Anda di halaman 1dari 37

KONSEP

EKUITAS &
LABA
By Kelompok 1:

Dedi Nababan Risma Nuraeni Siska Dewi


(12030118410022) (12030118410002) (12030118410009)
KONSEP
EKUITAS
Pengertian Ekuitas

FASB Statement of Financial Accounting


Concepts No. 6

“hak sisa terhadap aset suatu entitas setelah


dikurangi liabilitas”.

Ekuitas = Aset - Liabilitas


Komponen Ekuitas Pemegang
Saham
Dari segi riwayat terjadinya dan sumbernya, ekuitas pemegang saham diklasifikasi
atas dasar tiga komponen

Modal Setoran (Contributed Capital)


mencakup modal yuiridis dan modal setoran lainnya.

Laba Ditahan (Retained Earnings).


terdiri dari laporan laba/rugi, penyesuaian periode sebelumnya, dan deviden.

Sumbangan selain dari pemegang


saham
Penambahan Modal yang Disetor

⊸Penempatan modal saham


⊸Konversi Utang
⊸Konversi Saham Preferen
⊸Deviden Saham & Pemecah Saham
preferen
⊸Opsi Saham dan Warran

modal yang disetor meliputi jumlah total yang


dibayarkan untuk saham – saham, ditambah
laba ditahan yang dikapitalisasi
⊸Penempatan Modal Saham

Bila lembar – lembar saham yang sebelumnya tidak diterbitkan


dijual secara tunai atau dengan imbalan lain, kenaikan total
saham ekuitas dimasukkan dalam modal yang ditanam.

Saham yang dipesan dapat menambah modal


yang disetor jika :

1. Pemesanan menunjukan klaim legal


terhadap pemesanan
2. Perseroan bermaksud menagih pesanan
dalam periode waktu yang wajar dan pasti
⊸Konversi Utang

Bila obligasi konvertibel ditukar dengan saham, ada dua metode


yang disarankan untuk memperlakukan konversi ini

Metode Nilai Buku Metode Nilai Pasar

Tidak ada keuntungan atau obligasi dikapitalisasi sebagai ekuitas


kerugian yang diakui atas pemegang saham.
transaksi ini;
Selisih lebih harga pasar diatas nilai
Nilai buku utang hanya buku obligasi diperlihatkan sebagai
dikonversi menjadi ekuitas kerugian luar biasa dalam konversi.
pemegang saham
Jika nilai buku obligasi melebihi
harga pasar obligasi atau saham,
timbul keuntungan luar biasa dalam
konversi.
⊸Konversi Saham Preferen
Untuk mengkonversi saham preferen menjadi saham biasa,

Metode Nilai Buku Metode Nilai Pasar

Nilai pari saham preferen memindahkan jumlah nilai pasar


ditambah bagian pro rata dari saham preferen yang ditarik atau
agio (paid-in surplus) saham saham biasa baru yang diterbitkan
preferen dipindahkan ke saham
biasa dan agio saham biasa. Jika jumlah ini melebihi modal yang
disetor dari saham preferen yang
Tidak ada keuntungan atau ditarik, kelebihan itu harus
kerugian yang diperlihatkan dipindahkan dari laba ditahan.
dalam transaksi
⊸Deviden Saham & Pemecah Saham
Preferen
Pengungkapan perubahan dalam jumlah lembar saham beredar
dan perubahan dalam nilai pari atau nilai yang ditetapkan.

Jumlah yang paling umum disarankan untuk


dikapitalisasi :

Modal disetor
per saham
Nilai Pasar sebelum
Nilai Pari saham deviden dikali
jumlah saham
yang diterbitkan
⊸Opsi Saham & Waran

Hak-hak saham yang diberikan kepada pemegang saham yang


sudah ada, yang memperbolehkan mereka membeli lembar-lembar
saham dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau
lebih rendah dari harga penawaran saham itu kepada pihak lain

 Hak yang diberikan kepada pembeli sekuritas lain


 Program pembelian saham yang bukan sebagai kompensasi
untuk karyawan
 Program opsi saham sebagai kompensasi
Pengurangan dalam Modal yang
Disetor

Modal yang disetor dapat berkurang karena pembelian kembali


saham – saham dan sebagai akibatnya , menimbulkan saham
yang diperoleh kembali (treasury stock).

Perlakuan untuk penjualan treasury stock tergantung pada


apakah kita menganggap penjualan dan pembelian sebagai
transaksi tunggal atau ganda
Konsep Transaksi Treasury Stock

⊸Transaksi Tunggal (Single Transaction Concept)

Jika perusahaan menjual treasury stock kepada pemegang saham lain


dengan harga sebesar harga perolehan,tampaknya tidak logis bila
klasifikasi ekuitas pemegang saham harus terganggu karena perseroan
memegang saham itu

jika saham itu dibeli dan dijual semata – mata untuk kemudahan
pemegang saham, transaksi itu setara dengan penjualan saham oleh satu
pemegang saham kepada yang lain.

Jika saham itu dijual oleh perseroan diatas harga perolehannya, selisih
lebih merupakan kenaikan modal disetor.
Konsep Transaksi Treasury Stock

⊸Transaksi Ganda (Two Transaction Concept)

Perolehan saham perusahaan sendiri diasumsikan menunjukkan adanya


kontraksi dalam struktur modal perusahaan.

Jika saham itu kemudian diterbitkan kembali, penerbitan saham treasury


diperlakukan dengan cara yang sama seperti penerbitan saham baru.

Jika saham itu dijual melebihi bagian pro rata dari modal, selisih lebih
dianggap sebagai distribusi laba ditahan.
PENGGABUNGAN USAHA
Bila Aset suatu perusahaan diperoleh oleh perusahaan kedua sebagai akibat
dari suatu transaksi pembelian yang melibatkan pembayaran kas atau
pertukaran dengan aset lain, aset yang dibeli biasanya dicatat dalam akun
perusahaan yang mengakuisisi sebesar harga perolehan.

⊸Penggabungan diperlakukan sebagai


Pembelian
⊸Penyatuan Kepentingan
Penggabungan diperlakukan sebagai
Pembelian
Bilamana aset diperoleh dalam pertukran dengan modal saham, nilai
aset diasumsikan sama dengan nilai saham yang diberikan.
Kecuali jika nilai masa berjalan aset dapat diperoleh dengan cara lain
yang dapat diuji

Perlakuan Akuntansinya :
1. Aset bersih dinilai menurut total nilai pasar saham yang diterbitkan
dalam pertukaran
2. Total nilai saham yang diterbitkan dikredit ke modal yang disetor
dengan kemungkinan pembagian antara modal legal dan modal
diatas nilai pari.
Penyatuan Kepentingan
Terjadi bila dua atau lebih perusahaan bergabung untuk melaksanakan
fungsi – fungsi usaha mereka sebagai suatu badan ekonomi tunggal.

Perlakuan Akuntansinya :
1. Aset dan liabilitas perusahaan yang bergabung di bawa ke dalam
badan usaha yang baru sebesar nilai buku masing – masing.
2. Laba ditahan beberapa perseroan dijumlahkan dalam perseroan
yang bertahan atau dalam konsolidasi.
LABA PER SAHAM

Laba Per Saham dianggap relevan dalam evaluasi atas efektifitas


manajemen dan kebijakan deviden.

Perhitungan Jumlah Saham dihitung ;

𝒍𝒂𝒃𝒂 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑝𝑒𝑚𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚


𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚 𝑏𝑖𝑎𝑠𝑎

Laba Per Saham Primer Mencakup jumlah rata – rata tertimbang saham
yang beredar selama tahun tersebut ditambah jumlah saham yang mewakili
sekuritas yang dianggap sebagai setara saham biasa dan mempunyai efek
dilutif.

Laba per Saham yang Didilusi Sepenuhnya dihitung dengan memasukkan


semua sekuritas convertible yang berpotensi dilutif, baik yang diklasifikasikan
sebagai setara saham biasa ataupun tidak
KONSEP LABA
Pengertian Laba
Laba akuntansi (accounting income) :

Perbedaan antara pendapatan yag direalisasi dari


transaksi yang terjadi selama satu periode dengan
biaya yang berkaitan dengan pendapatan tersebut
Didasarkan pada transaksi aktual terutama yang berasal dari penjualan
barang/jasa.

Didasarkan pada postulat periodisasi dan mengacu pada kinerja


perusahaan selama satu periode tertentu

Didasarkan pada prinsip pendapatan yang memerlukan pemahaman


khusus tentang definisi, pengukuran dan pengakuan pendapatan.

Memerlukan pengukuran tentang biaya (expense) dalam bentuk cost


historis.

Menghendaki adanya penandingan (matching) antara pendapatan


dengan biaya yang relevan dan berkaitan dengan pendapatan tersebut
Tujuan Pelaporan Laba
⊸Pengukuran efisiensi manajemen.

⊸Membantu meramalkan arah masa depan dari perusahaan atau


pembagian dividen masa depan

⊸pengukuran pencapaian dan sebagai pedoman untuk keputusan


manajerial masa depan.
PENGUKURAN & PENGAKUAN
LABA

Pengukuran besarnya laba sangat tergantung pada


besarnya pendapatan dan beban karena laba adalah bagian
dari pendapatan, maka konsep pengumpulan dan realisasi
pendapatan juga berlaku pada laba
Konsep Laba
melalui hubungan pada realitas
ekonomi yang mendasari

Sintaktik Semantik Pragmatis

melalui aturan-aturan melalui penggunaannya oleh


yang mendefinisikannya investor tanpa memperhatikan
bagaimana laba diukur dan
apa artinya
 Pendekatan Transaksi pada Pengukuran Laba

Pendekatan transaksi menganggap bahwa perubahan aset/liabilitas terjadi


hanya karena adanya transaksi, baik transaksi internal maupun eksternal.

Pendekatan ini memiliki beberapa kelebihan yaitu :


1. Komponen laba dapat diklasifikasikan dalam berbagai cara, misalnya : atas
dasar produk / konsumen
2. Laba operasi dapat dipisahkan dari laba non operasi
3. Dapat dijadikan dasar dalam penentuan tipe dan kuantitas aset dan liabilitas
yang ada pada akhir periode
4. Efisiensi usaha memerlukan pencatatan transaksi eksternal untuk berbagai
tujuan
5. Berbagai laporan dapat dibuat dan dikaitkan antara laporan yang satu
dengan yang lainnya.
 Pendekatan Aktivitas pada Pengukuran Laba
Laba dianggap timbul bila kegiatan tertentu telah dilaksanakan. Jadi laba bisa
timbul pada tahap perencanaan, pembelian, produksi, penjualan dan
pengumpulan kas

Pendekatan ini memiliki beberapa kelebihan yaitu :


1. Laba yang berasal dari produksi dan penjualan barang memerlukan jenis
evaluasi dan prediksi yang berbedadibandingkan laba yang berasal dari
pembelian dan penjualan surat berharga yang ditujukan pada usaha
memperoleh capital gain.
2. Efisiensi manajemen dapat diukur lebih baik bila laba diklasifikasikan
menurut jenis kegiatan yang menjadi tanggung jawab manajemen
3. Memungkinkan prediksi yang lebih baik karena adanya perbedaan pola
prilaku dari jenis kegiatan yang berbeda.
Konsep Laba Pada tingkat
Semantik

⊸Laba sebagai suatu Pengukur Efisiensi

Operasi yang efisien memiliki pengaruhi pada aliran


dividen saat ini maupun penggunaan modal yang
diinvestasikan utnuk memberikan aliran dividen masa
depan. Karena itu semua pemegang ekuitas, terutama
pemegang saham biasa, berkepetingan dengan efisiensi
manajemen.
Konsep Laba Pada tingkat
Semantik

⊸Laba Akuntansi lawan Laba Ekonomi

Laba bersih akuntansi = pendapatan – beban – penyusutan


akuntansi

Laba bersih ekonomi = pendapatan – beban – penyusutan ekonomi

Karena itu, perbedaan antara kedua angka itu berasal dari metode
penyusutan yang berbeda. Akuntan menggunakan metode penyusutan
garis lurus (SL) atau dipercepat (AD); ekonomi menggunakan metode
bunga.
Konsep Laba Pada tingkat
Pragmatik
⊸Laba Sebagai Alat Peramal

SFAC 1 menyatakan bahwa investor, kreditor dan pihak lain yang


berkepentingan dengan prospek arus kas bersih perusahaan,
sehingga mereka sering menggunakan laba untuk membantu
mereka mengevaluasi kemampuan menghasilkan laba,
meramalkan laba masa depan, atau menetapkan resiko atas
investasi atau memberi pinjaman kepada perusahaan.

Sama seperti investor yang berkepentingan terutama pada arus


deviden masa depan, demikian pula manajemen berkepentingan
terutama pada pengambilan keputusan yang berpengaruh pada
masa depan
Konsep Laba Pada tingkat
Pragmatik
⊸Pendekatan Pasar Modal

Pengamatan langsung dan tak langsung menyatakan bahwa laba


per saham dan proyeksi laba per saham yang dilaporkan
mempunyai dampak langsung pada harga pasar saham biasa
dan dalam permintaan oleh masing – masing investor meskipun
hipotesis pasar yang efisien menyiratkan bahwa perorang tidak
dapat memperoleh pengetahuan dari informasi ini.
Konsep Laba Pada tingkat
Pragmatik
⊸Pendekatan Kontraktual dari Laba

Peranan yang dimainkan oleh laba dalam kisar kontrak yang luas
memberi banyak pandangan dalam cara laba dapat diperkirakan
untuk berprilaku.

Contoh satu hipotesis yang dibahas sebelumnya menayatakan


bahwa perusahaan – perusahaan yang mendekati batas
perjanjian kreditnya akan memilih metode akuntansi yang
melambungkan laba bersih, dan demikian meningkatkan angka
ekuitas dalam rasio utang pada ekuitas.
Apa yang harus dimasukan dalam
Laba ?

Konsep Operasi Kini dari Konsep Laba All Inclusive


Laba
total perubahan dalam modal yang
Hanya perubahan nilai dan diakui dengan mencatat transaksi
kejadian yang dapat atau revaluasi perusahaan selama
dikendalikan manajemen dan suatu periode tertentu, kecuali untuk
yang dihasilkan dari periode pembagian deviden dan transaksi
berjalan yang harus modal
dimasukkan

perubahan relevan hanya


timbul dari operasi normal,
yang memungkinkan
perbandingan lebih baik
dengan operasi – operasi lain
⊸Laba yang Berulang & Tak Berulang

Pos – pos operasi umumnya didefinisikan sebagai berulang dalam


operasi bisnis dan pos non operasi umumnya dipandang tidak biasa dan
tak dapat diramalkan.

Manfaat dari mengklasifikasikan beban dan kredit laba sebagai berulang


dan tak berulang didasarkan pada kegunaan yang meningkat dari angka
laba bersih yang dihasilkan dalam membuat prediksi oleh investor
⊸Penyesuaian Periode Sebelumnya

Jumlah penyesuaian periode sebelumnya dibebankan atau dikreditkan ke


saldo laba ditahan awal periode.

Jumlah tersebut adalah jumlah neto setelah diperhitungkan aspek pajak


sehingga jumlah tersebut tidak diperhitungkan dalam penentuan laba
bersih tahun berjalan
⊸Penyesuaian Periode Sebelumnya

Berkaitan dengan perubahan prinsip akuntansi, penyesuaian periode


sebelumnya tetap diperlukan, dengan nama rekening “pengaruh kumulatif
perubahan prinsip akuntansi”, khusus untuk kasus berikut :

 Perubahan metode penilaian persediaan LIFO ke metode lainnya


 Perubaan metode akuntansi kontarak kontruksi jangka Panjang
 Perubahan ke atau dari periode full cost untuk akuntansi industry
minyak dan gas
 Perubahan dari akuntansi penghentian (retirement), penggantian
(replacement) perbaiakan (betterment) ke akuntansi depresiasi dalam
akuntansi untuk rel kereta api.
 Perubahan dari metode cost ke metode equity untuk investasi saham.
⊸Pos – Pos Luar Biasa

APB 30 mendefinisikan pos – pos luar biasa sebagai kejadian dan


transaksi yang tidak sering (atau tak berulang) dan tak biasa (atau tidak
berkaitan dengan operasi normal).

⊸Oprasi yang Diberhentikan

Untung atau rugi yang akan diakui termasuk dua faktor dibawah ini :
 Laba atau rugi kegiatan operasi mulai tanggal pengukuran
sampai tanggal penghentian
 Untung atau rugi penghentian segmen
Thanks!
Any questions?