Anda di halaman 1dari 15

KURETASE GINGIVA

DENTAL SIDE TEACHING

Instuktur : drg. Elita Tambunan M.Kes


IDENTITAS PASIEN

IDENTITAS PASIEN
• No. RM : P.20467
• Nama Pasien : Frans Pelongan
• Usia Pasien : 58 tahun
• Alamat Pasien : Malalayang
KASUS

• Seorang pasien laki-laki berumur 58 tahun


berdomisili di Malalayang , datang ke RSGM PSPDG
UNSRAT, dengan keluhan gigi-gigi sering berdarah
pada saat menyikat gigi.
RIWAYAT KESEHATAN &
PEMERIKSAAN OBYEKTIF
HASIL PROBING, RENCANA
PERAWATAN , PROGNOSIS
Rencana Perawatan :
Kuretase gingiva pada
gigi
Prognosis Umum: Baik,
karena pasien tidak
memiliki kelainan sistemik
dan pasien kooperatif
Prognosis Lokal : Baik,
karena dukungan tulang
alveolar cukup, kondisi
gingiva baik, dan pasien
kooperatif
FOTO PANORAMIK
FOTO INTRA ORAL (SEBELUM
KURETASE)

Diagnosis Klinis : Gingivitis


Marginalis Kronis disertai
poket periodontal pada
gigi
ALAT DAN BAHAN

• Masker, Hanscoen, penutup dada (celemek)


• Diagnostik Set (Kaca Mulut, Sonde, Eskavator, Pinset) dan
probe periodontal
• Nierbekken + Dappen Glass
• Kuret Gracey #1-2 dan 3-4
• Glass Lab + spatula semen
• Tampon + Kapas + Alkohol 70%
• Cotton Roll dan Cotton Pellet
• Periodontal pack (coe pack)
• 1 ampul Pehacaine
• 1 Syringe Disposable 3 CC
• Povidone iodine
• Larutan NaCl fisiologis 0,9 % untuk irigasi
• Aquadest
TAHAP PERAWATAN

Fase Pendahuluan
25 April 2018
• Pasien datang ke klinik dokter gigi umum, dengan keluhan gusi pasien sering
berdarah spontan, terutama pada saat menyikat gigi
• Scalling dilakukan dilakukan oleh dokter gigi umum, dokter gigi menyarankan
untuk melanjutkan perawatan untuk menangani gusi pasien yang bengkak dan
kemerahan, namun karena latar belakang ekonomi pasien kurang mampu, dokter
gigi merekomendasikan menjalani perawatan di Rumah Sakit Gigi & Mulut
Pendidikan Universitas Sam Ratulangi.

4 Mei 2018
• Pengisian Rekam Medik Umum dan Bagian Periodonsia Pasien.
• Indikasi perawatan kuretase
• Pemeriksaan poket di seluruh permukaan gigi pasien
• Instruktur : drg. Elita Tambunan, Mkes
• Pengambilan foto X-ray panoramik atas persetujuan instruktur.
• Instruktur : drg. Elita Tambunan, M.Kes
TAHAP PERAWATAN

• Fase Bedah
• Tindakan Kuretase gigi
• Adapun tahap tindakan kuretase yang akan dilakukan yaitu :
1. Desinfeksi area kerja dengan povidone iodine
2. Sebelum kuretase gingiva dilakukan, cek probing dengan
menggunakan dental probe terlebih dahulu. Setelah itu,
kuretase dapat dimulai dengan melakukan anestesi infiltrasi
dengan obat anastesi pehacain dan didepositkan 0,5 ml
pada area labial gigi yang akan dirawat.
3. Pada tindakan kuretase kasus ini akan digunakan kuret
gracey
4. Skeling dan root planning
• Dalam tindakan ini digunakan kuret gracey
untuk menghaluskan permukaan akar
gigi.masukan kuret sejajar sumbu gigi
dengnan mata pisau menghadap gigi 
tarik kearah oklusal hingga terasa halus dan
tidak ada hambatan.
5. Kuretase Gingiva
• Masukkan kuret sejajar sumbu gigi, mata
pisau menghadap gingiva (merupakan
dinding poket ke dasar poket) → tarik ke
arah oklusal → buang jaringan inflamasi
dan granulasi. Ini dilakukan pada poket
mesial dan poket distal secara bertahap.
• Pada penatalaksanaannya kuretase dapat
dilakukan dalam 2 tahap :
• Kuretase gingival : Membuang jaringan
yang rusak, jaringan granulasi pada gingival
yang merupakan dinding dari poket. Pada A. Penyingkiran epitel dinding saku, B. Penyingkiran
tahap ini perlu dilakukan secara hati-hati epitel penyatu dan jaringan granulasi, C. Prosedur
agar gingival tidak rusak atau sobek. kuretase selesai.
6. Setelah dirasakan permukaan antara gingival dan gigi sudah halus
dan terlihat daerah yang keluar pada saat kuretase sudah mulai
berubah warna dari merah gelap (mengandung jaringan yang
nekrosis) menjadi merah terang (mengandung jaringan sehat) berarti
proses kuretase sudah bisa dihentikan sehingga dapat diteruskan
dengan pembersihan daerah kerja.
7. Pembersihan daerah kerja dengan melakukan irigasi dengan larutan
NaCl fisiologis 0,9% dan bilas dengan aquadest sampai bersih untuk
menyingkirkan sisa-sisa debris, jaringan nekrotik pada saat kuretase.
8. Pembersihan dan pengeringan daerah operasi dengan tampon steril
9. Gingiva diadaptasikan ke permukaan gigi dengan cara menekan
gingival ke arah gigi dengan jari selama 1-3 menit.
10. Pek periodontal (coe-Pak® )diaduk di atas glass lab sampai diperoleh
konsistensi dempul kemudian diaplikasikan ke daerah operasi dengan
tangan yang dibasahi dengan larutan NaCl 0,9%.
11. Daerah operasi dibersihkan dan pasien diberikan instruksi post-
kuretase dan resep.
INSTRUKSI SETELAH KURET / DENTAL
HEALTH EDUCATION
• Hindari makan makanan dan minuman yang dapat
merangsang perdarahan seperti makanan panas
• Jangan berkumur terlalu keras
• Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat
gigi secara teratur kecuali daerah post-kuretase
• Daerah post-kuretase tidak boleh dimainkan dengan
lidah, tangan, atau digunakan untuk mengunyah
• Gunakan obat kumur mengandung antiseptik 2X sehari
untuk mengontrol plak
• Jika terjadi perdarahan segera hubungi operator
PERESEPAN OBAT
KONTROL

• Kontrol pertama dilakukan 1 minggu, dan dilakukan


pembukaan pek periodontal.
• Kontrol kedua pada minggu ke-3 dilakukan pemeriksaan
subjektif dan objektif. Pemeriksaan subjektif dilakukan
dengan menanyakan apakah ada keluhan setelah
dikuret dan diberikan instruksi DHE. Pemeriksaan objektif
berupa pemeriksaan plak dan kalkulus, serta daerah
penyembuhan gingival yang dikuret.
• kontrol pada minggu ke-5 dilaukan pemeriksaan
subjektif dan objektif untuk melihat penyembuhan
gingival serta dilakukan probing untuk melihat
kedalaman poket periodontal.