Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS MENGENAI DAMPAK

LINGKUNGAN (AMDAL)

FTPP Fakultas Teknik Pertambangan dan


Perminyakan UNIPA 2016
Pengertian AMDAL
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
(AMDAL) adalah :
kajian mengenai dampak besar dan penting suatu
usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada
lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses
pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan
usaha dan/atau kegiatan di Indonesia.
AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek
yang diperkirakan akan memberikan pengaruh
terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. BAPEDAL
(Badan Pengendali Dampak Lingkungan).

Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 tentang


"Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup”
(kajian mengenai dampak besar dan penting suatu
usaha dan/atau kegiatan penyelenggaraan usaha
dan/atau kegiatan)
Materi di dalam AMDAL
 Jumlah manusia yang terkena dampak
 Luas wilayah pesebaran dampak
 Intensitas dan lamanya dampak berlangsung
 Banyaknya komponen lingkungan lainnya yang
terkena dampak
 Sifat komulatif dampak
 Berbalik (reversible) atau tidak berbalik
(irreversible) dampak
BAGI MASYARAKAT BAGI PEMERINTAH BAGI PEMILIK PROYEK

 Masyarakat mengetahui rencana pembangunan


dan mempersiapkan diri untuk adaptasi
 Masyarakat ikut berpartisipasi
 Tidak terjadi salah paham dan dapat bekerjasama
dengan pemilik proyek
 Masyarakat mengetahui hak dan kewajiban dalam
hubungan dengan proyek tersebut
Menentukan wajib/tdk amdal?
Menentukan apakah suatu rencana usaha/kegiatan
wajib menyusun AMDAL atau tidak.Berdasarkan
Kepmen LH no 17 tahun 2001, terdapat beberapa
rencana usaha dan bidang kegiatan yangwajib
dilengkapi dengan AMDAL, yaitu:pertahanan dan
keamanan, pertanian, perikanan,kehutanan,
kesehatan, perhubungan, teknologi
satelit,perindustrian, prasarana wilayah, energi dan
sumberdaya mineral, pariwisata, pengembangan
nuklir, pengelolaan limbah B3, dan rekayasa
genetika.
 Kegiatan yang tidak tercantum dalam daftar wajib
AMDAL, tetapi lokasinya berbatasan langsung
dengan kawasan lindung, termasuk dalam kategori
menimbulkan dampak penting, dan wajib menyusun
AMDAL. Kawasan lindung yang dimaksud adalah
hutan lindung, kawasan bergambut,kawasan
resapan air, kawasansekitar waduk/danau,
kawasan sekitar mata air, kawasan suaka alam,
dan lain sebagainya.
Kesimpulan
 Terhindar dari pelanggaran UU dan PP
 Terhindar dari tuduhan pencemaran lingkungan
 Dapat melihat masalah-masalah lingkungan yang
dihadapi di masa datang
 AMDAL merupakan sumber informasi mengenai
keadaan sosial budaya masyarakat sekitar
 Dapat mengetahui kelemahan dan dapat
menyempurnakan kelemahan tersebut
 Dapat mengetahui keadaan/kondisi lingkungan
Kesimpulan
 Mencegah potensi SDA yang dikelola rusak
 Mencegah SDA lain di luar proyek yang rusak
 Menghindari pengrusakan lingkungan hidup
 Menjamin proyek dibangun sesuai dengan rencana
pembangunan daerah
 Untuk menghindari pertikaian antara pemilik proyek
dengan masyarakat maupun dengan pemilik proyek yang
lain
 Menjamin proyek memiliki manfaat yag jelas bagi
masyarakat dan pemerintah
 AMDAL dipergunakan sebagai alat pengambil keputusan
Kesimpulan

Dokumen AMDAL merupakan hasil kajian kelayakan


lingkungan hidup dan merupakan bagian integral
dari kajian kelayakan teknis dan finansial-ekonomis.
Selanjutnya dokumen ini merupakan syarat yang
harus dipenuhi untuk mendapatkan ijin usaha dari
pejabat berwenang