Anda di halaman 1dari 32

____________________________________

Setelah selesai proses pembelajaran


peserta diharapkan mampu melaksanakan
pengelolaan logistik keperawatan di ruang
rawat sesuai peran dan tanggung jawabnya

2
• Mampu menguraikan batasan dari
pengelolaan logistik keperawatan
1
• Mampu mengidentifikasi kondisi
pengelolaan logistik keperawatan di
2 ruang rawat

• Mampu membuat sistem


pengelolaan logistik keperawatan
3
3
PENGERTIAN

Logistik adalah pengadaan, perawatan,


distribusi, dan penyediaan perlengkapan,
perbekalan, dan ketenagaan (KBBI, 2015)

Logistik merupakan suatu ilmu pengetahuan dan


atau seni serta proses mengenai perencanaan
dan penentuan kebutuhan pengadaan,
penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan
serta penghapusan material atau alat (Tjandra
Yoga Aditama, 2015)
4
KEGIATAN LOGISTIK

Konsep Perencanaan, pengadaan, penyimpanan,


penyaluran, pemeliharaan, penghapusan alat2
perlengkapan
Pengadaan, pemeliharaan dan penghapusan fasilitas
Pemberian pelayanan/bantuan

Penyediaan bahan/barang yang dibutuhkan untuk


kegiatan operasional dalam jumlah, kualitas, & waktu
yang tepat sesuai kebutuhan dengan biaya yang
seminimal mungkin  terutama bahan habis pakai.
BAHAN HABIS PAKAI

Bahan Habis Pakai Bahan medik habis pakai


 Alat tulis kantor  Obat
 Alat rumah tangga &  Bahan medik (alkohol
kebersihan habis pakai swab, kasa, dll)
 Barang cetakan  Reagensia
 Linen  Alat medik habis pakai
 Bahan makanan (IV catheter, catheter
 Suku cadang peralatan urine, NGT, syringe, dll)
& perlengkapan  Gas medis

6
Tujuan operasional
Tersedia barang/bahan dalam jumlah yang tepat dengan
mutu yang memadai

Tujuan keuangan
Upaya tujuan operasional dapat terlaksana dengan biaya
yang minimal

Tujuan pengamanan
Persediaan tidak terganggu oleh kerusakan, pemborosan,
penggunaan tanpa hak, pencurian, dan penyusutan yang
tidak wajar  tercermin dalam dalam sistem akuntansi RS
7
Alur dan tujuan Logistik (Tjandra Yoga Aditama, 2015)

Penghapusan

Pemeliharaan

Penyaluran

Penyimpanan

Pengadaan

Perencanaan

Barang
Cost effective Tujuan Tujuan tersimpan
Cost efficience Keuangan LOGISTIK
pengamanan aman

Tujuan
Operasional

Jumlah Tepat
Mutu Memadai 8
PERENCANAAN &
PENGANGGARAN

PENGHAPUSAN PENGADAAN

PENGENDALIAN

PEMELIHARAAN PENYIMPANAN

PENYALURAN
Struktur lokasi fasilitas

Transportasi

Persediaan (inventory)

Komunikasi

Penanganan (handling) dan


penyimpanan (storage)

10
Operasional logistik & Koordinasi logistik

Memastikan bahwa seluruh pergerakan dan


penyimpanan barang diselesaikan secara effektif & effisien

Pengolahan Pengolahan
Forcasting Procurement
pesanan operasi

11
1 Perencanaan & penentuan kebutuhan

2 Penganggaran

3 Pengadaan

4 Penyimpanan & penyaluran/distribusi

5 Pemeliharaan

6 Penghapusan

7 Pengendalian
12
 Perencanaan  aktifitas dalam menetapkan
sasaran, pedoman, dan pengukuran
penyelenggaraan bidang logistik

 Penentuan kebutuhan  perincian dari fungsi


perencanaan (perhitungkan semua faktor
yang mempengaruhi penentuan kebutuhan)

13
Apa yang dibutuhkan
Dimana dibutuhkan
Kapan dibutuhkan
Berapa yang dibutuhkan
Berapa biaya yang harus dipersiapkan
Siapa yang mengurus/ menggunakan/ bertanggung
jawab
Mengapa diperlukan
Bagaimana cara pengadaannya

14
Pemakaian yang lalu
Analisa perkiraan (SWOT analisis, statistik,
epidemiologi)
Sisa persediaan
Slow moving, fast moving
Rekomendasi (Komite Medik, Panitia Farmasi
Terapi)
Prioritas berdasarkan VEN (Vital, Essensial, Non
Essensial)

15
NILAI UMUR RATIO PASIEN :
NO JENIS LINEN SATUAN EKONOMIS LINEN

1 Baju bayi potong 120 x cuci 1:5

2 Piyama anak stel 180 x cuci 1:2

3 Kimono ibu potong 180 x cuci 1: 2

4 Handuk potong 180 x cuci 1:2


dewasa

16
KODE NAMA SPESIFIKASI JUMLAH KET
NO BARANG BARANG SATUAN KEBUTUHAN
UKURAN BAHAN WARNA
1 0701010 Baju potong All size Katun putih
26 bayi cannon
2 0701010 Piyama stel Small Katun Biru Lengan
22 anak cannon muda pendek

3 0701010 Kimono potong Medium Katun Biru Lengan


23 ibu cannon muda pendek

4 0701010 Handuk potong large Katun Biru Lengan


24 dewasa cannon muda pendek

17
RATIO JUMLAH KET
NO JENIS ALAT SPESIFIKASI SATUAN PASIEN : KEBUTUHAN
ALAT
1 Standar infus Steinless, kaki unit 1:1
lima
2 Tensimeter Elektrik unit 1:6

3 Timbangan Digital Unit 1: 10


bayi
4 Timbangan Digital Unit 1:
BB dan TB ruangan

18
RATIO JUMLAH KET
NO JENIS SPESIFIKASI SATUAN PASIEN : KEBUTUHAN
INSTRUMEN INSTRUMEN
1 Bengkok Steinless buah 1:3

2 Tong spatula Steinless Buah 1 : 10

3 Gunting Steinless Buah 1: 10


verband
4 Korentang & Steinless Set 1 : 10
tempat

19
SATUAN RATIO JUMLAH KET
NO JENIS ALAT SPESIFIKASI PASIEN : KEBUTUHAN
ALAT
1 Bak mandi Plastik buah 1:4
bayi
2 Waskom Steinless Buah 1 : 10
besar
3 Standar Steinless, kaki unit 1: 5
waskom empat
4 Tempat Plastik, buah 1 : kamar
sampah bertutup
dengan
injakan

20
SATUAN RATIO JUMLAH KET
NO JENIS ALAT SPESIFIKASI PASIEN : KEBUTUHAN
ALAT
1 Buku tulis Ukuran 31,5 x buah
folio 20,5 cm,
bergaris, isi
100 lbr/buku
2 Spidol White C 500, warna Buah
Board 500 hitam dan
biru, Non
Permanent
3 Kertas HVS Serat padat Rim
F4 halus, putih,
bersih, ukuran
F4 80 gr, 500
lbr
4 Paper Clip Trigonal, 80 dus
buah/dos
21
RUANGAN KepalaInstalasi Pengendali
USER / Kepala Unit Kerja Kegiatan
Daftar usulan

Pengendali
Anggaran

Unit Layanan
Pengadaan

Penyimpanan Panitia Penyedia


Unit Logistik Penerimaan Hasil (Supplier)
Pengadaan (PPHP) 22
Merumuskan perincian penentuan kebutuhan

dalam suatu skala standar  skala mata uang

serta jumlah biaya dengan memperhatikan

pengarahan dan pembatasan yang berlaku

terhadapnya

23
 Merupakan kegiatan untuk merealisasikan
kebutuhan yang telah ditetapkan/ disetujui
dalam fungsi sebelumnya
 Caranya :
• Purchasing (membeli)
• Leasing (menyewa)
• Meminjam
• Hibah/ pemberian
• Produce (membuat)
• Repair (memperbaiki)

24
 Penyimpanan merupakan suatu kegiatan &
usaha untuk melakukan pengelolaan barang
persediaan/ inventory di tempat penyimpanan.
 Manfaat :
• Kualitas barang dapat dipertahankan
• Barang terhindar dari kerusajan fisik
• Pencarian barang mudah dan cepat
• Barang aman dari pencurian

25
Pengelompokkan barang yang disimpan:
 Kelompok pelayanan
 Kondisi yang diperlukan untuk menjaga
kualitas (misal : ruang pendingin)
 Ukuran berat
 Ukuran volume
 Fast atau slow moving
 Abjad
 Fifo (first in-first out)

26
 Penyaluran/pendistribusian harus sesuai
dengan permintaan, tepat waktu, tepat jumlah,
spesifikasi

 Mendapat persetujuan pihak berwenang

 Mekanisme pengeluaran sesuai prinsip FIFO

27
Proses kegiatan untuk mempertahankan

kondisi teknis, daya guna, dan daya hasil

barang inventaris

28
 Pembebasan barang dari pertanggung jawaban
yang berlaku.
 Usaha untuk menghapus kekayaan (asset)
karena kerusakan yang tidak dapat diperbaiki lagi
 Dinyatakan sudah tua dari segi ekonomis maupun
teknis, kelebihan, hilang, susut dan karena hal
lain menurut peraturan perundang2an yang
berlaku
 Bentuk  Berita acara penghapusan
 Cara : dimusnahkan, pemanfaatan kembali
(recycling), penjualan/ lelang, hibah

29
 Pengendalian merupakan fungsi inti dari
pengelolaan perlengkapan.
 Meliputi usaha untuk mengawasi dan
mengamankan keseluruhan pengelolaan
logistik.
 Sistem pengawasan dari hasil laporan,
penilaian, pemantauan dan pemeriksaan
terhadap langkah2 pengelolaan logistik yang
sedang & telah berlangsung.

30
 Keberhasilan pengelolaan logistik keperawatan sangat
dipengaruhi oleh kompetensi Kepala Ruangan.
 Fungsi pengelolaan logistik keperawatan meliputi
perencanaan dan penentuan kebutuhan, penganggaran,
pengadaan, penyimpanan dan penyaluran, pemeliharaan,
penghapusan, pengendalian.
 Fungsi perencanaan logistik keperawatan merupakan
fungsi yang terpenting yang harus dilakukan oleh Kepala
Ruangan
 Perencanaan logistik keperawatan meliputi bahan habis
pakai (alat tulis kantor, alat rumah tangga & kebersihan
habis pakai, barang cetakan, linen) dan bahan medik
habis pakai (obat, bahan dan alat medik habis pakai)
31
32

Anda mungkin juga menyukai