Anda di halaman 1dari 13

TABLET TAMBAH DARAH(TTD)

BAGI REMAJA PUTRI


PROGRAM GIZI
PUSKESMAS SIDAHARJA
DINAS KESEHATAN KABUPATEEN CIAMIS
ANEMIA

Anemia adalah suatu keadaan kadar hemoglobin (hb) dalam darah


kurang dari normal
Sel darah merah berfungsi untuk membawa oksigen dan
mengalirkannya ke seluruh tubuh
Jika sel darah merah berkurang, maka aliran oksigen di dalam tubuh
akan terganggu
Untuk menentukan kadar sel darah merah dilakukan pemeriksaan
terhadap Hemoglobin (Hb).
BATASAN NORMAL HB BERDASARKAN
PENGELOMPOKAN UMUR , WHO, 2011

Anak 6-59 bulan 11 gram %


Anak 5 – 11 tahun 11.5 gram %

Anak 12 – 14 tahun 12 gram %

WUS tidak hamil 12 gram %

Ibu Hamil 11 gram %

Laki – laki > 15 tahun 13 gram %


Kurang konsumsi
makanan sumber zat besi

Kebutuhan yang meningkat


(menstruasi, hamil,dll)

Penyebab

Tidak mengonsumsi Menderita penyakit infeksi


TTD sesuai anjuran (kecacingan, malaria)

Kehilangan zat besi pada perdarahan


termasuk menstruasi dan seringnya
melahirkan
Dampak Anemia pada Remaja Putri

• Menurunkan daya tahan tubuh


• Menurunkan konsentrasi belajar dan fungsi kognitif ( IQ total, OQ verbal,
analisis verbal dan membaca)
• Anak tidak anemia memiliki nilai matematika yang lebih tinggi dibandingkan
anak anemia
• Anemia menyebabkan kemampuan mental yang rentan, kemampuan aritmatika
yang rendah.
• Anak dengan defisiensi besi mengalami penurunan tingkat kecerdasan 5 – 10 IQ
poin
• Menurunkan prestasi akademik  hasil penelitian setiap kenaikan Hb 1
g/dL  prestasi belajarnya naik 2,3 kali
• Menurunkan produktivitas kerja karena cepat lelah
Ibu hamil
ANEMIA!!

KEMATIAN
IBU
Tujuan pelaksanaan program pencegahan dan
penanggulangan anemia rematri
Umum Khusus
• Meningkatkan cakupan pemberian TTD pada rematri dan WUS
• Menurunkan prevalensi • Meningkatkan kepatuhan mengonsumsi TTD pada rematri dan
anemia pada remaja puteri WUS
dan WUS • Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku tenaga
kesehatan dalam penanggulangan anemia pada rematri dan
WUS
• Meningkatkan manajemen suplementasi TTD pada rematri
dan WUS
• Meningkatkan kinerja tenaga kesehatan dalam pemberian TTD
pada rematri dan WUS
• Meningkatkan komitmen pengambil kebijakan dari tingkat
pusat sampai daerah kabupaten dan kota
• Meningkatkan komitmen dan peran serta lintas program dan
lintas sektor, organisasi profesi, swasta, LSM, dan masyarakat.
(TP UKS, GP2SP/Perusahaan, dan KUA/tempat ibadah
lainnya).
Strategi pencegahan & penanggulangan
anemia rematri dan wus

A. Pedoman
Gizi Seimbang B. Fotifikasi
Makanan
(4 Pilar)

C. D. Pengobatan
Suplementasi Penyakit
TTD Penyerta
Pencatatan dan pelaporan di institusi
pendidikan (uks)
REMAJA PUTRI