Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN KASUS

Oleh
Arina Husna (30101306884)
Pembimbing
Diagnosis

Identitas Pasien

“ Nama

Umur
: Tn. K

: 76 th

Jenis kelamin : Laki-laki

Alamat : Batealit,Jepara

Ruangan : Baitul Izzah 2

2
Diagnosis

Keluhan Utama


Nyeri dan
Benjolan pada
Lipat Paha Kiri
3
Diagnosis

Riwayat Penyakit
Sekarang

Pasien datang ke IGD RS RA Kartini Jepara dengan keluhan benjolan pada lipat paha kiri ±
2 hari SMRS. Benjolan muncul sejak ±10 tahun ylll. Awalnya benjolan kecil dan dapat
dimasukkan kembali ke atas. Namun sejak ±2 tahun SMRS benjolan tidak dapat
dimasukkan. Pasien merasa nyeri yang hilang timbul dan semakin memberat ±2 tahun
terakhir. Nyeri sedikit berkurang jika pasien berbaring, dan semakin memberat jika pasien
berjalan dan beraktivitas berat. Pasien bekerja sebagai tukang dan sering mengangkat
beban yang berat sejak masih muda.
Pasien masih bisa BAK, BAB, dan kentut. Demam (-), mual (-), muntah (-), riwayat batuk
lama (-).

4
Diagnosis

Riwayat Penyakit
Dahulu

Pasien mengatakan belum pernah mengalami sakit seperti ini


sebelumnya
Riwayat trauma Abdomen (-)
Riwayat hipertensi (-)
Riwayat diabetes (-)
Riwayat penyakit jantung (-)
Riwayat trauma pada saluran kencing (-)

5
Diagnosis

Riwayat Penyakit
Keluarga

Riwayat keluarga dengan penyakit serupa (-)


Riwayat hipertensi (-)
Riwayat diabetes (-)
Riwayat alergi (-)

6
Diagnosis
Pemeriksaan Fisik

Keadaan
Umum Kesadaran Tanda vital
TD : 150/71mmHg
Composmentis
Tampak Nadi : 85x/menit
sakit sedang
VAS 5 RR : 20x/menit
GCS E4V5M6
Suhu : 36°C

7
Diagnosis

Status
KepalaGeneralisata
: mesocephal
Wajah : simetris, deformitas (-), sianosis (-), hematom (-)
Mata : CA -/-, SI -/-, pupil bulat, isokor
Telinga : otorhea (-)
Hidung : simetris, deformitas (-), rhinorea (-)
Bibir : simetris, sianosis (-)
Gigi : lengkap, maloklusi (-), bengkak (-)
Leher : Deviasi trakhea (-), pembesaran KGB (-),

8
Diagnosis
Status Generalisata

Thoraks
Inspeksi : simetris, nafas tertinggal (-), masa (-), jejas (-)
Palpasi : fremitus fokal simetris kanan kiri
Perkusi : sonor seluruh lapang paru
Auskultasi : vesikuler (+), tidak ada suara tambahan nafas
Jantung
Inspeksi : iktus kordis tak terlihat
Palpasi : iktus kordis teraba
Perkusi : batas jantung normal
Auskultasi : S1 S2 reguler, gallop (-)

9
Diagnosis
Status Generalisata

Abdomen
Inspeksi : Perut datar, tidak terdapat benjolan, kemerahan (-)
Auskultasi : Bising usus (+) , metallic sound (-)
Perkusi : Timpani , tidak ada pembesaran organ
Palpasi : Massa (-), nyeri tekan (-), nyeri lepas (-)

Ektremitas : hangat,
Sianosis (-), Edema (-), Capillary refill < 2 detik

10
Diagnosis
Status Lokalis

Regio inguinalis sinistra

Inspeksi : tampak adanya massa di inguinal dextra, bentuk bulat, warna sama
dengan kulit sekitar.
Palpasi : teraba benjolan pada inguinal dextra, permukaan rata, nyeri (+),
tidak bisa dimasukkan kembali, pulsasi (-)
Auskultasi : bising usus (-)

11
Diagnosis
Pemeriksaan Penunjang

Parameter Hasil Rujukan


Hb 17,5 14- 18 g/dl
Ht 48,2 40 – 48 %
Leukosit 8.050 4000 – 10000 ribu/uL

Trombosit 156.000 150 – 400 ribu/uL

Waktu pembekuan 4’30’’ 2 – 6 menit


Waktu Perdarahan 2’10’’ 1-3 menit
GDS 110 75 – 110 mg/ dl
Ureum 31 10 – 50 mg/ dl
Creatinin 1 0,7 – 1,3 mg/ dl

Na 137,0 135 – 147 mmol/L

K 4,23 3,5 – 5 mmol/L


Cl 97,4 95 – 105 mmol/L
HbsAg Kualitatif Non reaktif Non reaktif
Golongan darah/Rh A/positif 12
Diagnosis
Diagnosis Klinis

Hernia inguinalis lateralis sinistra ireponibilis

DD: - Hidrokel
- Limfadenopati inguinal

13
Penatalaksanaan

14
15
Terima Kasih