Anda di halaman 1dari 18

AGAMA ISLAM

Oleh: Dr. Hj. Salsabilah, M.Ag .


HAKIKT AGAMA ISLAM
 Agama, Religi dan Din: satu sistema credo, satu sistema ritus
(tata-peribadatan) sistem norma (tata-kaidah)
 Agama, Religi dan Din secara etimologis berbeda tapi secara
terminologis mempunyai inti makna yang sama, yaitu tuntunan,
aturan, peraturan dalam kehidupan.
a. QS. Al-Kafirun,[109] ayat 6: “Bagi kamu din (agama)
kamu dan bagiku din-ku
a. QS. as-Shaf,[61] ayat 9: “Dia-lah yang telah mengutus
Rasul-Nya dengan membawa al-Huda (hidayat) dan al-
Haqq (Din Kebenaran), buat mengunggulkannya atas din-
din semuanya. Walau kaum musyrikin membencinya.
Agama (Din) secara garis besar dapat dibedakan
atas dua bagian besar;
 Agama Thabii, (Agama Bumi, Agama Filsafat,
Agama Budaya, Natural Religion, Dinu ‘t-Thabii,
Dinu ‘I-Ardhi);
 Agama Samawi, (Agama Langit, Agama Wahyu,

Agama Profetis, Revealed Religion, Dinu’s-Samawi)


 Islam adalah satu-satunya Agama Samawi, Agama
sepanjang zaman, Agama semua nabi : Adam, Nuh,
Ibrahim, Musa, Zakariya, Yahya, dan Isa (alaihimus-
Salam) serta Nabi Muhammad saw. (2 : 130; 3 : 52; 4 :
163-165; 170; 5 : 12, 44-47, 68-70; 10 : 84; 12 :
101; 61 : 5,6).
 Menurut Al-Qur’an : Agama Yahudi dan Agama Nasrani
bukan lagi Agama murni Samawi, karena
menyimpangan dari Agama-asli Nabi Musa a.s. Dan
penyimpangan dari Agama Asli Nabi Isa a.s. (QS. 2 :
75; 3 : 78-80, 99-100; 4 : 46; 5 : 13, 17, 41-47; 68-
70; 72-78; 10 : 84; 19 : 88-93; 61 : 5).
Mengapa Islam Dibutuhkan?
 Jika dilihat dari segi bahasa,
a. Islam-> dari kata dasar Salima yang berarti :
selamat, sejahtera, bahagia, tidak tercela, tidak
bercacat.
b. Islam-> dari kata Aslama yang artinya : taat,
patuh, tunduk, berserah diri secara bakti kepada
Allah swt.
c. Islam berasal dari Silmun, yang berarti : damai
dan perdamaian.
 Al-Qur’an sebagai kebenaran mutlak: QS. Ali Imran: 19
dan 85; Al-Maidah: 3
a. Sesungguhnya Agama pada sisi Allah adalah Islam”.
(Q.S. Ali Imron : 19)
b. “Barang siapa yang menganut Agama selain Islam,
maka dia tidak akan diterima dan pada hari Akhirat
nanti termasuk orang-orang yang merugi”. (Q.S. Ali
Imron : 85).
c. “Pada hari ini aku telah menyempurnakan bagimu
Agamamu serta telah aku lengkapkan nikmat-Ku
kepadamu, dan Aku ridha Islam dijadikan Agama
(=Dasar Hidup) Mu”.(Q.S. al-Maidah : 3)
 Sesuai fitrah manusia. Hal ini ditegaskan Allah swt dengan firmannya
“Hadapkan wajahmu lurus-lurus kepada Agama Allah. Yang telah
berkenan menciptakan fitrah-kejadian manusia sesuai beytul dengan
agama itu. Tidak ada perubahan pada kreasi Allah itu. Itulah Agama
yang lurus; namun kebanyakan manusia tidak mengetahuinya”.(Q.S. ar-
Rum : 30).
 Agama semua Nabi-nabi. Hal ini dijelaskan Allah swt dalam surat al-
Baqarah ayat 132, 133, 136. “Katakanlah : Kami beriman kepada
Allah, dan kepada apa yang telah diturunkan kepada Ibrahim, Ismail,
Ishaq, Ya’qub serta anak-cucunya, dan kepada apa yang telah
diturunkan kepada Musa, Isa serta para nabi-nabi dari Rabb mereka.
Kami tiada mengadakan diskriminasi antara yang seorang dengan
lainnya. Dan kami semua adalah muslimin (berserah diri) kepada-
Nya”.(Q.S. al-Baqarah : 136).
 Bagi siapa saja orang yang telah mengislamkan dirinya,
berarti telah menyelamatkan dirinya kepada Tuhan. Hal
ini sesuai dengan Firman Allah sebagai berikut :
“Dan siapa yang lebih baik Agamanya selain dari yang
meng-Islam-kan (menyerahkan dirinya) kepada Allah, dan
dia itu muslim (berbuat ihsaan), serta mengikuti Agama
Ibrahim yang hanif (ikhlas). Dan Allah telah menjadikan
Ibrahim itu kekasih-Nya”.(Q;S. an-Nisa : 125).
 As-Sunah atau Hadits Nabi menyatakan :
Al-Islam ya’lu wala yu’la alaih. Islam itu tinggi, luas dan
dalam, dan tiada satu ajaran pun yang menandinginya.
 Mengajarkan keseimbangan dalam berbagai
aspek kehidupan, (QS. Al-Qashash: 77)
 Mudah dan ringan (QS Al-Baqarah: 286)
 Berlaku secara universal (QS Al-Ahzab: 40 )
 Inti ajarannya tauhid (Al- Ikhlash: 1)
 Bersifat rohmatan lil’alamin (Al-Anbiya: 107)
Peranan Agama Bagi manusia
Peranan agama bagi manusia antara lain
adalah:
 Agama (Islam) sebagai suatu sistem kepercayaan.
 Agama (Islam) sebagai suatu sistem ibadah

 agama akan memberikan petunjuk bagi manusia

 Agama (Islam) sebagai suatu sistem


kemasyarakatan.
 Agama (Islam) sebagai suatu sumber sistem nilai.
KOMPONEN DALAM BERAGAMA
(HAL YANG DIPERINTAHKAN DILARANG)
KOMPONEN BERAGAMA

Perintah Larangan Pilihan

Keras Biasa Keras Biasa Mubah

Wajib Sunah Haram Makruh


1. Wajib

Wajib adalah suatu perkara yang harus dilakukan oleh pemeluk


agama islam yang telah dewasa dan waras (mukallaf), di mana jika
dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan akan
mendapat dosa. Contoh : solat lima waktu, pergi haji (jika telah
mampu), membayar zakat, dan lain-lain

Wajib terdiri atas dua jenis/macam :


1) Wajib 'ain adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua
orang muslim mukalaf seperti sholah fardu, puasa ramadan, zakat,
haji bila telah mampu dan lain-lain.
2) Wajib Kifayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim
mukallaff namun jika sudah ada yang malakukannya maka menjadi
tidak wajib lagi bagi yang lain seperti mengurus jenazah.
2. Sunnah/Sunnat

Sunnat adalah suatu perkara yang bila dilakukan umat islam


akan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan tidak
berdosa. Contoh : shalat sunnat, puasa senin kamis, shalat
tahajud, memelihara jenggot, dan lain sebagainya.
Sunah terbagi atas dua jenis/macam:
1) Sunnat Mu'akkad adalah sunnat yang sangat dianjurkan Nabi
Muhammad Saw. seperti Shalat ied.
2) Sunat Ghairu Mu'akad yaitu sunnat yang tidak terlalu
dianjurkan dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. seperti shalat
sunat sebelum shalat Ashar, puasa Senin Kamis, dan lain-lain.
3. Haram

Haram adalah suatu perkara yang tidak boleh


sama sekali dilakukan oleh umat muslim, karena
jika dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di
neraka kelak dan jika ditinggalkan mendapat
pahala.
Contohnya : main judi, minum minuman keras, zina,
durhaka pada orang tua, riba, membunuh, fitnah,
dan lain-lain.
4. Makruh

Makruh adalah suatu perkara yang dianjurkan


untuk tidak dilakukan akan tetapi jika dilakukan
tidak berdosa dan jika ditinggalkan akan
mendapat pahala dari Allah SWT.
Contoh : posisi makan minum berdiri, merokok,
makan jengkol, dll.
5. Mubah

Mubah adalah suatu perkara yang jika


dikerjakan dan dilakukan seorang muslim
mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak
mendapat pahala.
Contoh : makan dan minum, tertawa, bercanda,
melamun, dan olahraga.
NILAI AGAMA DALAM KEHIDUPAN
PRIBADI DAN SOSIAL MASYARAKAT
NILAI DAN FUNGSI AGAMA DALAM KEHIDUPAN PRIBADI
 Berfungsi Edukatif
 Berfungsi Penyelamat
 Berfungsi sebagai Pendamai
 Berfungsi sebagai Social control
 Berfungsi sebagai Pemupuk Rasa Solidaritas
 Berungsi Transformatif
 Berfungsi Kreatif
 Berfungsi Sublimatif
NILAI DAN FUNGSI AGAMA DALAM
MASYARAKAT
 Agama Sebagai Sumber Nilai dalam Menjaga
Kesusilaan
 Agama Sebagai Sarana untuk Mengatasi Prustasi
 Agama sebagai sarana untuk mengatasi
ketakutan
 Agama sebagai sarana untuk memuaskan
keingintahuan
 Agama sebagai pembentuk kata hati (conscienci)