapaian / pencarian dari
kesenangan dari nilai budaya yang diinginkan
Definisi Sakit

Persons, 1972
Gangguan dalam fungsi normal individu sebagai
totalitas, termasuk keadaan organisme
sebagai sistem biologis dan penyesuaian
sosialnya
Perkins
Keadaan yang tidak menyenangkan yang
menimpa seseorang sehingga menimbulkan
gangguan aktifitas sehari-hari, baik aktifitas
jasmani, rohani dan sosial
 Engel
Kegagalan gangguan pertumbuhan, perkembangan,
fungsi dan penyesuaian dari organisasi secara
keseluruhan sebagai sistem

 Sulliva
Respon adaptif yang terganggu terhadap rangsangan
internal & eksternal yang mengakibatkan
ketidakseimbangan untuk menggunakan sumber-
sumber yang ada ke tingkat derajat sehat
Pengertihan Sehat Sakit
• Keadaan penyesuaian yang terjadi terus
menerus terhadap situasi yang timbul dan
merupakan ekspresi keberhasilan/ kegagalan
manusia dalam mempertahankan
keseimbangan (Equillibrium)
• Manusia Sehat -> Mampu memanipulasi
Pengaruh lingkungan tanpa timbul
ketidakseimbangan
• Manusia Sakit -> Kegagalan dalam melakukan
adaptasi dengan lingkungan
Rentang Sehat Sakit
(Health lllness Continuum)

Rentang Sehat Rentang Sakit

Sejahtera – Sehat – Sehat – Setengah – Sakit – Sakit - Mati


Sekali Normal Sakit Kronis
Dunn’s Health-IIIness Continuum
High-Level
Wellness
Good
Health

Normal
Health

Poor Health
Oe lllness

Extreme poor health


Or critical illness

Dealth or
Terminal illness
Kesimpulan
Rentang Sehat Sakit
 Merupakan skala ukur hipotesis (Tidak
Mutlak) dalam mengukur tingkat
kesehatan
 Bersifat dinamis dan individual
 Bersifat Relatif, yaitu jarak titik optimal ->
titik kematian tidak ada titik pasti, kapan
kondisi sakit berakhir
 Sakit bisa meliputi fisik, sosio, psiko,
spiritual
 Disease
Menunjukkan perubahan terutama pada
bio, yang berakibat pada malfungsi organ
tubuh/sistem

 lllness
Mencakup gangguan fungsi normal tubuh,
personal, interpersonal, respon budaya
Teori Penyebab Penyakit
Gangguan Mekanik
 Menimbulkan Kerusakan struktur
 Caused by injury or trauma
 Terjadi mendadak, tubuh punya sedikit/ tanpa kontrol
 Agen fisik -> Suhu Extrim, Zat Kimia, Radiasi
Gangguan Biologis
 Kondisi sakit, karena keadaan biologis yang
mempengaruhi fungsi tubuh
 Berlangsung lambat -> Tubuh punya kesempatan
kompensasi
Gangguan Normatif

• Masalah psikologos yang berasal dari


lingkungan internal & eksternal individu
• Berawal dari masalah fikiran kemudian
menimbulkan gangguan fisiologis
Peran Sakit
Parson (1964) menyatakan terhadap 4 aspek
Peran sakit :
1. Pasien tidak bertanggungjawab terhadap
kondisinya
2. Pasien dibebaskan dari peran dan tugas sosial
3. Pasien diberi kesempatan untuk mencapai
kesembuhan secepatnya
4. Pasien dan keluarganya diberi kesempatan
untuk mencari bantuan yang kompeten
Tahapan Proses Sakit
Suchman (1972)
Tahap Gejala

Tahap Asumsi terhadap sakit

Tahap kontak dengan Pelayanan Kesehatan

Tahap Ketergantungan

Tahap Penyembuhan
Tahapan Gejala

Individu mendefinisikan adanya sesuatu


yang menganggu dirinya atau ada orang
lain yang melihat adanya perubahan diri
Klien mengalami penolakan (denial) dan
tetap melakukan aktivitas harianya
Mengalami gejala dalam tiga tahap :
Physical Symptoms, Cognitive aspect,
Emotional response of fear / anxiety
Tahap Asumsi Sakit

 Pada fase Assumption of the sick role


individu memutuskan bahwa mereka
sakit -> Merasa takut
 Klien mencari konfirmasi tentang sakit
kepasa keluarga atau tetangga
 Klien mencari nasehat dan dukungan
dari lingkungan untuk pengambilan
keputusan
Tahap Kontak dengan Yan Kesh
Saat klien berhubungan dengan yankes,
mereka mencari 3 jenis informasi:

1. Validasi terhadap penyakinya


2. Penjelasan tentang gejala dalam istilah
yang dapat mereka mengerti
3. Jaminan bahwa mereka kan sembuh
atau mendapatkan prediksi tentang
penyakit
Tahap ketergantungan

• Terjadi setelah sso dianggap mengalami


suatu penyakit -> bantuan terapi ->
ketergantungan pengobatan

• Tingkat ketergantungan berbeda-beda


pada individu
• Perlu Support menuju kemandirian
Tahap Penyembuhan dan
Rehabilitasi
• Ditandai dengan hilangnya masalah
kesehatan dan timbulnya rasa lebih baik
• Pasien belajar untuk menerima dan
meninggalkan peran sakit dan mulai
membentuk fungsi dan peran hidup seperti
sebelumnya
• Pada fase ini kesiapan fungsi sosial masih
dibawah fungsi fisik tubuh
Perilaku Orang Sakit

• Perasaan Ketakutan
• Menarik Diri
• Egosentris
• Sensitif
• Reaksi emosional >>
• Perubahan Persepsi
• Berkurangnya Minat
Fakto-faktor yang mempengaruhi
Kondisi Sehat Sakit
• Developmental Status
• Social and Cultural influences
• Previous Experiences
• Experiences of Self

Barbara Kozier
Dampak Sakit
• Perubahan Pada Peran Keluarga
• Gangguan Psikologis
• Masalah Keuangan
• Kesepian Akibat Perpisahan
• Perubahan Kebiasaan Sosial
• Privasi terganggu
• Otonomi
• Perubahan Gaya Hidup
Dampak Hospitalisasi

• Privacy terganggu
• Autonomy
• Gaya Hidup
• Peran
• Ekonomi
TANGGUNG JAWAB PERAWAT
TERHADAP KESEHATAN
Leavell (1965) -> 3 level pencegahan (three
levels of prevention)

• Pencegahan Primer
• Pencegahan Sekunder
• Pencegahan Tersior
Pencegahan Primer
(Primary Prevention)
Pencegahan Primer

1. Health Promotion
2. Specific Protection
Health Promotion

• Usaha untuk mempertinggi nilai kesehatan


• Ditujukan pada masa sehat

• Penyuluhan Kesehatan
• Peningkatan Personal Higiene
• Perbaikan dan peningkatan Hogiene
Linkungan
Specific Protection

• Usaha perlindungan kesehatan khusus


• Ditujukan pada saat sehat/ sakit

• Imunisasi dan vaksinasi


• Isolasi Penyakit Menular
• Pencegahan terjadinya Kecelakan
Pencegahan Sekunder
(Secondary Prevention)
• Pencegaha Sekunder

• Early Diagnosis Prompt Preventive


Treatment
• Disability Limitations
Early Diagnosis Prompt Preventive
Treatment
• Usaha mendiagnosa penyakit sedini
mungkin dan memberikan pengobatan
pencegahan yang tepat -> Masa awal
sakit
• Mengumpulkan data/ masalah
• Melakukan praktek laboratium
• Intensive Case Finding
• Follow Up Care
• Home Care
Disability Limitations

• Usaha pembatasan kecacatan lebih jauh,


akibat penyakit
• Pada fase sakit

• Perawatan yang teliti


• Home Visite klien dengan penyakit Kronis
Tartiary Prevention
(Rehabilitasi/ Rekonvalesen)
• Usaha mengembalikan kesehatan klien
pada keadaan semula setelah sakit ->
berperan optimal dalam adaptasi kembali

• Fisioterapi
• Massage
• Rehabilitasi Sosial dan mental
KONSEP
KEPERAWATAN
(Dalam Paradigma Keperawatan)
DEFINISI
KEPERAWATAN
• Suatu bentuk pelayanan profesional, yang
merupakan bagian integral dari pelayanan
kesehatan
• Didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan
• Berbentuk Bio – Psiko – Sosio – Spiritual
yang komprehensif
• Ditujukan kepada individu, keluarga,
masyarakat, baik sehat maupun sakit, yang
mencakup seluruh kehidupan manusia
Paradigma dalam keperawatan
• Bentuk pelayanan Keperawatan yang
diberikan pada klien -> Asuhan
Keperawatan

Bentuk Bantuan dalam kondisi :


• Ketidakmampuan
• Ketidaktahuan
• Ketidakmauan
Bantuan Keperawatan

Ditujukan

Individual/ Keluarga/ Komunitas dapat


mandiri dalam memelihara kesehatannya

Mampu berfungsi secara optimal


Bentuk Asuhan Keperawatan
(Ketidakmampuan)
• Ketidakmampuan dalam memenuhi
kebutuhan dasar klien
• Diberikan melalui pelayanan Keperawatan
• Bertujuan meningkatkan atau memulihkan
kemampuan dalam memenuhi KDM

Kebutuhan Fisiologis
Bentuk Asuhan Keperawatan
(Ketidakmauan)
• Ketidakmauan klien dalam memenuhi
Kebutuhan Dasar Manusia
• Pelayanan Kep bersifat bantuan dalam
pemberihan motivasi -> Peningkatan
Motivasi/ semangat

Merupakan terapi Psikologis perawat dalam


mengatasi masalah Klien
Bentuk asuhan Keperawatan
(Ketidaktahuan)
• Ketidaktahuan Klien dalam memenuhi KDM
• Pelayanan Kep bersifat pemberihan
pengetahuan -> Health Education
• Ditujukan pada individu, keluarga, masyarakat
yang ber pengetahuan rendah dalam masalah
keperawatan kesehatan

Perubahan peningkatan pemenuhan KDM


Asuhan Keperawatan

• Suatu proses rangkaian kegiatan pada praktek


keperawatan yang langsung diberikan kepada
klien pada tatanan pelayanan kesehatan

• Menggunakan metodologi Proses Keperawatan,


berpedoman pada standar keperawatan

• Dilandasi etik dan etika keperawatan


Pelayanan Keperawatan
• Pelayanan profesional yang bersifat Humanistik
terintregrasi dalam pelayanan kesehatan

• Sifat Independent
• Sifat Interdependent

Berorientasi kepada kebutuhan obyektif klien


Perawat ...?

• Tenaga profesional yang mempunyai


kemampuan baik intelektual, tekhnikal,
interpesonal, dan moral

• Bertanggung jawab dan berwenang


melaksanakan pelayanan Asuhan
Keperawatan
KONSEP
LINGKUNGAN
(Dalam Paradigma Keperawatan)
Komponen
Konsep Lingkungan
• Lingkungan Fisik
• Lingkungan Psikologis
• Lingkungan Sosial Budaya
• Lingkungan Spiritual

Mempengaruhi KDM selama pemberihan


Askep
Hubungan Lingkungan – Kesehatan

Triangle Model (Leavell, 1965)

AGENT

ENVIRONMENT HOST
Triangle Model
(Leavell, 1965)
• Digunakan untuk memprediksi/
memperkirakan penyakit/ faktor beresiko
tinggi -> terjadi masalah kesehatan

• Membantu perawat untuk meningkatkan


kesehatan dan mencegah timbulnya
penyakit serta memelihara kesehatan
Masyarakat
What is AGENT ...?

• Suatu faktor yang dapat menyebabkan


terjadinya suatu penyakit
• Berupa faktor biologi, kimiawi, fisik,
mekanik, atau psikologis
• Misal : kuman penyqakit, bakteri, virus,
jamur, cacing, zatpolutan, stress yang
berkepanjangan
What is Host ...?

• Sinonim = Hospes
• Makhluk Hidup (Manusia/ Hewan) yang
dapat terinfeksi Agent
• Menyebabkan timbulnya gangguan/
penyakit dalam diri hospes
What is Environment ...?

• Lingkungan adalah faktor Eksternal yang


dapat mempengaruhi kesehatan

• Lingkungan perumahan
• Lingkungan kerja yang tidak nyaman
• Tingkat Sosek pendidikan yang rendah
• Fasilitas Yan Kes yang terbatas dan jauh
Lingkungan Fisik

• Segala bentuk lingkungan secara fisik


yang dapat mempengaruhi status
kesehatan

• Mempengaruhi KDM dalam bentuk


keamanan dan kesehatan
• Lingkungan kotor dekat limbah, sampah
Lingkungan Psikologis

• Keadaan lingkungan
yang menyebabkan
terganggunya psikologis
seseorang

• Mengakibatkan respon
kecemasan/ Ketakutan
yang ditimbulkan
Teori dan Model konseptual
keperawatan
• Teori merupakan kumpulan konsep,difinisi
yang sistematis tentang suatu fenomena
• Teori(Zubair,2002)
1.kumpulan dalil(set of laws)
2.Aksiomatik
4.Sebab akibat
Manfaat teori keperawatan
>membantu menyampaikan
pengetahuan dalam rangka
memperbaiki praktek keperawatan
• Pendekatan teori keperawatan
1.Meminjam teori yang lain yang relevan
2.Menganalisis situasi praktek kep.dlm
rangka mencari konsep
3.Menciptakan suatu kerangka konsep
yang memungkinkan
TEORI F.NIGHTINGALE (1820)
(Modern nursing)
• Aspek lingkungan
- Udara segar
- Air bersih
- saluran pembuangan yang efisien
- kebersihan
- cahaya
Lingkungan adalah tatanan eksternal yang
Mempengaruhi sakit dan sehatnya seseorang.
Lingkungan tatanan eksternal yang
mempengaruhi sakit dan sehatnya
seseorang
perawat
manusia

Alam
Proses reparatif
perawat

Kesehatan
manusia
TEORI VIRGINIA
HANDERSON(1897)
(difinition of nursing)
• Model keperawatan “ the activities of living”
KONSEP UTAMA TEORI HANDERSON
1.MANUSIA
KDM Komponen penanganan keperawatan
2.Keperawatan
perawat berfungsi unik untuk mambantu
individu baik sehat –sakit
3.Kesehatan
kesehatan lebih penting dari mengobati
4.Lingkungan
KEYAKINAN DAN TATA NILAI
TEORI HANDERSON

perawat Pasien

Dokter
TEORI MARTHA E.ROGERS(1914)
( unitari human bieng=manusia
sebagai satu kesatuan)
Teori dan Konsep utama keperawatan
1.Keperawatan
- profesi keperawatan menggabungkan ilmu dan seni
- praktek kep.bersifat kreatip,imajinatif,dan ekses
2.Individu
manusia berada dalam proses kehidupan yang kontnu
dengan lingkungan scr keseluruhan
3.Lingkungan
lingkungan semua aspek di luar manusia
4.Kesehatan (positif health) antara budaya dan individu
Teori CALISTA ROY (1964)
(model adaptasi)
• <Model adaptasi adalah sistem model yang esensial
• <Asumsi dasar yang dianut
• 1.Individu makhluk BIO-PSIKO-SOSIAL ->
• Satu kesatuan
• 2.Setiap orang menggunakan koping.
• 3.Berespon thdp kebutuhan fisiologis,
• konsep diri yang positif…..integritas diri
• 4.Individu selalu berada dalam rentang sehat –
• sakit.
• ADAPTASI
-Dipengaruhi
-input
-fokal(stimulus internal)….dapat
diobservasi
-konstektual(semua stimulus
yang diterima individu)
-residual(sukar diobservasi)
-kontrol
-regulator
-kognator
-keluaran
LININGER
(Transcultural Nursing Theori)
 Diperkenalkan thn.1988
 Menekankan pentingnya perawat dalam
memehami budaya klien
-mencegah cultur shock dan cultur imposition
-cultur shock ..klien tidak nyaman ,gelisah karena
perbedaan nilai budaya
-cultur imposition … perawat secara diam – diam
memeksakan nilai budaya ,karena budayanya
merasa lebih tinggi dari kelompok lain
Sistem Asuhan Sistem
Generik/ keperawatan profesional
tradisional

Peran perawat
>Menjembatani antara sistem perawatan yang dilakukan
masyarakan awam dengan perawatan profesional
melalui askep
3 Prinsip askep
1.Cultur care preservation /mentenence prinsip
membantu,memefasilitasi,memperhatikan fenomena
budaya …tingkatkan kes.dan gaya hidup yang
diinginkan
2.Cultur care accomodation
cara untuk adaptasi /bernegosiasi ,mempertimbangkan
kondisi kesehatan
3.Cultur care repartterning/negotiation
mengubah desain untuk memperbaiki
kondisi kesehatan