Anda di halaman 1dari 14

KONSEP AKSIOLOGI ISLAM

Oleh:
1. Rani Utami W (V100180024)
2. Danang Raharjo (V100180009)
3. Dwi Bagus Pambudi (V100180011)
Filsafat Ilmu

Ontologi • Obyek ilmu

• Cara/proses mengetahui
Epistemologi ilmu

Aksiologi • Manfaat/kegunaan ilmu


Pengertian Aksiologi
• Aksiologi ilmu yang mempersoalkan penilaian bagaimana
manusia mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya

• Secara Harfiah aksiologi berasal dari bahasa yunani yaitu axios


yakni dari bahasa yang berarti nilai, dan logos yang berarti ilmu atau
teori. Jadi aksiologi adalah “teori tentang nilai”

• Menurut kamus bahasa indonesia adalah kegunaan pengetahuan


bagi kehidupan manusia, kajian tentang nilai-nilai khususnya etika.
Netral Terhadap
Nilai-nilai
BARAT
Netralitas Ilmu
Terbatas Metafisik
AKSIOLOGI Keilmuan

Al-qur’an Dan
ISLAM
Hadist -> Tauhid
Ruang lingkup Aksiologi
1. Etika
Etika merupakan salah satu cabang ilmu fisafat yang membahas moralitas
nilai baik dan buruk, etika bisa di definisikan sebagai nilai-nilai atau norma-
norma yang menjadi pegangan manusia atau masyarakat yang mengatur
tingkah lakunya.
Etika dibagi maenjadi :
a. Etika deskriptif adalah cara melukiskan tingkah laku moral dalam arti
luas seperti: adat kebiasaan, anggapan tentang baik atau buruk, tindakan
yang di perbolehkan atau tidak.
b. Etika Normatif adalah sistem-sistem yang dimaksudkan untuk
memberikan petunjuk atau penuntun dalam mengambil keputusan yang
menyangkut baik atau buruk.
Etika normatif dapat dibagi kedalam dua teori, yaitu teori nilai dan teori
keharusan. Teori-teori nilai mempersoalkan sifat kebaikan, sedangkan
teori keharusan membahas tingkah laku
2. Estetika

Estetika adalah cabang ilmu yang membahas

masalah keindahan. Bagaimana keindahan

bisa tercipta dan bagaimana orang bisa

merasakannya dan memberi penilaian

terhadap keindahan tersebut.


Aksiologi dalam Pandangan Aliran
Filsafat
Aksiologi • Tidak menyetujui pendidikan otoriter
• Setiap pembelajar mempunyai akal dan kecerdasan yg
Progresivisme berbeda dengan makhluk- lain

Aksiologi • Ilmu pengetahuan harus berpijak pada nilai-nilai budaya yang


Essensialisme telah ada sejak awal peradaban manusia

Aksiologi • Ilmu pengetahuan sangat dipengaruhi oleh pandangan tokoh-


Perenialisme tokoh seperti Plato, Aristoteles dan Thomas Aquinas

Aksiologi • Ingin merombak kebudayaan lama dan membangun


kebudayaan baru melalui lembaga dan proses ilmu
Rekonstruksionime pengetahuan melalui pendidikan
Perbandingan Aksiologi Barat dan
Islam
Aksiologi barat Aksiologi islam

• otonomi ilmu secara murni dengan • Sumber ilmu dan nilai yang utama
kebebasan mempelajari ilmu dalam Islam adalah Al-Quran dan Al-
• ilmu haruslah berdiri atas Sunnah. Kedua sumber ini mengajar
otonominya sendiri, netral, dan tidak manusia nilai-nilai etika dan estetika,
terikat pada nilai moral apapun sosial, keadilan, keikhlasan,
• ilmu harus tetap berlandaskan pada kejujuran, kesopanan, kesetiaan,
moral dan etika tanpa merendahkan amanah, tanggungjawab dan lainnya
martabat manusia • Setiap muslim wajib mempelajari Al-
Quran dan Al-Sunnah, memahaminya
dan merealisasikan nilai-nilai
tersebut dalam kehidupannya
• Sistem nilai dalam Islam ditetapkan
oleh Allah dan dinilai olehNya, setiap
muslim terikat dengan nilai ini
Sumbangan Aksiologi
1. Terhadap Ilmu Pengetahuan
Sumbangan aksiologi sebagaimana dalam berbagai aliran
filsafat terhadap ilmu pengetahuan dapat dikemukakan
sebagai berikut:
a. Aliran Filsafat Progressivisme
sumbangan yang besar terhadap ilmu karena telah
meletakkan dasar-dasar kemerdekaan, dan kebebasan
kepada anak didik. Oleh karena itu, filsafat ini tidak
menyetujui pendidikan yang otoriter.
b. Aliran essensialisme
proses pencarian ilmu pengetahuan dengan memahami dirinya
sendiri, kemudian bergerak keluar untuk memahami dunia objektif.
Dari mikrokosmos menuju makrokosmos

c. Aliran perenialisme
Tujuan perolehan ilmu adalah kebahagian untuk mencapai tujuan itu,
maka aspek jasmani, emosi dan intelektual harus dikembangkan
secara seimbang.

d. Aliran rekonstruksionisme
Ilmu pengetahuan harus diintegrasikan secara utuh dalam kehidupan
secara praktis dan tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai yang
meliputi kecerdasan, nilai-nilai ilmiah, nilai moral, dan nilai agama
2. Terhadap Ilmu Pengetahuan dalam Islam
– Dalam pandangan Islam, alam semesta sebagai obyek ilmu pengetahuan tidak
netral, melainkan mengandung nilai (value) dan “maksud” yang luhur. Bila
alam dikelola sesuai dengan “maksud” yang inheren dalam dirinya akan
membawa manfaat bagi manusia. “Maksud” alam tersebut adalah suci (baik)
sesuai dengan misi yang emban dari Tuhan.

– Ilmu pengetahuan adalah produk akal pikiran manusia sebagai hasil


pemahaman atas fenomena di sekitarnya. Sebagai produk pikiran maka corak
ilmu yang dihasilkan akan diwarnai pula oleh corak pikiran yang digunakan
dalam mengkaji fenomena yang diteliti.

– Dalam pandangan Islam, proses pencarian ilmu tidak hanya berputar-putar di


sekitar rasio dan empiri, tetapi juga melibatkan al-qalb yakni intuisi batin yang
suci. Rasio dan empiri mendeskripsikan fakta dan al-qalb memaknai fakta,
sehingga analisis dan konklusi yang diberikan sarat makna-makna atau nilai.
Persoalan-Persoalan Aksiologi
perspektif Islam
• Ilmu pengetahuan haruslah bertujuan :
1. kebenaran obyektif sesuai Al-Qur’an diungkapkan dengan tema
faatba’a sababa (untuk mengungkap hukum sebab dan akibat), yang
kemudian di kenal sebagai hukum kausalitas alam.

2. kesejahteraan manusia, yang oleh Al-Qur’an digunakan tema wa


sakhkhara lakum (Kami tundukkan untuk kamu), bahkan lebih dari
itu untuk memakmurkan dunia sebagai khalifah

3. ilmu pengetahuan yang dicapai oleh manusia, dalam pandangan Al-


Qur’an untuk diamalkan sebagai hamba Allah
• Tata cara pengamalan ilmu haruslah sesuai
dengan hal-hal berikut :
1. harus tepat sasaran, dan bertujuan untuk
kemaslahatan manusia sesuai dengan spirit syari’at
Islam itu sendiri yang dibangun di atas azas maslaha
2. Tidak digunakan dalam rangka melanggar syari’at
Islam, sehingga merugikan orang lain
3. untuk tujuan kebaikan (islah) menuju kehidupan
yang lebih baik, lebih berkualitas dan lebih bermakna
Daftar Pustaka
• Aksiologi, A. P. (2011). SISTEMATIKA FILSAFAT ; AKSIOLOGI
MENURUT PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT.

• Aksiologi, I. (2014). Dedi Kayung Selamat Membaca Semoga


Bermanfaat Pengertian Aksiologi dan Aspek-aspek, (November).

• Islam, U., & Alauddin, N. (2011). Pendidikan Islam, Ilmu, Ontologi,


Epistimologi, dan Aksiologi, 6, 136–148.

• Studi, P., Agama, P., Tarbiyah, J., Tinggi, S., & Islam, A. (2015). heri
masyhar, (September).