Anda di halaman 1dari 27

Gambaran Perilaku Seksual Siswa

di Salah satu SMA di Kota Padang


Tahun 2016

PUTRI AULIA
BP.1110322048
A.Latar Belakang
Berdasarkan survey oleh Komite Perlindungan
Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian
Kesehatan (Kemenkes) tahun 2013 didapatkan
data bahwa sekitar 62,7 persen remaja di
Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar
nikah. 20% dari 94.270 perempuan yang
mengalami hamil di luar nikah juga berasal dari
kelompok usia remaja dan 21% diantaranya
pernah melakukan aborsi.
B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Penelitian
- tujuan umum
- tujuan khusus

D. Manfaat Penelitian
Tinjauan Pustaka

1. Remaja
2. Perilaku Seksual
3. Perilaku
 Pengetahuan
 Sikap
 Tindakan
Hasil Penelitian
Gambaran Umum Penelitian
 Tempat penelitian: SMAN 7 Padang
 Waktu : 16 Januari 2016
 Metode Sampel: simple random sampling,
 responden 265 orang berdasarkan kriteria
sampel.
 Pengumpulan data dilakukan dengan
memberikan kuesioner Pengetahuan, Sikap dan
Tindakan
Karakteristik Responden
No Karakteristik Responden Frekuensi Persentase
1. Usia
a. 15-17 tahun (remaja tengah) 219 82.6
b.18-20 tahun (remaja akhir) 46 17.4
Total 265 100,0
2. Jenis kelamin
a. Laki-laki 108 40.8
a. Perempuan 157 59.2
Total 265 100,0
3. Berpacaran
a. Pernah 160 60.4
a. Tidak 105 39.6
Total 265 100,0
4. Tinggal dengan Orang Tua
a. Tinggal dengan Orang Tua 232 87.5
a. Tinggal selain dengan Orang Tua 33 12.5
Total 265 100,0
Sumber Informasi
5. a. Keluarga 23 8.7
a. Teman Sebaya 70 26.4
a. Media Elektronik 127 47.9
a. Media Cetak 4 1.5
a. Tenaga/lembaga Kesehatan, Sekolah 41 15.5
Total 265 100,0
Analisa Univariat
A. PENGETAHUAN

Distribusi Frekuensi Pengetahuan Responden


mengenai Perilaku Seksual di SMA Negeri 7
Padang 2016 (n=265)

Pengetahuan Frekuensi Persentase


Tinggi 199 75.1
Sedang 51 19.2
Rendah 15 5.7
Total 265 100,0
B. SIKAP

Distribusi Frekuensi Sikap Responden mengenai


Perilaku Seksual di SMA Negeri 7 Padang 2016
(n=265)

Sikap Frekuensi Persentase


Positif 177 66,8
Negatif 88 33,2
Total 265 100,0
B. TINDAKAN

Distribusi Frekuensi Tindakan Responden


mengenai Perilaku Seksual di SMA Negeri 7
Padang 2016 (n=265)

Tindakan Frekuensi Persentase


Resiko tinggi 8 3,0
Resiko sedang 83 31,3
Resiko rendah 174 65,7
Total 265 100,0
PEMBAHASAN
A. PENGETAHUAN
 Sebagian besar responden (89,4 persen) mengetahui
penyakit yang dapat menular melalui perilaku seksual
beresiko yaitu herpes, gonore, raja singa, kanker serviks dan
HIV/AIDS.
 Upaya mencegah terjadinya perilaku seksual paling tinggi
menurut responden sebanyak 72,5 persen adalah dengan
meningkatkan aktifitas yang produktif disekolah,
meningkatkan pengetahuan tentang seksual dan
mengetahui dampak perilaku seksual.
 Lebih dari separuh responden 63,4 persen mengetahui
bahwa cara menghindari perilaku seksual adalah dengan
mengikuti seminar atau pelatihan tentang remaja dan
kesehatan reproduksinya.
A. PENGETAHUAN

Pengetahuan Frekuensi Persentase


Tinggi 199 75.1
Sedang 51 19.2
Rendah 15 5.7
Total 265 100,0
A. PENGETAHUAN

responden mengakses informasi


dari :
media elektronik (internet, televisi)
yaitu sebanyak 50 persen.
teman sebaya sebanyak 26%,
tenaga / lembaga kesehatan dan
sekolah hanya 15% dan dari keluarga
8,7%.
B. SIKAP

Sikap Frekuensi Persentase


Positif 177 66,8
Negatif 88 33,2
Total 265 100,0
B. SIKAP
 42,6 persen responden memilih sangat tidak setuju laki-laki
dan perempuan berciuman,
 65,3 persen responden sangat tidak setuju laki-laki dan
perempuan untuk melakukan hubungan seksual jika saling
suka,
 68,3 persen responden sangat tidak setuju terhadap
pernyataan laki-laki dan perempuan seharusnya melakukan
hubungan seksual sebelum bertunangan untuk melihat
kecocokan, dan
 67,5 persen responden sangat tidak setuju laki-laki dan
perempuan melakukan hubungan seksual asalkan
mengetahui cara mencegah kehamilan.
B. SIKAP
responden yang tinggal bersama
orang tua terdapat sebanyak 232
responden (87,5 persen) tinggal
bersama orang tua dan 33 responden
(12,5 persen) tidak tinggal bersama
orang tua (kos, tinggal dengan
kerabat).
B. SIKAP
 Pernyataan bahwa wanita harus menjaga
keperawanannya hingga menikah 79,6 persen
sangat setuju, 12,8 persen setuju, 3 persen
memilih tidak tahu, 3,4 persen tidak setuju dan 1,1
persen menyatakana sangat tidak setuju.
 Pernyataan Laki-laki harus menjaga
keperjakaannya hingga menikah, 76,6 persen
menyatakan sangat setuju, 14,7 persen setuju, 4,5
persen tidak tahu, 3,4 persen tidak setuju dan 0,8
persen menyatakan sangat tidak setuju
B. SIKAP
Pernyataan mengenai bahwa terkadang laki-
laki yang mendorong wanita untuk melakukan
hubungan seksual jika ia menyukai wanita
tersebut didapatkan data 19,2 persen
menyatakan sangat setuju, 17 persen
menyatakan setuju, 26 persen menyatakan
tidak tahu, 25,7 persen menyatakan tidak
setuju dan 12,1 persen menyatakan sangat
tidak setuju.
B. TINDAKAN

Tindakan Frekuensi Persentase


Resiko tinggi 8 3,0
Resiko sedang 83 31,3
Resiko rendah 174 65,7
Total 265 100,0
C. TINDAKAN
 berpegangan tangan 74,7 persen,
 berpelukan 42,7 persen
 melakukan ciuman bibir sebanyak 31,7 persen
 memandang tubuh pasangan dengan berfantasi
seksual 32,8 persen
 meraba/diraba payudara atau kelamin pasangan 15,5
persen
 melakukan onani atau masturbasi 9,5persen
 membicarakan hal-hal yang berhubungan tentang seks
dengan pasangan hingga terangsang 24,5 persen
 dan yang pernah berhubungan seks 2,3 persen
C. TINDAKAN
 Terdapat 60,4 persen responden yang pernah
berpacaran.
 Responden mendapatkan informasi melalui media
elektronik 47,9 dan melalui media cetak 1,5 persen,
melalui keluarga 8,7 persen dan sekolah atau lembaga
kesehatan 15,5 persen.
 87,5 persen tinggal bersama orang tua dan 33
responden 12,5 persen kos atau tinggal dengan
kerabat.
PENUTUP
A. KESIMPULAN

 Lebih dari separuh responden (73,9 persen)


memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai
perilaku seksual.
 Lebih dari separuh responden (66,8 persen)
memiliki sikap yang positif mengenai perilaku
seksual.
 Lebih dari separuh responden (65,7 persen)
memiliki tindakan yang beresiko rendah dalam
perilaku seksual.
B. SARAN

 Bagi Ilmu Keperawatan


 Bagi SMA Negeri 7 Padang
 Bagi Peneliti Selanjutnya
TERIMA KASIH