Anda di halaman 1dari 40

ASPEK LEGAL DALAM

PELAYANAN KEBIDANAN
DARMAYANTI WULANDATIKA, S.ST, M.KES
PENGERTIAN ASPEK
LEGAL

STUDI KELAYAKAN YANG


MEMPERSALAHKAN
KEABSAKHAN SUATU TINDAKAN
DITINJAU DARI SEGI HUKUM
YANG BERLAKU DI INDONESIA
ADALAH DIJADIKAN SEBAGAI SUATU
PERSYARATAN UNTUK
MELAKSANAKAN PRAKTIK BIDAN
PERORANGAN DALAM MEMBERIKAN
PELY KEBIDANAN SESUAI DENGAN
TUUAN ASPEK LEGAL KETENTUAN2 YG SUDAH DITETAPKAN
DALAM PELY KEBIDANAN DALAM PERUNDANG-UNDANGAN
SERTA MEMBERIKAN KEJELASAN
BATAS-BATAS KEWENANGANNYA
DALAM MENJALANKAN PRAKTIK
KEBIDANAN
PROFESI YG BERHUBUNGAN DENGAN
KESELAMATAN JIWA MANUSIA ADALAH
PERTANGGNGJAWABAN DAN
TANGGUNG GUGAT ATAS SEMUA
TINDAKAN YANG DILAKUKANNYA,
SEHINGGA SEMUATINDAKAN YG
DILAKUKAN OLEH BIDAN HARUS
BERBASIS KOMPETENSI DAN DIDASARI
OTONOMI BIDAN DALAM PELY
SUATU EVIDENCE BASED, BIDAN KEBIDANAN
MEMILIKI HAK OTONOMI DAN
MANDIRI UNTUK BERTINDAK SECARA
PROFESIONAL YG DILANDASI
KEMAMPUAN BERFIKIR LOGIS DAN
SISTEMATIS SERTA BERTINDAK SESUAI
STANDAR PROFESI DAN ETIKA PROFESI.
PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN
BERKELANJUTAN PRAKTIK KEBIDANAN MERUPAKAN INTI
PENELITIAN DAN BERBAGAI KEG BIDAN DALAM
LISENSI DALAM BIDANG PENYELENGGARAAN UPAYA KESEHATAN
KEBIDANAN YANG HARUS TERUS MENERUS
DITINGKATKAN MUTUNYA MELALUI

PENGEMBANGAN ILMU DAN


UJI KOMPETENSI TEKHNOLOGI DALAM
KEBIDANAN

REGISTRASI AKREDITASI

SERTIFIKASI
KEPMENKES RI KEPMENKES RI NO
TERKAIT DENGAN PELAYANAN KEBIDANAN
BEBERAPA DASAR DALAM OTONOMI DAN

900/MENKES/SK/VII/2 STANDAR PELAYANAN 369/MENKES/SK/III/20


ASPEK LEGAL YANG MENDASARI DAN

002 TTG REGISTRASI KEBIDANAN, 2001 07 TTG STANDAR


DAN PRAKTIK BIDAN PROFESI BIDAN
ANTARA LAIN :

KEPMENKES RI
UU KESEHATAN NO 36 PP NO 32 TAHUN 1996 1277/MENKES/SK/XI/2
TAHUN 2009 TENTANG TENTANG TENAGA 001 TTG ORGANISASI
KESEHATAN KESEHATAN DAN TATA KERJA
DEPKES

UU NO 22/1999 UU NO 13 TAHUN 2003 UU TENTANG ABORSI,


TENTANG OTONOMI TENTANG ADOPSI, BAYI TABUNG
DAERAH KETENAGAKERJAAN DAN TRANSPLANTASI
TERKAIT DENGAN PELAYANAN KEBIDANAN
BEBERAPA DASAR DALAM OTONOMI DAN

KUHAP DAN KUHP


ASPEK LEGAL YANG MENDASARI DAN

ANTARA LAIN : 1981

UU NO 10/1992 TENTANG UU YANG TERKAIT


PENGEMBANGAN DENGAN HAK
KEPENDUDUKAN DAN REPRODUKSI DAN
PEMBANGUNAN KELUARGA KELUARGA
SEJAHTERA BERENCANA

UU NO 23/2003 TENTANG PERMENKES RI NO


PENGHAPUSAN KEKERASAN 585/MENKES/PER/IX/1
TERHADAP PEREMPUAN DIDALAM 989 TTG PERSETUJUAN
RUMAH TANGGA TINDAKAN MEDIK
UJI
KOMPETENSI
PENGERTIAN
UKOM PENDEKATAN
SISTEM UKOM
NAKES
PELAKSANAAN
salah satu proses untuk mengukur pengetahuan, keterampilan

UJI KOMPETENSI
dan sikap tenaga kesehatan sesuai dengan standar profesi. Ukom
merupakan kewajiban bidan dan merupakan tanda kesiapan
melaksanakan pelayanan profesi. Peraturan perundang-
undangan telah memperkuat kewajiban uji kompetensi dan
registrasi bagi bidan dan IBI mengawal sistem uji kompetensi bagi
bidan di indonesia

Dengan diselenggarakannya uji kompetensi diharapkan bahwa


bidan yang menyelenggarakan praktik kebidanan adalah bidan
yang benar2 kompeten. Upaya ini dilakukan dalam rangka
meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan mengurangi medical
error atau malpraktik dalam tujuan utama untuk menurunkan
angka kematian ibu dan anak

Dalam rancangan uji kompetensi apabila bidan tidak


lulus maka bidan tersebut menjadi binaan IBI
setempat. Materi ji kompetensi sesuai dengan 9 area
kompetesi dalam standar profesi bidan indonesia
MENEGAKKAN

TUJUAN
AKUNTABILITAS
PROFESIONAL

MENEGAKKAN
STANDAR DAN
UKOM
ETIKA PROFESI

PENILAIAN MUTU
LULUSAN PEND
BIDAN

MENJAGA
KEPERCAYAAN
PUBLIK TERHADAP
PROFESI
SISTEM UJI KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN (SK 179/2011)

BERSIFAT NASIONAL DIKELOLA DI PEMERINTAH PUSAT OLEH MAJELIS TENAGA KES


INDONESIA BERSAMA MTKP DAN ORGANISASI PROFESI

SOAL UJI DISUSUN BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI, BLUE PRINT DAN KISI-
KISI SOAL YANG DIKEMBANGKAN OLEH TEAM NASIOANAL

PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI DILAKUKAN OLEH INSTITUSI PENDIDIKAN YANG


TELAH TERAKREDITASI BERSAMAAN DENGAN PELAKSANAAN UJIAN AKHIR (EXIT
EXAM)
Pendekatan uji kompetensi

UNTU MENILAI KOMPETENSI TINGKATAN PENGETAHUAN (KNOW-HOW) DAPAT DIUJI


DENGAN METODE MTQ YG FOKUSNYA MENANYAKAN TENTANG KONSEP/PENERAPAN
KONSEP PADA ASUHAN KEBIDANAN

UNTUK MENILAI KOMPETENSI TINGKAT SHOW HOW DAPAT DIUJI DENGAN OBJECTIVE
STRUCTURE CLINICAL EXAMINATION (OSCE)DENGAN TUJUAN UNTUK MENILAI
KEMAMPUAN KLINIK DAN KOMUNIKASI

UNTUK MENILAI KOMPETENSI TINGKAT DOES DILAKUKAN DENGAN METODE WORK-BASED


ASSESSMENT YAITU DENGAN MENILAI KOMPETENSI BIDAN DENGAN MENGGUNAKAN
PORTOFOLIO, DIRECT OBSERVATIONAL PROSEDURAL SKILL (DOPS)-MINI CEX
PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI

3X APRIL,
180 SOAL
SETAHU AGUSTUS,
3 JAM
N NOVEMBER

MCQ SOAL
JAWABA KASUS
NABC (VIGNETT
DE E)

DILAKSANAKAN PADA DIIKUTI MAHASSWA


INSTITUT PENDIDIKAN TINGKAT AKHIR YG
TERPILIH SUDAH LULUS UAP (EXIT
EXAMINATION)

STR BERLAKU NASIONAL


LULUS NANTI DIBERI BERNOMOR NASIONAL
SERTIFIKAT KOMPETESI DAN DITETAPKAN OLEH
UNTUK MENGURUS STR MTKI
SERTIFIKASI

TUJ.UMUM
SERTIFIKASI PENGERTIAN
TUJ.KHUSUS
ADALAH DOKUMEN PENGUASAAN
BENTUK SERTIFIKASI DR PEND
KOMPETENSI TERTENTU MELALUI
FORMAL : IJASAH YG DIPEROLEH
KEG PENDIDIKAN FORMAL MAUPUN
MELALUI UJIAN NASONAL,
NON FORMAL (PEND
SEDANGKAN SERTIFIKASI DR
BERKELANJUTAN) L P NON FORMAL
LEMBAGA NON FORMAL ADLAH
MISALNYA OP RS LSM BIDANG KES YG
BERUPA SERTIFIKAT YG TERAREDITASI
AKREDITASINYA DITENTUKAN OLEH
SESUAI DNG STANDAR NASIONAL
PROFESI
IJASAH ; DOKUMENTASI PENGUASAAN
KOMPETENSI TERTENTU YG
MEMPUNYAI KEKUATAN
HUKUM/SESUAI PERATURAN
PERUNDANGAN YG BERLAKU DAN
DIPEROLEH DARI PENDIDIKAN FORMAL

SERTIFIKAT ; DOKUMEN PENGUASAAN


KOMPETENSI TERTENTU, BISA
DIPEROLEH DARI KEG PENDIDIKAN
FORMAL ATAU PEND NON FORMAL YG
AKREDITASINYA DITENTUKAN OLEH
PROFESI KESEHATAN
MELINDUNGI MASY
MENINGKATKAN
PENGGUNA JASA
MUTU PELAYANAN
PROFESI

PEMERATAAN DAN
PERLUASAN
JANGKAUAN
PELAYANAN
MENYATAKAN MENYATAKAN PENG,
KEMAMPUAN MENETAPKAN KET, DAN PERILAKU
PENG,KET,PERILAKU KUALIFIKASI DAN (KOMPETENSI) PEND
(KOMPETENSI) TENAGA LINGKUP KOMPETENSI TAMBAHAN TENAGA
PROFESI PROFESI

MENETAPKAN
MEMENUHI SYARAT KUALIFIKASI, TINGKAT,
UNTUK MENDAPAT DAN LINGKUP PEN
NOMOR REGISTRASI TAMBAHAN TENAGA
PROFESI
REGISTRASI

TUJUAN
REGISTRASI PENGERTIAN
SYARAT
REGISTRASI BIDAN MERUPAKAN PROSES
SEBUAH PROSES DIMANA SEORANG TENAGA
PENDAFTARAN, PENDOKUMENTASIAN,DAN
PROFESI HARUS MENDAFTARKAN DIRINYA
PENGAKUAN TERHADAP BIDAN, SETELAH
PADA SUATU BADAN TERTENTU SECARA
DINYATAKAN MEMENUHI MINIMAL
PERIODIC GUNA MENDAPATKAN
KOMPETENSI INI ATAU STANDAR PENAMPILAN
KEWENANGAN DAN HAK UNTUK MELAKUKAN
MINIMAL YG DITETAPKAN, SEHINGGA SECARA
TINDAKAN PROFESIONALNYA SETELAH
FISIK DAN MENTAL MAMPU MELAKSANAKAN
MEMENUHI SYARAT2 TERTENTU YG
PRAKTIK PROFESINYA (REGISTRASI MENURUT
DITETAPKAN OLEH BADAN TERSEBUT
KEPMENKES RI NO 900/MENKES/SK/VII/2002)

DENGAN TEREGISTRASINYA SEORANG TENAGA PROFESI


MAKA AKAN MENDAPATKAN HAKNYA UNTUK IJIN
PRAKTIK (LISENSI) SETELAH MEMENUHI BEBERAPA
PERSYARATAN ADMINISTRASI UNTUK LISENSI
TUJUAN
REGISTRASI
MENINGKATKAN KEMAMPUAN TENAGA PROFESI DALAM
MENGADOPSI KEMAJUAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKHNOLOGI YG BERKEMBANG PESAT.

MENINGKATKAN MEKANISME YANG OBJEKTIF DAN


KOMPREHENSIF DALAM PENYELESAIAN KASUS MALPRAKTIK

MENDATA JUMLAH DAN KATEGORI MELAKUKAN PRAKTIK


APLIKASI PROSES REGISTRASI DALAM PRAKTIK
KEBIDANAN ADALAH....
BIDAN YG BARU LULUS MENGAJUKAN PERMOHONAN DAN MENGIRIMKAN KELENGKAPAN
REGISTRASI KEPADA KEPAA DINKES PROV DIMANA INSTITUSI PEND BERADA GUNA
MEMPEROLEH SIB SELAMBAT LAMBATNYA SATU BULAN SETELAH MENERIMA IJASAH
BIDAN

KELENGKAPAN REGISTRASI MENURUT KEPMENKES NO 900/MENKES/SK/VII/2002


MELIPUTI FC IJASAH BIDAN, FC TRANSKIP NILAI AKADEMIK, SURAT KET SEHAT DARI
DOKTER, PAS FOTO SEBANYAK 2 LEMBAR

SIB BERLAKU SELAMA 5 TAHUN DAN DAPAT DI PERBAHARUI SERTA MERUPAKAN DASAR
UNTUK PENERBITAN LISENSI PRAKTIK KEB/ SURAT IZIN PRAKTIK BIDAN (SIPB)

SIB TIDAK BERLAKU LAGI KARENA


• DICABUT ATAS DASAR KETENTUAN PERUNDANG-UNDANGAN YG BERLAKU
• HABIS MASA BERLAKUNYA DAN TIDAK MENDAFTAR ULANG
• ATAS PERMINTAAN SENDIRI
FOTOCOPY IJASAH FOTOCOPY TRANSKIP SURAT KETERANGAN PAS FOTO UKURAN 4X6
BIDAN NILAI AKADEMIK SEHAT DARI DOKTER CM SEBANYAK 2
LEMBAR

SYARAT REGISTRASI
LISENSI

TUJUAN
LISENSI PENGERTIAN
APLIKASI
LISENSI ADALAH PROSES
ADMINISTRASI YG DILAKUKAN
OLEH PEMERINTAH/ YG
BERWENANG BERUPA SURAT IJIN
PRAKTIK YG DIBERIKAN KEPADA LISENSI ADALAH PEMBERIAN IZIN PRAKTIK
TENAGA PROFESI YG TEREGISTRASI SEBELUM DIPERKENANKAN MELAKUKAN
UNTUK PELAYANAN MANDIRI PEKERJAAN YG TELAH DITETAPKAN OLEH
ORGANISASI PROFESI (IBI)
MEMBERIKAN
KEJELASAN BATAS
WEWENANG

MENETAPKAN
SARANA DAN
PRASARANA TUJUAN LISENSI

MEYAKINKAN
KLIEN
APLIKASI LISENSI DALAM PRAKTIK
KEBIDANAN ADALAH DALAM BENTUK SIPB.

SIPB ADALAH BUKTI TERTULIS YG DIBERIKAN


KPD TENAGA BIDAN YG MENJALANKAN
PRAKTIK SETELAH MEMENUHI PERSYRATAN
YG DITETAPKAN. BIDAN YG MENJALANKAN
PRAKTIK HARUS PUNYA SIPB AJUKAN KE
KEPALA DIKES KAB/KOTA SETEMPAT
FC SIPB
YG
BERLAKU

PAS FC IJASAH
PHOTO BIDAN

PERSYARATAN
SIPB

REKOME SURAT
NDASI PERSETUJ
DARI ORG UAN
PROFESI ATASAN

SK SEHAT
REKOMENDASI YG TELAH DIBERIKAN ORG
PROFESI SET TERLEBIH DAHULU DILAKUKAN
PENILAIAN KEMAMPAN KEILMUAN DAN
KETRMPLAN KEPATUHAN TEHDP KODE ETIK
SERTA KESANGGUPAN MELAKUKAN PRAKTIK
BIDAN

BENTUK PENILAIAN KEMAMPUAN KEILMUAN


DAN KETRMPILAN INILAH YG DIAPLIKASIKAN
DENGAN DRENCANA DISELENGGARAKANNYA UJI
OMPETENSI BAGI BIDAN YG MENGURUS
SIPB/LISENSI. SIPB BERLAKU SEPANJANG SIB
BELUM HABIS MASA BERLAKUNYA DAN DAPAT
DIPERBAHARUI KEMBALI.
FC SIPB YG
BERLAKU

PAS
PHOTO UK FC IJASAH
4X6 DUA BIDAN
LEMBAR
PERSYARATAN
LISENSI

REKOMEN
DASI DARI
SK SEHAT
ORG
PROFESI
LEGISLASI PELAYANAN
KEBIDANAN
TUJUAN
LATAR
PENGERTIAN
BELAKANG
PERAN
UU NO 23 TAHUN
UUD 1945 1992 TENTANG
KESEHATAN

VISI PEMBANGUNAN BIDAN ERAT HUB NYA


KES INDO SEHAT 2010 DNG PENYIAPAN
ADALAH DERAJAT KES SUMBER DAYA
YG OPTIMAL MANUSIA

INGAT!!!! LATAR BELAKANG


LEGISLASI ADALAH PROSES
PEMBUATAN UU ATAU
PENYEMPURNAAN PERANGKAT
HUKUM YG SDH ADA MELALUI RENCANA YG SEDANG DIJALNKAN OLEH IBI
SERANGKAIAN KEG SERTIFIKASI (PENNG SEKARANG ADALAH DENGAN MENGADAKAN
KOMPETENSI), REGISTRASI (PENG UJI KOMPETENSI TERHADAP PARA BIDAN,
KEWENANGAN), DAN LISENSI (PENG MINIMAL SEKARANG PARA BIDAN YG
PENYELENGGARAN KEWENANGAN) MEMBUKA PRAKTIK/MEMBERIKAN PELY
KEBIDANAN HARUS MEMILIKI IJASAH SETARA
D.3
TUJUAN LEGISLASI ADALAH MEMBERIKAN
PERLINDUNGAN KEPADA MASYARAKAT
TERHADAP PELY YG TELAH DIBERIKAN.
BENTUK PERLINDUNGAN TERSEBUT MELIPTI :

MENJAMIN MENINGKATKAN
PERLINDUGAN PROFESIONALISME
HUKUM
MEMBERI
KEWENANGAN

MEMPERTAHANKAN
KUALITAS PELAYANAN
HAL YG DAPAT MENYEBABKAN MASY
ATAU PASIEN TDK PUAS :
KURANGNYA
KOMUNIKASI

SIKAP PTG
YG KRG
BAIK
SLAH
PROSEDUR

PELY YG TDK AMAN

KURANGNYA
INFORMASI

PERAN LEGISLASI ADLAH MENJAMIN KURANGNYA SARANA


PERLINDUNGAN PADA MASY PRASARANA

PENGGUNA JASA PROFESI DN


PROFESI SENDIRI, LEGISLASI SANGAT
BERPERAN DLM MEMBERIKAN PELY
PROFESIONAL
KRITERIA AGAR BIDAN
DIKATAKAN
PROFESIONAL DLM
PRAKTIK BIDAN : SERANGKAIAN MELAKSANAKAN PELY
KEG PELYANAN KES YG
DIBERIKAN KE PASIEN SESUAI KEBIDANAN :
DNGN KEWENANGAN DAN MANDIRI
KEMAMPUANNYA

MENGGUNAKA
N BBRPA PENINGKATAN
SUMBER KOMPETENSI
INFORMASI

PRAKTIK
BERDSRKAN EB