Anda di halaman 1dari 12

Sejarah dan Perkembangan

Filsafat Ilmu
BEGAWAN HERO BHASKORO

MUH. HABIBUR ROHMAN

M. MILZAM

SILVA AMALIA USMANY

WIDYAKRESNA S. P.

YUSTAFAD YANIEL ANWAR


Zaman Pra Yunani Kuno
• Pada abad ke-6 SM di Yunani mulai muncul lahirnya filsafat. Lahirnya filsafat
pada masa iu disebut sebagai suatu peristiwa ajaib (The greek miracle)
• Pada bangsa Yunani, seperti juga pada bangsa-bangsa sekitarnya, terdapat
suatu mitologi yang dianggap sebagai perintis yang mendahului filsafat,
karena mite-mite merupakan sebuah percobaan untuk mengerti.
Zaman Pra Yunani Kuno
• Mite-mite sudah memberi jawaban atas pertanyaan yang hidup dalam hati
manusia: dari mana dunia kita? Dari mana kejadian dalam alam?
• Sejak saat itu orang mulai mencari berbagai jawaban rasional tentang problem
yang diajukan oleh alam semesta. Logos (akal budi, rasio) menggantikan pola
pikir mythos. Dengan demikian filsafat dilahirkan.
Zaman Yunani Kuno
• Pada zaman inilah masa keemasan fisafat di Yunani, karena pada masa ini semua
orang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan ide-ide, pemikiran, dan
pendapatnya.

• Bangsa Yunani pada masa itu sudah tidak lagi mempercayai mitologi-mitologi dan
tidak dapat menerima pengalaman yang didasarkan pada receptive attitude (sikap
menerima begitu saja), melainkan menumbuhkan sikap an inquiring attitude (suatu
sikap yang senang menyelidiki sesuatu secara kritis). Sikap belakangan inilah yang
menjadi cikal bakal tumbuhnya ilmu pengetahuan modern
Zaman Yunani Kuno
Beberapa filsuf pada masa itu antara lain:
1. Thales (625-545 SM)
2. Phytagoras (580-500 SM)
3. Socrates (469-399 SM)
4. Plato (427-347 SM)
5. hingga Aristoteles (384-322 SM).
Zaman Abad Pertengahan
• disebut sebagai zaman kegelapan dalam sejarah perkembangan fisafat karena
pada zaman ini kebebasan berpikir dan berpendapat seakan-akan dirampas
oleh doktrin gereja dan agama yang ditandai dengan tampilnya para teolog di
lapangan ilmu pengetahuan.

• Semboyan yang berlaku bagi ilmu pada masa ini adalah ancilla theologia atau
abdi agama.
Zaman Abad Pertengahan
• Mengenai sikap terhadap pemikiran Yunani ada dua, yaitu golongan yang
menolak sama sekali pemikiran dan golongan yang menerima.

• Filsafat pada zaman Abad Pertengahan mengalami dua periode, yaitu:


Periode Patristik, berasal dari kata Latin patres yang berarti bapa-bapa Gereja,
ialah ahli-ahli agama Kristen pada abad permulaan agama Kristen dan
Periode Skolastik (Periode Skolastik Awal, Periode Puncak Perkembangan
Skolastik, dan Periode Skolastik akhir).
Zaman Rennaisance
• Zaman Renaissance ditandai sebagai era kebangkitan kembali pemikiran yang bebas
dari dogma-dogma agama, sehingga tidak didasarkan atas campur tangan ilahi.

• Penemuan ilmu pengetahuan modern sudah mulai dirintis pada Zaman Renaissance.
Ilmu pengetahuan yang berkembang maju pada masa ini adalah bidang astronomi.

• Tokoh-tokoh yang terkenal seperti Roger Bacon, Copernicus, Johannes Keppler,


Galileo Galilei.
Zaman Modern
• Zaman modern ditandai dengan berbagai penentuan dalam bidang ilmiah.
Perkembangan ilmu pengeahuan pada zaman modern sesungguhnya sudah
dirintis sejak Zaman Renaissance.

• Seperti Rene Descartes (1596-1650), tokoh yang terkenal sebagai bapak


filsafat modern, Isaac Newton dengan temuannya teori gravitasi. Charles
Darwin dengan teorinya strugglefor life (perjuangan untuk hidup). JJ.
Thompson dengan temuannya elektron.
Zaman Kontemporer
• Di antara ilmu khusus yang dibicarakan oleh para filsuf, bidang fisika
menempati kedudukan yang paling tigggi yang kemudian menunjukkan
bahwa secara historis hubungan antara fisika dengan flsafat terlihat dalam
dua cara. Pertama adalah persuasi, kedua adalah ajaran filsafat tradisional
yang menjawab fenomena tentang materi, kuasa, ruang, dan waktu.
Zaman Kontemporer
• Di samping teori mengenai fisika, teori alam semesta, dan lain-lain, Zaman
Kantemporer ini ditandai dengan penemuan berbagai teknologi canggih.
Teknologi komunikasi dan informasi termasuk salah satu yang mengalami
kemajuan sangat pesat

• Mulai dari penemuan komputer, berbagai satelit komunikasi, internet, dan


sebagainya. Bidang ilmu lain juga mengalami kemajuan pesat, sehingga terjadi
spesialisasi ilmu yang semakin tajam.
Terima Kasih