Anda di halaman 1dari 13

AVES

Kelompok aves besar


Ciri Morfologi
■ Dibagian kepala aves terdapat beberapa organ yaitu Lubang hidung atau nares,
Sera (cere) adalah pangkal paruh atas, Mata yang dikelilingi oleh kulit berbulu
halus, Membrana niktitans di sudut mata yang dapat ditarik hingga menutupi mata,
lubang telinga dan paruh
■ Alat penglihatan, alat pendengaran dan alat suara sudah berkembang dengan baik
■ Berdarah panas (homoioteral)
■ Kulit berbulu
■ Tidak memiliki daun telinga Memiliki sayap
Morfologi
Sistem skeleton muscular

Tulang kuadrat dari tengkorak mempunyai dua artikular


dorsal. Semua tulang pelvis bersatu. Ada sebuah pigostil. Sternum
mempunyai 4 buah takik(celah) posterior. Otot pektoralis mayor
dimulai pada ruas tulag sternum dan menarik tulang hunerus ke
bawah (berarti menarik sayap ke bawah). Sebaliknya, otot
pektoralis minor menarik sayap ke atas seperti pada gambar di
bawah
Gambar sistem skeleton aves
Sistem Pencernaan

■ Organ pencernaan pada burung terbagi atas saluran pencernaan dan kelenjar
pencernaan. Makanan burung bervariasi berupa biji-bijian, hewan kecil, dan buah-
buahan.
■ Saluran pencernaan pada burung terdiri atas paruh, rongga mulut, faring, ;lambung
dan intestinum
■ sistem pencernaan secara mekanik, pencernaan mekanik pada burung
berlangsung di dalam rongga mulut dengan bantuan lidah yang mendorong
makanan menuju kerongkongan. Dari kerongkongan menuju tembolok yang
kemudian menuju empedal. Di dalam empedal makanan mengalami pengecilan
partikel sehingga lebih mudah diserap
■ Sistem Pencernaan secara enzimatis yaitu sistem pencernaan enzimatis pada
burung terjadi di dalam mulut dengan bantuan enzim ptialin, di dalam lambung
dengan bantuan asam klorida (HCL), di dalam usus dengan bantuan enzim yang
dihasilkan oleh pankreas
■ Sistem pencernaan secara biologis yaitu sistem pencernaan biologis pada burung
dilakukan dengan bantuan bakteri sehingga disebut pencernaan mikrobiologi.
Proses pencenaan mikrobiolgi terjadi di dalam usus besar.
Sistem Respirasi
■ Sistem pernapasan burung pada waktu burung istirahat, tulang rusuknya cenderung
bergerak ke depan, rongga dadanya membesar, paru – parunya mengembang sehingga
udara masuk dan mengalir lewat bronkus ke kantung udara bagian belakang,
bersamaan dengan hal tersebut, udara yag sudah ada di kantong udara belakang
mengalir ke paru – paru dan menuju kantung udara depan. Sedangkan pada saat
tulang rusuk kembali ke posisi semula, rongga dada akan mengecil sehingga udara dari
kantung udara masuk kedalam paru – paru. Selanjutnya, saat berada di alveolus, O2
tersebut diikat oleh darah kapiler alveolus. Jadi, pengikatan 2 berlangsung pada saat
inspirasi maupun ekspirasi terjadi.
■ sistem pernapasan burung pada waktu terbang, sistem inspirasi dan ekspirasi dilakukan
oleh kantung – kantung udara. Waktu sayap burung tersebut diangkat ke atas, kantung
udara ketiak burung tersebut akan mengembang, sedangkan kantung udara di tulang
korakoid terjepit, sehingga terjadi inspirasi atau dengan kata lain O2 pada tempat itu
masuk ke dalam paru – paru. Sedangkan apabila sayapnya diturunkan, kantung udara
di ketiak akan terjepit, sedangkan kantung udara di tulang korakoid akan mengembang,
sehingga nantinya akan terjadi ekspirasi atau O2 pada tempat itu akan keluar
■ Saluranpernapasan burung yaitu lubang hidung > Trakea > Bronkus > Paru-paru
Sistem Sirkulasi
■ Jantung dari Aves berbentuk kerucut dengan sebuah lapisan pelindungnya. Ada
empat ruangan dalam jantung yang terdiri dari atrium dekster (serambi kanan),
atrium sinister (serambi kiri), ventrikel dekster (bilik kanan) dan ventrikel sinister
(bilik kiri).
■ Sistem peredaran darah pada Aves dimulai saat darah yang memiliki kandungan
karbondioksida ini dialirkan dari seluruh tubuh menuju jantung tepatnya atrium
dekster ke ventrikel dekster
■ Peredaran darah kecil : darah beserta kandungan karbondioksida yang berasal dari
seluruh tubuh akan dialirkan ke atrium dekster yang akhirnya akan melalui ventrikel
dekster
■ Peredaran darah besar : darah beserta kandungan oksigen yang berasal dari
ventrikel dekster akan disalurkan ke seluruh bagian tubuh
Gambar jantung Aves
Sistem Ekskresi
■ Kemampuan serta keterbutuhan burung untuk terbang
mengharuskan hewan ini agar efisien dan efektif dalam mengatur
bobot tubuhnya
■ Burung secara alamiah tidak menggunakan kantung kemih agar tidak
menjadi beban saat terbang.
■ Urea dibuang dalam bentuk asam urat, asam urat yang dikeluarkan
bersamaan dengan feses berwarna putih bersih
■ Pada bagian dalam ginjal, burung tidak memiliki sistem portal renal,
karena setiap bagian absorpsi limbah dilakukan oleh glomerulus.
■ walaupun glomerulus kecil, akan tetapi aktivitasnya cukup tinggi
karena tidak terdapat bantuan dari sistem portal renal
Sistem Reproduksi
■ Kelompok burung merupakan hewan ovipar. Walaupun kelompok burung tidak
memiliki alat kelamin luar, fertilisasi tetap terjadi di dalam tubuh. Hal ini dilakukan
dengan cara saling menempelkan kloaka