Anda di halaman 1dari 21

Syok Dalam Kebidanan

By :1. Erni Johan


2. Rani Purwani
3. Novita Sari
4. Yesi Gusti
A. Pengertian Syok Dalam Kebidanan

Syok adalah suatu keadaan disebabkan gangguan sirkulasi


darah kedalam jaringan sehingga tidak dapat memenuhi
kebutuhan oksigen dan nutrisi dan tidak mampu mengeluarkan
hasil metabolisme. (Prawirohardjo Sarwono.2010, Ilmu
Kebidanan Jakarta : Pt Bina Pustaka)
B. Jenis-jenis Syok, Partofisiologi dan Penatalaksanaan

1. Syok Hemoragic
Adalah suatu syok yang disebabkan oleh perdarahan
yang banyak. Akibat perdarahan pada kehamilan muda,
,misalnya abortus, kehamilan ektopik, dan penyakit
trofoblas ( molahidatidosa) ; perdarahan antepartum
seperti plasenta previa, solusio plasenta, rupture uteri
dan perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri dan
laserasi jalan lahir.
Klasifikasi Perdarahan
– Ringan
– Sedang
– Berat Fase Syok
– Sangat Berat

1. Fase kompensasi
2. Fase dekompensasi
3. Fase kerusakan jaringan dan bahaya
kematian
Penanganan

Bersihkan saluran Naikan kaki keatas


Cari dan hentikan
nafas dan beri oksigen untuk meningkatkan
segera penyebab
atau pasang sealang aliran darah ke
perdarhan
endotrakheal sirkulasi sentral

Pasang 2 set
Terapi obat- Kembalikan
Monitoring infus atau
obatan volume darah
lebih
2. Syok Neurogenik

Yaitu syok yang terjadi karena rasa sakit yang berat disebabkan oleh kehamilan ektopik yang

terganggu, solusio plasenta, persalinan dengan forsep atau persalinan letak sungsang dimana

pembukaan servik yang belum lengkap, versi dalam yang kasar, firasat/ tindakan creday,

rupture uteri, inversio uteri yang akut, pengosongan uterus yang terlalu cepat ( pecah ketuban

pada polihidramion), dan penurunan tekanan tiba – tiba daerah splanknik ( spalnchic shok)

seperti pengangkatan tiba – tiba tumor ovarium yang sangat besar.


3. Syok Kardiogenik

Yaitu yang terjadi karena kontraksi otot jantung


yang tidak efektif yang disebebkan oleh infark otot
jantung dan kegagalan jantung.

Peneyebab utama syok kardiogenik adalah


penyakit pembuluh darah yang berat.

Tanda klinis syok kardiogenik adalah dilatasi vena-


vena dileher, dispnea, desah sistol dan diastole, dan
edema yang menyeluruh.
4. Syok Endotoksik / septik

Merupakan suatu gangguan menyeluruh pembuluh


darah disebakan oleh lepasan toksin. Penyebab utama
dalah infeksi bakteri gram negatif. Sering dijumpai
pada abortus septik, korioamnionitis, dan infeksi
pasca persalinan.
a. Etiologi
Syok septik dapat terjadi b. Patogenesis
karena infeksi bakteri Mikroorganisme mengeluarkan
gram positif, virus, atau endotoksin yang dapat
jamur. mengaktifkan sistem komplemen
dan sitoksin, mengalami reaksi
inflamasi.
1. Abortus septic

c. Penyebab obstetrik pada Syok Septik


2. Ketuban pecah yang lama/ karioamnionitis

3. Infeksi pascapersalinan

4. Trauma

5. Sisa plasenta

6. Sepsis puerperalis

7. Pielonefritis akuta
d. Faktor Resiko

Ketuban pecah yang lama, sisa konsepsi yang tidak keluar, dan
instrumentasi saluran urogenital merupakan faktor risiko yang
lain untuk terjadinya sepsis.

e. Gejala klinis
Syok septic (endotoksik) terjadi dalam 2 fase utama yaitu fase
reversible atau fase ireversibel, sedangkan fase reversibel terdiri
atas fase panas dan fase dingin.
f. Diagnosis diferensial

Keadaan seperti ini juga dijumpai pada emboli air ketuban,


emboli paru, sindroma aspirasi paru, infark jantung, dan
tranfusi yang inkompatibel.

g. Penanganan

1. Pengembalian fungsi sirkulasi dan oksigenisasi


2. Eradikasi infeksi
3. Koreksi cairan dan elektrolit
h. Prinsip penanganan syok septik

1) Diagnosis dini
2) Terapi antibiotika yang adekuat
3) Control/pengangkatan sumber infeksi
4) Resusitasi hemodinamik dan suportif
5) Kortikosteroid
6) Control ketat kadar glukosa (tight glycemic conrol)
7) Ventilator dengan tidal volume yang rendah pasa Acute
Respiratory Distress Syindrome (ARDS)
5. Syok anafilaktik

Syok anafilaktik yaitu syok yang terjadi akibat alergi /


hipersensetif terhadap obat – obatan. (sarwono
prawiroharjo 2010).
a) Pembagian syok anafilaksis

1) Alergi obat

2) Alergi makanan

3) Serangga gigitan/ sengatan


b. Gejala syok anafilaktik
Anafilaksis dapat dimulai
dengan gatal parah mata atau c. Komplikasi syok anafilaktik
wajah dan, dalam beberapa
menit, kemajuan gejala yang Komplikasi dari syok anafilaktik
lebih serius. antara lain : Airway penyumbatan,
henti jantung (tidak ada detak jantung
efektif). pernapasan (tidak bernapas)
dan syok.
6. Penyebab syok yang lain

A. Emboli air ketuban


1) Defenisi
Masuknya cairan amnion kedalam sirkulasi ibu
menyebabkan kolaps pada ibu pada waktu
persalinan dan hanya dapat dipastikan dengan
autopsi.
6. Penyebab syok yang lain

a. Emboli air ketuban


1) Defenisi 2) Patologi

Masuknya cairan amnion Kejadian lebih sering terjadi pada


kedalam sirkulasi ibu kontraksi uterus yang kuat dengan
menyebabkan kolaps pada ibu spontan atau induksi dan terjadi
pada waktu ketuban pecah ketuban
pada waktu persalinan dan
pecah dan ada pembuluh darah yang
hanya dapat dipastikan dengan
terbuka pada plasenta atau serviks.
autopsi.
3) Gejala Klinis

Kejadian akut dengan tiba – tiba kolaps, sianosis, dan sesak napas berat.

4) Pemeriksaan

a) EKG
b) X- ray
c) Scanning paru
d) Tes laboratorium
5) Diagnosis diferensial
a) Edema paru
akut 6) Pengobatan

b) Sindroma
aspirasi paru
g) Dekstran
f) Larutan
a) Oksigen berat molekul
c) Defek koagulasi bikabonat
rendah
yang lain

e)
b) aminofilin h) Heparin
hidrokortison

d) Digoksin i) Persalinan
c) isoprenalin
dan atropin pervagina