Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK 5

MANIPULASI GAMET
NAMA KELOMPOK :
- Anang Tri Handini(1709511028)
- Krisis Mariani Bu’ulolo(1709511029)
- Jireh Petra Slat(1709511030)
- Putu Teza Juliantari(1709511031)
- Lola Yolanda Br Barus(1709511032)
- Chindi Meilina Handojo(1709511033)
Gamet

 Gamet : sel yang diproduksi oleh organisme untuk


tujuan reproduksi seksual

 Pembagian normal sel untuk menghasilkan salinan baru


dari aslinya terjadi melalui proses yang disebut mitosis

 Ukuran dan kuantitas relatif membedakan laki-laki dari


gamet perempuan
Manipulasi Gamet

 gamet yang dimanipulasi dengan teknologi-


teknologi yang sudah dipelajari seperti
teknologi pemasakan gamet in vitro,
pembuahan buatan serta pengawetan gamet.
TEKNIK PEMASAKAN MANIPULASI
GAMET
Pemasakan gamet in vitro

 dikembangkan antara lain untuk memecahkan masalah


ketersedian gamet yang mudahdigunakan dan terkontrol

 penelitian in vitro : oosit primer dan kemudian dikulturkan


dalam medium yang mengandung faktor-faktor (termasuk
hormon) yang membantu kehidupan dan pemasakan gamet
Pembuahan in vitro (in vitro fertilisasi)
SEBUAH TEKNIK PEMBUAHAN DI MANA SEL TELUR
(OVUM) DIBUAHI DI LUAR TUBUH BETINA.

PROSESNYA TERDIRI DARI MENGENDALIKAN PROSES


OVULASI SECARA HORMONAL, PEMINDAHAN SEL TELUR
DARI OVARIUM DAN PEMBUAHAN OLEH SEL SPERMA
DALAM SEBUAH MEDIUM CAIR.
Transfer embrio
 metode buatan dalam perkawinan dengan cara
membentuk embrio dari seekor betina induk unggul,
yang disebut donor, kemudian dipindahkan dan
dicangkokkan ke dalam saluran reproduksi induk
betina lainnya dalam spesies yang sama, yang
disebut resipien
 Transfer embrio memiliki manfaat ganda karena selain
dapat diperoleh keturunan sifat dari kedua tetuanya
juga dapat memperpendek interval generasi
sehingga perbaikan mutu genetik ternak lebih cepat
diperoleh.
Proses transfer embrio
 Produksi embrio in vivo
dilakukan dengan cara mengambil atau memanen
embrio yang terdapat di dalam uterus (rahim) sapi betina
donor (penghasil embrio)

 Produksi embrio in vitro


dilakukan dengan cara melakukan fertilisasi antara sel
benih jantan (spermatozoa) dengan sel benih
betina (ovum) dalam laboratorium, sehingga disebut
pembuahan di luar tubuh.
Terima Kasih 