Anda di halaman 1dari 6

Disease Associated With

Pancreatic Hormon
Insulin
• Difisiensi insulin absolut :
1. Diabetes melitus tipe 1 :
hiperglekemia yg disebabkan
oleh kekurangan insulin yg
diperlukan untuk mengangkut
glukosa dr aliran darah ke sel
2. Diabetes melitus tipe 2:
hiperglikemia yg disebabkan
oleh insentivitas sel terhadap
insulin
• Hiperinsulinisme : gejala klinis umum yang berhubungan dengan
hiperfungsi pulau-pulau langerhans. Disebabkan oleh adenoma sel
beta soliter (insulinoma), 10% oleh adenoma multipe, 10% oleh
karsinoma dan 10% akipat hiperpalsia sel pulau langerhans
1. Hipoglikemi → pusing, bingung, keringat yg banyak, bila terus
menerus dpt diikuti oleh kejang-kejang, koma sampai kematian
2. Hilangnya gejala tersebut dengan cepat setelah pemberian
guloksa
3. Kadar glukosa plasma < 40mg/dl selama serangan
Glukadon
• Kelebihan glukagon : secara klinis pasien dengan DM ringan
akibat aksi insulin yang berlawanan dgn glukagon disertai
dengan erythematous necrotizing migratory skin eruption,
alopesia, peningkatan pigmentasi kulit dan gositis.
Diagnosis ditegakkan dengan temuan peningkatan kadar
glukagon serum.
Somatostatin
• Secara klinis pada kondisi diabetes melitus krn
terganggunya pelepasan insulin dengan disertai dengan
diare dan batu empedu, diagnosis ditegakkan dengan
meningkatnya kadar somatostatin. Meskipun sulit karena
waktu paruh somatostatis yang pendek.
Polipeptida intestinal vasoaktif
• Sekresi polipeptida intestinal vasoaktif yg berlebihan jarang terjadi.
• Disebabkan oleh neoplasma sel D dr pulau langerhans.
• Secara klinis, akibat rangsangan polipeptida terhadap sekresi
intestine melalui mekanisme yg tdk diketahui → diare yg cair,
disertai hipokalemi dan alkalosis
• Diagnosis ditegakkan dengan ditemukannya peningkatan kadar PIV
dlm serum