Anda di halaman 1dari 27

LAPORAN KASUS

UREMIA PADA CKD STG V

dr. Windy Febriyanti


Pembimbing:
Dr. Fitri Ashadi, Sp.PD
IDENTITAS PASIEN

Nama : Ny. R

Usia : 36 tahun

NO. RM : 09.63.65

Pekerjaan : IRT

Alamat : Tg. Pinang

NO. RM : 09-63-65

TGL Masuk : 1/9/18 jam 09.04 WIB

via IGD
Keluhan Utama : badan terasa lemah

RPS :
Os datang ke igd dengan keluhan badan
terasa lemah sejak 6 bulan terakhir, gampang lelah,
keluhan disertai mual muntah >6 kali/hr sejak 2
hari ini tanpa dipengaruhi oleh jenis makanan, gatal
di seluruh badan (-), sesak (-)
RPD : Hipertensi
Riw. Pengobatan : Jarang minum obat HT
RPK : Ayah Hipertensi
Riw. Penyakit lain : -
PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis

Keadaan Umum : sedang

Kesadaran : CM
TD : 160/100 mmHg
Hr : 89x/i
RR : 20x/i
T : 36,4 C
Mata : conjungtiva pucat(+/+)
Leher : JVP 5-0
Th : vesikuler (+/+), Rh(-/-)
s1s2 reguler, murmur(-), gallop(-)
Abd : supel, BU(+)N
Ekstremitas : akral hangat, edema(-/-)
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Hb : 7,1 g/dl
Leukosit : 9,62x103
Trombosit : 379.000
Fungsi Ginjal
Ureum : 242 GFR: 4ml/min
Kreatinin : 24,27
Elektrolit
Na+ : 131
K+ : 4,1
Cl- : 97
Hasil Radiologi
 USG : ukuran ren bilateral tampak kecil
 Roentgen Thorax : kardiomegali ringan dengan
corakan bronkovaskuler meningkat
DIAGNOSIS KERJA :
- Anemia sedang

- Sindrom uremik / uremia

- CKD STG V ESRD

- Hiponatremia

- HHD

PLAN:
- Transfusi PRC 4 kolf
- Pro Hemodialisa
TERAPI
- Inj. Ceftriaxone 2x1 gr
- Inj. Ondansentron 2x4 mg
- Inj. Omeprazole 2x40 mg
- Candesartan tab 1x8 mg
- Amlodipine tab 1x10 mg
- Caco3 tab 3x1
- Asam Folat 3x1
- Tablet Fe 2x1
Gagal Ginjal Kronik

Kehilangan fungsi ginjal secara Progresif


dan ireversibel, berdasarkan nilai GFR
dan kreatinin klirens, seringnya akan
menjadi penyakit ginjal tahap akhir (ESRD)
CRF=CRI=CRD=CKD=GGK

 Beberapa istilah yang digunakan untuk istilah

gagal ginjak kronis.

 National Kidney Foundation’s Kidney Disease

Outcomes Quality Initiative (NKFKDOQI)

menggunakan istilah CKD.


End Stage Renal Disease

Suatu kondisi dimana kehilangan fungsi ginjal


secara ireversibel, dan pasien yang berada pada
tahap ini perlu mendapat terapi pengganti ginjal
untuk mencegah terjadinya keadaan uremikum yang
mengancam nyawa.
Uremia

Uremia adalah sindrom klinis yang berhubungan


dengan cairan, elektrolit, dan ketidakseimbangan
hormon dan kelainan metabolik yang
berhubungan fungsi ginjal.
Gejala dan tanda Uremia:

A- Mual
B- Muntah
C- Anoreksia
D- Penurunan BB
E- Pruritus
F- Perubahan status mental
G- Keram Otot
I- Kelelahan
Stadium GGK

Std 1: Kerusakan ginjal dg Nilai GR normal/meningkat


>90mL/min/1.73m2

Std 2: GFR 60-89

Std 3: 30-59

Std 4: 15-29

Std 5:
<15
ETIOLOGI

Diabetes mellitus Glomerulonefritis

Polikistik Ginjal Hipertensi


PATOGENESIS GGK
MANIFESTASI KLINIS

1-PERUBAHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT


2-ASIDOSIS METABOLIK
3-ANEMIA
4-OSTEODISTROFI GINJAL
5-KOMPLIKASI UREMIA
PENEGAKAN DIAGNOSIS
1. Penurunan fungsi ginjal >3 KASUS
bulan
2. Adanya bukti kerusakan ginjal
atau GFR <60 mL/min
3. Pemeriksaan DL
- DR : anemia
4. Urinalisis : albuminaria >=30
mg/ 24 jam - GFR : 4 ml/min
5. Pemeriksaan radiologi : - Urinalisis: tidak diperiksa
kelainan struktur ginjal -Pemeriksaan USG ginjal:
Ukuran ginjal mengecil
TERAPI GGK
Tujuan Terapi GGK:
1. Mencegah perburukan lebih lanjut
2. Mengobati Komplikasi
3. Membentuk strategi pengobatan ESRD
1.Mencegah Perburukan Lebih Lanjut
TARGET TERAPI PASIEN GGK

- Target TD : 120–130/75–80 mmHg


- Target Glikemik : Hb A1c <7.0%
- Target kolesterol : LDL-C <70–100 mg/Dl
- Proteinuria control : UACR* <30 mg
2. Mengobati Komplikasi
3. Membentuk strategi pengobatan
ESRD
Terapi Pengganti Ginjal (RRT) dibutuhkan
ketika fungsi ginjal < 10-15 %.
Terapi pengganti ginjal meliputi:

Hemodialisis
1. Dialisis
Peritoneal Dialisis

2. Transplantasi Ginjal
Indikasi Dialisis: AEIOU
Acid base problem : pH <7,2
Electrolyte : hiperkalemi >7 mEq
Intoxications
Pada Kasus
Overload Fluids
Uremic symptoms Uremic symptoms
KESIMPULAN
Pasien bernama Ny. R, wanita 36 tahun datang
ke RSUP Kepri dengan keluhan badan terasa
lemah. Hal ini dialami pasien ±6 bulan terakhir,
mudah lelah, mual dan muntah >6 x/hr tanpa
dipengaruhi jenis makanan. Dari hasil anamnesis
dan pemeriksaan fisik dan penunjang, pasien
didiagnosa dengan uremia, GGK std V, hiponatremi
dan HHD. Terapi direncanakan untuk hemodialisa.