Anda di halaman 1dari 12

MODEL KONSEPTUAL ASUHAN KEBIDANAN

KELOMPOK 1
PENGERTIAN MODEL ASUHAN KONSEPTUAL
ASUHAN KEBIDANAN

Konseptual model asuhan kebidanan adalah


suatu bentuk pedoman/acuan yang merupakan
kerangka kerja seorang bidan dalam
memberikan asuhan kebidanan yang
dipengaruhi oleh filosofi yang dianut bidan
(filosofi asuhan kebidanan) meliputi unsur-unsur
yang terdapat dalam paradigma kesehatan
(manusia-perilaku, lingkungan dan pelayanan
kesehatan.
KEGUNAAN MODEL KONSEPTUAL
ASUHAN KEBIDANAN

1. Menyatukan data secara lengkap.


2. Tindakan sebagai bantuan dalam komunikasi antara bidan
dan pimpinan.
3. Dalam pendidikan untuk mengorganisasikan program
belajar.
4. Untuk komunikasi bidan dengan klien.
5. Menjelaskan siapa itu bidan, apa yang dikerjakan,
keinginan, dan kebutuhan untuk:
- Mengembangkan profesi.
- Mendidik siswi bidan.
- Komunikasi dengan klien dan pimpinan.
MACAM-MACAM MODEL KONSEPTUAL
ASUHAN KEBIDANAN

1. Model dalam Mengkaji Kebutuhan dalam Praktik


Kebidanan.
2. Model Medikal
3. Model Sehat untuk Semua (Health For All-HFA)
4. Model Sistem Maternitas di Komunitas yang Ideal
University of Southeer Queensland
5. Model Asuhan Home Based
Model dalam Mengkaji Kebutuhan dalam Praktik Kebidanan.

Model ini memiliki empat unit yang penting, yaitu:


1. Ibu dalam keluarga.
2. Konsep kebutuhan.
3. Partnership
4. Faktor kedokteran dan keterbukaan.
Model Medikal

Model Medikal merupakan salah satu model


yang dikembangkan untuk membantu
manusia dalam memahami proses sehat
sakit dalam arti kesehatan.
Model Sehat untuk Semua (Health For All-HFA)

Model ini dicetuskan oleh WHO dalam Deklarasi


Alma Atta tahun 1978. Fokus pelayanan ditujukan
kepada wanita, keluarga, dan masyarakat serta
sebagai sarana komunikasi dari bidan-bidan
negara lain
Tema HEALTH FOR ALL menurut Euis dan Simmer
(1992)

1. Mengurangi ketidaksamaan kesehatan.


2. Perbaikan kesehatan melalui usaha
promotif dan preventif.
3. Partisipasi masyarakat.
4. Kerja sama yang baik antara pemerintah
dengan sektor lain yang terkait.
5. Primary Health Care (PHC) adalah dasar
pelayanan utama dari sistem pelayanan
kesehatan.
Model Sistem Maternitas di Komunitas yang Ideal University of
Southeer Queensland
1. Model kurikulum konseptual partnership dalam praktik
kebidanan berdasarkan pada model pelayanan kesehatan
dasar (Guilliland and Pairman, 1995).
2. Partnership kebidanan adalah sebuah filosofi prospektif
dan suatu model kepedulian (model of care) sebagai model
filosofi prospektif berpendapat bahwa wanita dan bidan
dapat berbagi pengalaman dalam proses persalinan.
3. Persalinan merupakan proses yang sangat normal.
4. Sebuah hubungan partnership menggambarkan dua orang
yang bekerjasama dan saling menguntungkan.
5. Bidan bekerja keras bahwa bidan tidak memaksakan suatu tindakan
melainkan membantu wanita untuk mengambil keputusan sendiri.
6. Konsep “wanita” dalam asuhan kebidanan meliputi mitra perempuan
tersebut, keluarga, kelompok, dan budaya.
7. Konsep bidan dalam asuhan kebidanan meliputi bidan itu sendiri,
mitranya atau keluarga, budaya atau sub kultur bidan tersebut, dan
wewenang profesional bidan.
8. Dengan membentuk hubungan antara bidan dan wanita akan
membawa mereka sendiri sebagai manusia ke dalam suatu
hubungan partnership yang mana akan mereka gunakan
dalamteraupetik. Bidan harus mempunyai self knowing, self nursing, dan
merupakan jaringan pribadi dan kolektif yang mendukung.
Model Asuhan Home Based

Dasar asuhan kebidanan berdasarkan home based


merupakanunsure therapeutic yang terdiri dari sebuah
kesadaran dan menjaga hubungan yang dibangun atas
dasar kepercayaan dan dibentuk untuk memfasilitasi
asuhan yang berkualitas. Tanggung jawab dan kejujuran
merupakan hal yang harus dibangun dalam hubungan
antara bidan dan klien. Proses persalinan di rumah (Home
Birth) sejak lama telah menggunakan konsep “early
discharge” sebagai bagian dari Home Based Midwifery
Care.