Anda di halaman 1dari 26

Cement Mill

Oleh :
M. Choirun Nasirin
Riski Arif Maulana
Grinding system

 Tube mill adalah alat yang digunakan untuk


menghaluskan semen dengan menggunakan bola
besi (ball) sebagai media penggilingan.

2
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
System Operation in Tube Mill

- Open Circuit System :


Merupakan tipe sirkuit lama yg sudah banyak ditinggalkan dan diupgrade.
Pada sistem ini material digiling hanya melewati mill sekali saja.

- Close Circuit System :


Merupakan sistem penggilingan yang umum dilakukan. Pada sistem ini
material digiling dengan kondisi yang masih kasar dipindahkan dari yang
sudah halus dan dimasukkan lagi kedalam ball mill untuk kembali digiling.
Pemisahan material yang kasar merupakan rotary separator.

3
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
4
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Tube mill with Pregrinding unit
 Pregrinding : - Hydraulic Roller Crusher (HRC)
- Vertical Roller mill (VRM)

Hydraulic roller crusher Vertical Roller mill


5
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
VRM

Vertical roller mill


Grinding Force =
Berat Roller + (Pressure)
Force

Roller
menggelinding
Ketebalan dengan bebas di
Material table

umpan material Table digerakan oleh drive

Feed size:
6
Holcim Academy
f (Roller Ø)
Mill Operator Excellence Separators.ppt
HRC

Feed belt

Hopper

Material by-pass
Material
Level
Slide gates
for control

Rollers

7
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Pregrinding dengan roller press

 Penggilingan material kasar dilakukan dengan metode roller press

 Proses Pregrinding utamannya menggunakan komponen keras dan


kering
 Pregrinding membutuhkan penyesuaian panjang kompartemen dan
komposisi gaya dari bola-bola (kehalusan material yang diumpankan
ke tube mill)
 Operasi Mill dipengaruhi oleh kehalusan pakan dan laju umpan dari
proses press dari roller.

8
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Grinding in Ball Mill

Fine grinding (chamber 2)


Cascading of grinding media

A
A

Coarse grinding (1st chamber)


Cataracting of grinding media

9
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Level Material Optimum untuk Chamber 1

10
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Level Material Optimum untuk Chamber 2

11
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Langkah-langkah Grinding

Coarse Medium Fine


Grinding Grinding Grinding

12
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Pengendalian feed
 Derajat pengisian bola terbaik adalah pada saat profil kerangka
liner dan kecepatan mill yang tepat.
 Lamanya Material berada di dalam mill dipengaruhi oleh :

* besar kecilnya ball charge


* Kekasaran/ kehalusan bahan pakan
* Suhu material
* Kelembaban dan karakteristik Material

13
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
♦ Membuat beban sirkulasi yang tepat dalam sistem grinding melalui
perubahan tingkat feed mill (berdasarkan pengaturan komposisi bola-bola
dan pengaturanan separator itu sendiri).
♦ Perubahan parameter berikut mempengaruhi segi material dalam mill
(Waktu penyimpanan, tingkat bahan) dan beban material:
• Laju injeksi air
• Dosis grinding aid
• Kelembaban Pakan dan suhu
• Pendinginan dan pemanasan dalam mill
♦ Prasyarat untuk kinerja yang baik adalah pilihan yang tepat dari profil liner,
komposisi ball charges dan derajat pengisian grinding media, dimensi
menegah yang tepat dan keluaran diafragma.

14
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Mill Diaprhagm (intermediate & discharge)
 Intermediate diaphragma digunakan untuk memisahkan
kompartemen 1 dengan kompartemen 2. Diaphragma
juga digunakan untuk menjaga agar media penggiling
tidak tercampur ke kompartemen 2.
 Discharge Diaphragma digunakan untuk memisahkan
kompartemen 2 dengan discharge mill, dan menjaga
agar media penggiling tetap pada kompartemen 2.

15
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Intermediate Diaphragm
Kompartemen 2
Fine Grinding
Intermediate diaphragm

Kompartemen 1
Coarse Grinding

16
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Intermediate diaphragm

 Slot opening pada chamber 1


 Material flow control system
 Centre screen
 Grates pada chamber 2

17
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Mill Liner
 Mill liner digunakan untuk melindungi dinding mill dari
keausan dan untuk membantu fungsi penggilingan di tiap-tiap
kompartemen mill.

Lifting Liner
 Lifting liner digunakan dikompartemen 1 untuk proses
penggilingan kasar. Berfungsi untuk melontarkan bola besi
ketitik optimum impact penggilingan.

18
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Classifing Liner

A Coarse grinding
compartment
B Intermediate
diaphragm
C Fine grinding
compartment
D Discharge
diaphragm
E Grinding media
F Retention ring

19
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Liners untuk Coarse Grinding (Chamber 1)

20
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Liner untuk Fine Grinding (Chamber 2)

Rotation
sense

21
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Discharge diaphragm

Discharge diaphragm

22
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Grinding Media
Coarse grinding Ø 90 – 50 [mm]

Fine grinding Ø 50 – 12 [mm]


23
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
1.Compartment
Ø Ball [mm] Weight [ t ] Percent [%]

90 25.0 25.0
80 35.0 35.0
70 25.0 25.0
60 15.0 15.0

Total 100.0 100

Average ball weight [g] 1667


Spec. media surface [m2 / t ] 10.2

2.Compartment
Ø Ball [mm] Weight [ t ] Percent [%]

50 20.0 10.0
40 20.0 10.0
30 32.0 16.0
25 32.0 16.0
20 42.0 21.0
17 54.0 27.0
15

Total 200.0 100


Average ball weight [g] 41
Spec. media surface [m2 / t] 32.8

24
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
Ball filling degree (f)

98
93
Power [%]

85

A
75
A

20 25 30 35 40 - 45 f
[%]25
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt
THANK
YOU

26
Holcim Academy Mill Operator Excellence Separators.ppt