Anda di halaman 1dari 23

PROMOSI GIZI

PROGRAM MAGISTER ILMU BIOMEDIK


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN
2016
OUTLINE
 1. Pendahuluan
 2. Pengertian promosi gizi
 3. Tujuan promosi gizi
 4. Strategi promosi gizi
 5. Prinsip promosi gizi
 6. Sasaran promosi gizi
 7. Sasaran promosi gizi menurut tatanan
 8. Jenis promosi gizi
 9. Upaya promosi gizi
 10. Kesimpulan
1. PENDAHULUAN
Gizi merupakan faktor yang sangat penting untuk mewujudkan
manusia yang berkualitas.

Gizi kurang khususnya pada anak usia dini juga dapat berdampak
pada rendahnya kemampuan kognitif dan kecerdasan serta juga
berpengaruh pada penurunan produktivitas seorang anak.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gizi kurang
dapat dilakukan dengan cara promosi gizi.
2. PENGERTIAN PROMOSI GIZI

Setiap upaya yang bertujuan untuk


meningkatkan status gizi individu dan
komunitas( Almatsier, 2009 )
3. TUJUAN PROMOSI GIZI

1. Tersosialisasinya program-program perbaikan gizi.


Contohnya : Gerakan Nasional sadar gizi menuju manusia
Indonesia prima

2. Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan prilaku masyarakat


tentang pola konsumsi makanan yang beragam, bergizi
seimbang dan aman.
3. Membudayakan masyarakat untuk melakukan
aktivitas fisik yang teratur dan terukur.

4. Meningkatkan kerjasama dan dukungan para


pemangku kepentingan yang strategis ( pemerintah,
swasta, dan masyarakat ) dalam pengembangan dan
penerapan norma sosial pola konsumsi makanan
dan aktivitas fisik.
4. STRATEGI PROMOSI GIZI

3.
ADVOKASI

1. GERAKAN PRILAKU
KEMITRAAN
PEMBERDAYAAN DARZI

2. BINA
SUASANA
KEMITRAAN

Kemitraan : Suatu kerjasama yang formal


antara individu – individu ,
kelompok – kelompok, atau
organisasi- organisasi untuk
mencapai suatu tujuan
tertentu.
KEGIATAN PEMBERDAYAAN

- Penayangan iklan gizi di berbagai media, dan


tempat.

- Pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan


dengan ormas dan dunia usaha.
KEGIATAN BINA SUASANA

Tujuan :
Menciptakan opini atau lingkugan sosial
yg mendorong
individu, keluarga, dan masyarakat untuk
melaksanakan prilaku DARZI.

Caranya :
- Pertemuan formal/ informal antara ormas, LSM, dll.
- Kampanye melalui media
- Kampanye public relation ( lomba, pameran , dll )
KEGIATAN ADVOKASI GIZI

- Identifikasi stakeholders
potensial
- Mempengaruhi pengambil
kebijakan.
5. PRINSIP PROMOSI GIZI

 Pemberdayaan masyarakat
 Perubahan/perbaikan perilaku masyarakat di bidang
kesehatan
 Melingkupi upaya promotif, preventif, kuratif dan
rehabilitatif
 Selain edukatif, juga melakukan upaya advokasi dan
bina suasana
 Peran kemitraan dengan pemerintah, swasta dan LSM
6. SASARAN PROMKES

PRIMER TERSIER
Sasaran yang punya Para pengambil keputusan,
masalah/ masyarakat penyandang dana, pembuat
kebijakan. ( Pemerintah )
SEKUNDER
Individu/kelompok
yang berpengaruh
Terhadap sasaran primer seperti tokoh agama,tokoh masyarakat, dll
7. SASARAN PROMKES MENURUT TATANAN
sasaran keluarga Inst.kesehatan Tp.kerja sekolah Tp.umum

 Individu/aggt  Pasien  karyawan  siswa  Pengunjung/


kel yg punya  Pengantar/ pengguna
primer masalah, keluarga jasa
mis.:ibu hamil  Keluarga  Masyarakat
pasien umum

 Kepala kelg  Petugas kes  Menejer  Guru  pegawai


 Orang tua/  Kader  Serikat  Karyawan  karyawan
mertua kesehatan buruh  OSIS  menejer
 Kader  Organisa
skunder  To-mas si profesi
 To-ga
 LSM
 Petugas kes

 Kepala Kelg  Pimp.institusi  Direktur  Kep.sek  Direksi


tersier  Ketua RT/RW di institusi  pemilik  pemilik  pemilik
 Kepala Desa kes.
8. JENIS PROMOSI GIZI
1. Promosi Gizi primer
Promosi tentang makanan bergizi, seimbang dan beraneka ragam
(PUGS)
2. Promosi Gizi sekunder
Kebijakan publik yang berhubungan dengan produksi, industri dan
perdagangan bahan pangan yang berkualitas dan terjangkau oleh
masyarakat.
3. Promosi Gizi tertier
Kebijakan yang berhubungan dengan pengentasan kemiskinan,
penyediaan kesempatan kerja, dll .
9. UPAYA PROMOSI GIZI
MODEL I
Masyarakat
DARZI

Kebijakan Pelayanan gizi


ekonomi Pendidikan preventif dan
pangan gizi kuratif

Promosi gizi

Kebijakan Pengembang
kesehatan an organisasi
publik &
kelembagaan
Legislasi /
PERPU
MODEL 2
Upaya Promosi Gizi Kuratif dan Rehabilitatif
1. Penemuan aktif dan rujukan kasus gizi buruk.
2. Perawatan balita gizi buruk
3. Pendampingan balita gizi buruk pasca perawatan

Upaya Promosi Gizi Promotif dan Preventif


1. Pendidikan (penyuluhan) gizi melalui promosi kadarzi
2. Revitalisasi posyandu.
3. Pemberian suplementasi gizi.
4. Pemberian MP – ASI bagi balita gakin
KESIMPULAN

Masalah gizi di Indonesia masih tinggi, baik gizi kurang maupun gizi
lebih. Salah satu upaya untuk menangani masalah gizi tersebut
yaitu dengan cara promosi kesehatan tentang gizi dimana
dilakukan atas kerjasama dari masyarakat, tokoh masyarakat
maupun pemerintah dengan berbagai upaya seperti melalui iklan,
media cetak, bahkan peraturan perundang- undangan.
DAFTAR PUSTAKA

Achadi Endang. 2007. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta :


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Almatsier Sunita. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia


Pustaka Utama

Buku Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan Untuk Petugas)


Dirjen Kesmas Dit Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan Tahun
2003.

http://promkes.depkes.go.id/gerakan-nasional-sadar-gizi/
TERIMA KASIH