Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN NEONATUS

MARIA TAMBUNAN, SST, M.KES


LINGKUP ASUHAN NEONATUS, BAYI
DAN BALITA
• BAYI BARU LAHIR NORMAL
• BAYI BARU LAHIR BERMASALAH
• KELAINAN-KELAINAN PADA BAYI BARU LAHIR
• TRAUMA PADA BAYI BARU LAHIR
• NEONATUS BERESIKO TINGGI
• KEGAWATDARURATAN
• NEONATUS, BAYI DAN ANAK BALITA DENGAN
PENYAKIT YANG LAZIM TERJADI
BAYI BARU LAHIR NORMAL
• Menurut Dep. Kes. RI, (2005) Bayi baru lahir
normal adalah bayi yang lahir dengan umur
kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dan
berat lahir 2500 gram sampai 4000 gram.
• Bayi baru lahir disebut dengan neonatus,
dengan tahapan:
• a. Umur 0-7 hari disebut neonatal dini
• b. Umur 8- 28 hari disebut neonatal lanjut
Ciri – Ciri Bayi Baru Lahir normal
• Berat badan 2500 - 4000 gram
• Panjang badan 48 - 52 cm
• Lingkar dada 30 - 38 cm
• Lingkar kepala 33 - 35 cm
• Frekuensi jantung 120 - 160 kali/menit
• Pernafasan ± 40 - 60 kali/menit
• Kulit kemerah - merahan dan licin karena jaringan
sub kutan cukup
• Rambut lanugo tidak terlihat, rambut kepala
biasanya telah sempurna
• Kuku agak panjang dan lemas
• Genitalia;
– Perempuan labia mayora sudah menutupi labia
minora
– Laki – laki testis sudah turun, skrotum sudah ada
• Reflek hisap dan menelan sudah terbentuk
dengan baik
• Reflek morrow atau gerak memeluk bila
dikagetkan sudah baik
• Reflek graps atau menggenggan sudah baik
• Eliminasi baik, mekonium akan keluar dalam 24
jam pertama, mekonium berwarna hitam
kecoklatan
BAYI BARU LAHIR BERMASALAH
• Bayi yang bermasalah adalah apabila setelah
dilahirkan bayi menjadi sakit atau gawat dan
membutuhkan fasilitas serta keahlian yang lebih
memadai. Kalau masalahnya tidak terlalu berat,
bisa diatasi segera dan harus dilakukan
pengawasan. Tapi kalau tidak bisa ditangani
untuk itu tentunya bayi harus dirujuk ke fasilitas
yang lebih lengkap.
• Masalah yang sering terjadi pada bayi baru lahir
:
Asfiksia
• Adalah suatu keadaan bayi baru lahir tidak
bias bernafas secara spontan dan teratur.
• Depresi yang dialami bayi pada saat dilahirkan
dengan menunjukkan gejala tonus otot yang
menurun dan mengalami kesulitan
mempertahankan pernafasan yang wajar.
Kondisi ini menyebabkan kurangnya
pengambilan oksigen dan pengeluaran CO2
Gangguan Pernafasan
• Gangguan pernafasan pada bayi baru lahir dapat terjadi
oleh berbagai sebab. Apabila gangguan pernafasan
disertai dengan tanda –tanda hipoksia ( kekurangan O2
), maka prognosisnya buruk dan merupakan penyebab
kematian BBL, seandainya bayi selamat dan tetap hidup
akan akan beresiko terjadinya kelainan neurologis
dikemudian hari.
• Penyebabnya antara lain :
• Obstruksi jalan nafas
• Penyakit parenkhim Paru-paru
• Kelainan perkembangan organ
• Sebab selain paru ( payah jantung, kelainan SSP, asidosis
metabolic dan asfiksia )
Hipo / Hipertermi
• Hipotermi adalah suatu keadaan dimana suhu
tubuh bayi turun dibawah 36 °. Ini biasanya
karena bayi yang baru lahir lambat
dikeringkan,sehingga terjadi penguapan dan
bayi lebih cepat kehilangan panas tubuh.
• Hipertermi .Lingkungan yang terlalu panas juga
berbahaya bagi bayi. Keadaan ini terjadi bila
bayi diletakkan didekat api atau dalam ruangan
yang terlalu panas.
Bayi Berat Lahir Rendah
• Bayi berat lahir rendah ( BBLR ) adalah bayi baru
lahir yang berat badannya saat lahir kurang dari
2500 gram. Ini dibedakan dalam :
• Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR ) , BB 1500 –
2500 gram
• Bayi Berat lahir sangat rendah ( BBLSR ) , BB <
1500 gram
• Bayi Berat lahir Ekstrem Rendah ( BBLER ), BB <
1000 gram
TUGAS!!!
• JELASKAN REFLEKS FISIOLOGI PADA BAYI BARU
LAHIR!
• BAGAIMANA MEKANISME KEHILANGAN
PANAS PADA BAYI DAN CARA
PENCEGAHANNYA?
• BUAT TABEL JADWAL IMUNISASI DASAR PADA
BAYI!