Anda di halaman 1dari 12

ROLE OF PARENTAL SMOKING

IN SEVERE BRONCHIOLITIS
Pembimbing :
dr. Arsi Widyastriastuti, Sp.A

Oleh :
Zahrina Dewi Ahadian
201710401011001

SMF ILMU KEDOKTERAN ANAK RS BHAYANGKARA KEDIRI


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2018
PENDAHULUAN

• Bronchiolitis  Penyakit inflamasi pada Bronkiolus


 penyebab distress pernapasan pada anak kecil
• >> viral disease  RSV (>50% kasus), parainfluenza,
adenovirus, rhinovirus, mycoplasma.
• Bronkiolitis  takipnea, takikardi, peningkatan
suhu >38,5 celcius
• Dapat pula ditemukan konjungtivitis dan faringitis
ringan
Ringan Sedang Berat

Frekuensi napas <2bln  >60x/menit 60x/menit >70x.menit


2-12bln  50x/menit

Retraksi dada Tidak ada / ringan Sedang Berat

Pernapasan cuping Tidak ada Tidak ada Ada


hidung

Pemberian makan Normal < dari biasanya Tiidak mau makan

Tingkah laku Normal Rewel Lesu

sianosis Tidak ada Tidak ada ada


• Faktor resiko  usia muda, jenis kelamin (laki>>),
orang tua perokok, sosial ekonomi rendah,
menggunakan peralatan masak dari kayu, tidak
mengkonsumsi ASI
• Perokok pasif  berpengaruh besar pada kejadian
bronkiolitis pada anak
• Beberapa penelitian lain  orang tua perokok
memiliki efek yang signifikan terhadap insiden dan
derajat keparahan bronkiolitis akut.
Metode Penelitian
• Tempat  Department of Pediatrics, Sylhet MAG
Osmani Medical College Hospital, Bangladesh
• Waktu  Juli 2013 – Desember 2015
• Metode  case-control study
• Kriteria diagnosis  gejala klinis, foto thorax,
pemeriksaan darah
• Terapi  O2 nasal, cairan iv, nebulizer salbutamol
dengan atau tanpa kortikosteroid iv, antibiotik (-)
Hasil Penelitian
Karakteristik Kasus Kontrol P- value

Total 64 64

Usia dalam bulan 7,53 (±4,75) 8,78 (±5,64) 0,452


Mean (±SD )

Jenis kelamin
- Laki-laki 40 (±62,5%) 35 (±54,69%) 0,370
- Perempuan 24 (±37,5%) 29 (±45,31%)
Status ekonomi
- Rendah 39 (±60,94%) 35 (±54,69%) 0,474
- Menengah 25 (±39,06%) 29 (±45,31%)
Breastfeeding
- Eksklusif 30 (±46,88%) 29 (±45,31%) 0,859
- Tidak 34 (± 53,13%) 35 (±54,69%)
Penggunaan alat masak kayu
-Ya 39 (± 60,94%) 35 (±54,69%) 0,474
- Tidak 25 (± 39,06%) 29 (±45,31%)
Parental Smoking Kasus Kontrol P-value Odds ratio

Ya 38 (59%) 22 (34%)

0,005 2,8
Tidak 26 (41%) 42 (66%)
Diskusi
• Usia pasien  sama seperti penelitian lain, Rida yg
menunjukkan mean usia 1-6bln, Kabir et al (2-12bln),
bradley et al juga menemukan bahwa semakin muda
usia maka semakin parah derajat bronkiolitis.
• Jenis kelamin  Bashar et al (male:female = 1,8:1),
Denicola juga menemukan bahwa laki-laki dengan
bronkiolitis >> ditemukan
• Orangtua perokok  Jones et al  anggota keluarga
perokok meningkatkan resiko anak terkena
bronkiolitis (>> severe bronchiolitis)
• Kekurangan penelitian  tidak mengukur cotinine
level pada urine.
• Cotinine level  major metabolit dari nicotine,
marker biologi dari absorbsi asap rokok (eksposur
asap tembakau)
Kesimpulan
• Paparan orang tua perokok  menyebabkan hasil
signifikan secara statistik, meningkatkan resiko
severe bronkiolitis pada tahun pertama kehidupan
• Melindungi anak dari orang tua perokok merupakan
hal yang penting  menghindari morbiditas dan
mortalitas oleh karena severe bronkiolitis