Anda di halaman 1dari 17

Mekanika Dan Matematika

Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa


2018
KINEMATIKA DAN
DINAMIKA
KINEMATIKA

• Kinematika adalah cabang dari mekanika yang menggambarkan cara gerak


dari suatu benda.
• Studi tentang kinematika sering disebut sebagai geometri gerak. Untuk
menggambarkan gerak, kinematika mempelajari lintasan titik, garis dan objek
geometris lainnya, serta sifat diferensial mereka seperti kecepatan dan
percepatan.
• Contoh : berapa kecepatan pada suatu benda, bagaimana perubahan
kecepatan terhadap waktu, dst.
DINAMIKA PARTIKEL
• Dinamika adalah ilmu yang mempelajari gerak dengan mempertimbangkan penyebabnya.
• Partikel adalah suatu benda yang ukurannya sangat kecil dan dapat dianggap sebagai benda
titik. Persoalan pengaruh lingkungan yang mempengaruhi gerak suatu partikel telah
dipercayai oleh Issac & Newton yang digambarkan dengan menggunakan hanya tiga hukum
sederhana yang dinamakan dengan hukum tentang gerak (Erlangga, 4661).
• Penyebab gerak adalah gaya
• Gaya adalah tarikan atau dorongan
• Dinamika partikel adalah cabang dari mekanika yang mempelajari penyebab dari gerak, yaitu
GAYA.
Hukum Newton
• Hukum newton 1 : Jika benda yang mula-mula diam akan terus diam,
sedangkanbenda yang mula-mula bergerak akan terus bergerak dengan
kecepatan tetap/konstan, makan resultan gaya pada suatu benda sama
dengan nol
• Insersia atau kelembaman adalah kecenderungan semua benda fisik untuk
menolak segala perubahan terhadap keadaan geraknya.
Hukum II Newton
• “percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu
benda berbanding lurus dengan resultan gaya, searah dengan resultan gaya
dan berbanding terbalik dengan massa benda.”
Hukum III Newton
• “jika benda A mengerjakan gaya pada benda B, maka benda Bakan
mengerjakan gaya pada benda A dengan gaya yang sama besar tetapi dnegan
arah yang berlawanan

F aksi = -F reaksi
Macam-macam gaya
• Gaya berat : massa (m) suatu benda yang dipengaruhi oleh percepatan gravitasi
bumi (g). Ditmpat yang gravitasinya berbedaberat benda akan berbeda pula.
Berdasarkan hukum II Newton, berat benda (w) dirumuskan : w = m.g
• Gaya normal : gaya yang bekerja pada bidang sentuh antara dua permukaan yang
bersentuhan yang arahnya selalu tegak luru pada bidang sendtuh. Rumusnya N = W
+ m.a
• Gaya gesekan : termasuk gaya sentuh yang muncul jika permukaan dua benda
bersentuhan lansung dengan fisik. Arah gaya gesekan searah dengan permukaan
bidang sentuh dan berlawanan dengan kecenderungan arah erak.
Gerak lurus, Melingkar, dan Peluru
PENGERTIAN GERAK
• Gerak merupakan suatu perubahan keadaan atau tempat dari suatu benda pada titik
keseimbangan awal. Benda dikatakan bergerak apabila benda tersebut berpindah
kedudukan pada benda lainnya baik perubahan yang mendekat ataupun yang menjauh.
Secara sederhana gerak dapat berarti perpindahan posisi.
• Adapun faktor yang mempengaruhi benda bergerak ialah luas area, bentuk benda, berat
benda, kondisi benda yang dilalui. Selain pengertian gerak diatas, kita bisa pahami
pengertian lain tentang gerak menurut para ahli, berikut penjelasannya secara
sederhananya:
GERAK LURUS
Yaitu gerak pada suatu benda yang melalui lintasan garis lurus. Misalnya: gerak
jatuhnya buah pada pohonnya, gerak rotasi bumi dll. Gerak lurus terbagi menjadi
dua, yakni:
• Gerak lurus beraturan: yang bergerak secara lurus dan beraturan dengan
kecepatan yang stabil. Contohnya: Kereta melaju dengan kecepatan yang sama pada
jalur rel kereta yang lurus.
• Gerak lurus berubah beraturan: gerak suatu benda yang tidak beraturan dengan
kecepatan yang tidak stabil atau berubah-ubah pada setiap waktunya. Contohnya:
Gerak jatuhnya tetesan air hujan dari atap rumah ke lantai.
GERAK MELINGKAR

• Adalah gerak suatu objek yang lintasannya berupa


lingkaran mengelilingi suatu titik tetap.
• Contohnya dapat dilihat pada gerakan.
Bulan mengelilingi Bumi dan gerakan berputar bola
yang tergantung pada tali.
GERAK PELURU
• Disebut juga sebagai gerak parabolik, merupakan gerak yang terdiri dari gabungan
GLB (gerak lurus beraturan) pada arah sumbu horizontal dan GLBB (gerak lurus
berubah beraturan) pada arah sumbu vertikal. Jadi untuk setiap benda yang diberi
kecepatan awal sehingga menempuh lintasan gerak yang arahnya dipengaruhi oleh
gaya gravitasi yang bekerja terhadapnya dan juga dipengaruhi oleh
gesekan udara, benda tersebut disebut mengalami gerak peluru. misalnya saja seperti
bom yang dijatuhkan dari pesawat terbang, bola yang dilontarkan atau di pukul,
peluru yang di tembakkan oleh meriam, dan roket yang sudah kehabisan bakarnya.
Limit Fungsi,
Deferensial, dan
Integral
Limit Fungsi
• Sering kita mendengar kata-kata hampir atau mendekati. Contohnya : Kita
pernah mendengar “Ronaldo hampir mencetak gol, kecepatannya 120
km/jam, dsb”. Kata hampir / mendekati tersebut disebut dengan LIMIT.
• Limit suatu fungsi merupakan salah satu konsep mendasar dalam
kalkulus dan analisis, tentang kelakuan suatu fungsi mendekati titik masukan
tertentu.
Deferensial
• Adalah salah satu cabang kalkulus dalam matematika yang mempelajari bagaimana nilai
suatu fungsi berubah menurut perubahan input nilainya. Topik utama dalam pembelajaran
kalkulus diferensial adalah turunan.
• Turunan dari suatu fungsi pada titik tertentu menjelaskan sifat-sifat fungsi yang mendekati
nilai input. Untuk fungsi yang bernilai real dengan variabel real tunggal, turunan pada sebuah
titik sama dengan kemiringan dari garis singgung grafik fungsi pada titik tersebut. Secara
umum, turunan suatu fungsi pada sebuah titik menentukan pendekatan linear terbaik fungsi
pada titik tersebut.
• Proses pencarian turunan disebut pendiferensialan (differentiation). Teorema dasar
kalkulus menyatakan bahwa pendiferensialan adalah proses keterbalikan dari pengintegralan.
Integral
• Integral adalah sebuah konsep penjumlahan secara berkesinambungan
dalam matematika bersama dengan inversnya serta diferensiasi, adalah
satu dari dua operasi utama dalam perhitungan kalkulus. Integral
dikembangkan menyusul dikembangkannya masalah dalam diferensiasi di
mana matematikawan harus berpikir bagaimana menyelesaikan masalah
yang berkebalikan dengan solusi diferensiasi.
End.